Jackson Wang (Sumber gambar: 88rising)

Jackson Wang Rilis Album MAGICMAN 2, Karya Paling Emosional Sang Musisi

19 July 2025   |   19:09 WIB
Image
Indah Permata Hati Jurnalis Hypeabis.id

Penyanyi Jackson Wang kembali mencuri perhatian dunia lewat peluncuran album terbarunya yang bertajuk MAGICMAN 2. Lebih dari sekadar kelanjutan karya sebelumnya, album ini menjadi manifestasi paling personal, mendalam, dan jujur dari sang musisi. 

Dalam album baru ini, dia tak sekadar menyanyikan lagu. Lebih jauh, dia membuka lembaran isi hatinya, menelanjangi luka, kegelisahan, dan proses penyembuhan yang selama ini tersembunyi di balik sosok MAGICMAN, alter ego yang dulu diciptakannya untuk menyelamatkan diri dari kekelaman batin. 

Berbeda dari karya-karya sebelumnya, MAGICMAN 2 sepenuhnya diproduseri oleh Jackson sendiri. Album ini disusun seperti narasi 4 babak yang menggambarkan tahapan berduka mulai dari fase penyangkalan yang penuh kecemasan, rasa kehilangan yang menguras jiwa, kesadaran menyakitkan, hingga akhirnya mencapai titik damai dan penerimaan diri.  

“Untuk pertama kalinya, saya membuat album ini bukan untuk siapa-siapa, selain diri saya sendiri,” ujar Jackson dalam sebuah wawancara. 

Baca juga: Review Album Swag, Ketika Justin Bieber Menjawab Gosip dengan Musik

Lagu-lagu dalam proyek ini hadir sebagai bentuk ekspresi dan pernyataan diri yang utuh, yang menjadi refleksi dari perjalanan mental dan emosional yang selama ini tidak terlihat oleh mata publik. Lewat lirik dan aransemen, Jackson Wang mengajak pendengar menyusuri lorong gelap menuju cahaya. Peluncuran MAGICMAN 2 juga turut menegaskan posisinya sebagai seniman global yang tak hanya konsisten, tapi juga inovatif.

Single pertama dari album ini, "High Alone" langsung meraih posisi pertama di Apple Music di 22 negara. Lagu selanjutnya, "GBAD", viral dengan cepat ditonton lebih dari 32 juta kali di YouTube dan melahirkan banyak versi remix dari para kreator di seluruh dunia. 

Kolaborasi internasional pun hadir melalui lagu "BUCK" bersama ikon musik Punjab, Diljit Dosanjh, yang mencatat lebih dari 2 juta streaming di Spotify. Lagu emosional lainnya, "Hate to Love"  yang sukses memperkuat narasi tentang luka dan rekonsiliasi batin.

Salah satu momen paling menyentuh dalam MAGICMAN 2 hadir melalui video klip "Made Me a Man". Dalam klip tersebut, Jackson menggambarkan transformasi dirinya secara visual dari perasaan terasing dan tersesat, menuju penerimaan dan ketenangan jiwa. Dia tidak lagi menyembunyikan rasa sakit, justru menjadikannya bagian dari narasi yang membentuk siapa dirinya hari ini. 

“Dulu saya menciptakan MAGICMAN untuk menyembunyikan emosi tergelap saya. Tapi sekarang, saya belajar untuk memeluk sisi gelap dan terang dalam diri. Album ini adalah cerminan dari perjalanan itu,” ungkapnya. 

Perjalanan Jackson Wang menuju puncak global memang mengesankan. Album MAGICMAN sebelumnya berhasil menembus  tangga ke-15 di Billboard 200 dan ke-3 pada tangga Top Album Sales dengan lebih dari 123 juta stream di seluruh dunia.

Tur dunia MAGICMAN pada 2023 ludes terjual di banyak negara. Penampilannya di Coachella bahkan mencatat sejarah sebagai artis solo asal Tiongkok pertama yang tampil tiga kali di panggung ikonik tersebut.

Lewat MAGICMAN 2, Jackson Wang membuktikan bahwa menjadi rentan bukanlah kelemahan. Justru dalam keberanian untuk mengungkap sisi terdalam dari diri, seorang seniman sepertinya bisa menemukan makna sebenarnya dari karya. 

Baca juga: Super Junior Rayakan 20 Tahun Karier Lewat Album Baru, Express Mode Jadi Single Utama

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Editor:

SEBELUMNYA

Selain Mortal Kombat, Ini Deretan Film dan Serial yang Dibintangi Karl Urban

BERIKUTNYA

Motorola Edge 60 pro Bawa Pengalaman AI Lebih Personal, Cek Harga & Tanggal Rilisnya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga