Mengenal Multi-Channel Network, Strategi Pemasaran Efektif UMKM di Era Video Commerce
18 July 2025 |
07:00 WIB
Di era digital saat ini, konsumen semakin terbiasa menemukan produk secara tidak sengaja akibat terpapar konten di media sosial, terutama dalam bentuk konten video. Dari sini kemudian lahir strategi pemasaran berbasis video commerce yang memanfaatkan video untuk mempromosikan produk atau layanannya kepada konsumen.
Sayangnya tidak semua brand mampu menciptakan video commerce yang menarik sehingga munculah layanan Multi-Channel Network (MCN) yang dapat mendukung brand menciptakan pengalaman belanja dengan mengggandeng para kreator konten untuk menciptakan video commerce yang autentik dan interaktif.
Baca juga: Tren Kewirausahaan Terus Meningkat Seiring Sulitnya Mencari Kerja
Layanan MCN yang disediakan oleh sejumlah perusahaan ini dirancang untuk memproduksi, mengelola, hingga mengoptimalkan performa konten promosi brand. Layanan ini bukan hanya memfasilitasi pencocokan antara brand dan kreator konten, tetapi juga mencakup proses kurasi, pemantauan performa, dan optimalisasi kampanye secara menyeluruh.
Keberadaan MCN akan membuka jalan bagi pelaku UMKM untuk menjangkau audiens yang lebih luas secara cepat, memanfaatkan kreativitas dan kredibilitas kreator konten, meningkatkan penjualan melalui promosi berbasis pengalaman nyata dan otentik, hingga mengurangi biaya dan risiko dari trial-error pemasaran digital konvensional.
Danang Cahyono, Chief Operating Officer SIRCLO mengatakan, perubahan cara konsumen dalam berbelanja menjadi sinyal penting bagi brand untuk terus beradaptasi. “Kami melihat perlunya pendekatan yang lebih sesuai dengan pola konsumsi digital,” tuturnya.
Melalui layanan MCN tersebut, maka akan terbentuk ekosistem kolaboratif yang tidak hanya menjawab kebutuhan konsumen, tetapi juga membuka peluang baru dalam membangun koneksi yang relevan antara brand dan audiens melalui content creator.
Menurut Danang, pendekatan komunikasi yang otentik dan cerita yang personal dari para kreator mampu membangun kepercayaan terhadap produk secara lebih alami. "Konten video yang dibuat oleh content creator memainkan peranan penting sebagai penghubung antara brand dan audiens... mereka mampu membangun kepercayaan dan koneksi yang kuat dengan brand,” ujarnya.
Keberhasilan MCN juga telah dibuktikan oleh sejumlah brand yang berhasil memperluas jangkauan dan keterlibatan di TikTok melalui kolaborasi dengan kreator konten yang sesuai nilai dan target audiens mereka.
Dengan semakin masifnya pengguna smartphone dan sosial media di Indonesia, termasuk lebih dari 157 juta pengguna TikTok, MCN menjadi peluang strategis bagi UMKM untuk ikut ambil bagian dalam lanskap video commerce yang sedang berkembang pesat.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Sayangnya tidak semua brand mampu menciptakan video commerce yang menarik sehingga munculah layanan Multi-Channel Network (MCN) yang dapat mendukung brand menciptakan pengalaman belanja dengan mengggandeng para kreator konten untuk menciptakan video commerce yang autentik dan interaktif.
Baca juga: Tren Kewirausahaan Terus Meningkat Seiring Sulitnya Mencari Kerja
Layanan MCN yang disediakan oleh sejumlah perusahaan ini dirancang untuk memproduksi, mengelola, hingga mengoptimalkan performa konten promosi brand. Layanan ini bukan hanya memfasilitasi pencocokan antara brand dan kreator konten, tetapi juga mencakup proses kurasi, pemantauan performa, dan optimalisasi kampanye secara menyeluruh.
Keberadaan MCN akan membuka jalan bagi pelaku UMKM untuk menjangkau audiens yang lebih luas secara cepat, memanfaatkan kreativitas dan kredibilitas kreator konten, meningkatkan penjualan melalui promosi berbasis pengalaman nyata dan otentik, hingga mengurangi biaya dan risiko dari trial-error pemasaran digital konvensional.
Danang Cahyono, Chief Operating Officer SIRCLO mengatakan, perubahan cara konsumen dalam berbelanja menjadi sinyal penting bagi brand untuk terus beradaptasi. “Kami melihat perlunya pendekatan yang lebih sesuai dengan pola konsumsi digital,” tuturnya.
Melalui layanan MCN tersebut, maka akan terbentuk ekosistem kolaboratif yang tidak hanya menjawab kebutuhan konsumen, tetapi juga membuka peluang baru dalam membangun koneksi yang relevan antara brand dan audiens melalui content creator.
Menurut Danang, pendekatan komunikasi yang otentik dan cerita yang personal dari para kreator mampu membangun kepercayaan terhadap produk secara lebih alami. "Konten video yang dibuat oleh content creator memainkan peranan penting sebagai penghubung antara brand dan audiens... mereka mampu membangun kepercayaan dan koneksi yang kuat dengan brand,” ujarnya.
Keberhasilan MCN juga telah dibuktikan oleh sejumlah brand yang berhasil memperluas jangkauan dan keterlibatan di TikTok melalui kolaborasi dengan kreator konten yang sesuai nilai dan target audiens mereka.
Dengan semakin masifnya pengguna smartphone dan sosial media di Indonesia, termasuk lebih dari 157 juta pengguna TikTok, MCN menjadi peluang strategis bagi UMKM untuk ikut ambil bagian dalam lanskap video commerce yang sedang berkembang pesat.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.