Severance Bersinar di Emmy Awards 2025 dengan 27 Nominasi di Berbagai Kategori
16 July 2025 |
19:33 WIB
Drama distopia psikologis Severance kembali mencatatkan prestasi gemilang. Serial produksi Apple TV+ ini meraih 27 nominasi di ajang Emmy Awards 2025, menjadikannya peraih nominasi terbanyak tahun ini dan unggul atas pesaing kuat lainnya seperti The Penguin (24 nominasi), The Bear, hingga The Last of Us.
Pencapaian ini menjadi bukti kuat bahwa musim kedua Severance tak hanya berhasil mempertahankan kualitas narasi dan sinematografinya, tapi juga meningkatkan standar di hampir semua lini produksi.
Nominasi yang diperoleh mencakup kategori utama seperti Outstanding Drama Series, Best Writing, Best Directing, dan Production Design, serta deretan nominasi teknis seperti sound mixing, sound editing, hingga koreografi.
Baca juga: Daftar Lengkap Nominasi Emmy Awards 2025, Serial Apple TV+ Severance Mendominasi
Menurut pengumuman resmi dari Academy of Television Arts & Sciences, musim kedua Severance disutradarai oleh Ben Stiller bersama sinematografer Jessica Lee Gagné, yang juga turut masuk nominasi.
Aktor utama Adam Scott dan Britt Lower mendapatkan pengakuan untuk penampilan mereka yang intens dan penuh nuansa, menjadikan mereka sebagai nomine dalam kategori pemeran utama pria dan wanita terbaik. Mereka bersanding dengan aktor dan aktris lain seperti Zach Cherry, John Turturro, dan Patricia Arquette, serta penampilan bintang tamu Jane Alexander, Gwendoline Christie, dan Merritt Wever yang juga tak luput dari sorotan.
Tak hanya aspek cerita dan akting yang mencuri perhatian, Severance juga berhasil masuk nominasi di kategori teknis penting lainnya seperti title design, visual editing, hingga stunt coordination dan musik. Tim kreatif di balik layar seperti George Drakoulias untuk supervisi musik, Jacob Ribicoff untuk sound editing dan mixing, hingga Andrew Turteltaub untuk koreografi, turut berperan besar dalam membawa serial ini ke level yang lebih tinggi.
Dengan total 27 nominasi, Severance memang belum memecahkan rekor sepanjang masa Emmy yang dipegang oleh Game of Thrones dengan 32 nominasi pada 2019. Akan tetapi, pencapaian ini tetap menegaskan posisinya sebagai salah satu serial paling inovatif dan berpengaruh dalam lanskap televisi kontemporer.
Genhype yang sudah mengikuti serial ini sejak musim pertamanya tentu tahu betapa kompleks dan mendalamnya tema yang diangkat. Menggabungkan dunia kerja yang dingin dan birokratis dengan misteri eksistensial, Severance berhasil menyentuh kegelisahan modern dengan cara yang estetis tapi juga menggugah. Serial ini bukan sekadar tontonan, tetapi juga pengalaman psikologis yang memaksa penonton merenungkan batas antara identitas pribadi dan profesional.
Di tengah persaingan ketat dengan serial-serial baru seperti The Pitt, Adolescence, hingga The Studio, dan kehadiran nama-nama besar seperti The White Lotus, The Last of Us, atau The Bear, Severance tampil konsisten dan menonjol, mencuri perhatian kritikus dan publik sekaligus.
Baca juga: Fakta-fakta Menarik Serial Shogun, Borong 18 Piala di Emmy Awards 2024
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Pencapaian ini menjadi bukti kuat bahwa musim kedua Severance tak hanya berhasil mempertahankan kualitas narasi dan sinematografinya, tapi juga meningkatkan standar di hampir semua lini produksi.
Nominasi yang diperoleh mencakup kategori utama seperti Outstanding Drama Series, Best Writing, Best Directing, dan Production Design, serta deretan nominasi teknis seperti sound mixing, sound editing, hingga koreografi.
Baca juga: Daftar Lengkap Nominasi Emmy Awards 2025, Serial Apple TV+ Severance Mendominasi
Menurut pengumuman resmi dari Academy of Television Arts & Sciences, musim kedua Severance disutradarai oleh Ben Stiller bersama sinematografer Jessica Lee Gagné, yang juga turut masuk nominasi.
Aktor utama Adam Scott dan Britt Lower mendapatkan pengakuan untuk penampilan mereka yang intens dan penuh nuansa, menjadikan mereka sebagai nomine dalam kategori pemeran utama pria dan wanita terbaik. Mereka bersanding dengan aktor dan aktris lain seperti Zach Cherry, John Turturro, dan Patricia Arquette, serta penampilan bintang tamu Jane Alexander, Gwendoline Christie, dan Merritt Wever yang juga tak luput dari sorotan.
Tak hanya aspek cerita dan akting yang mencuri perhatian, Severance juga berhasil masuk nominasi di kategori teknis penting lainnya seperti title design, visual editing, hingga stunt coordination dan musik. Tim kreatif di balik layar seperti George Drakoulias untuk supervisi musik, Jacob Ribicoff untuk sound editing dan mixing, hingga Andrew Turteltaub untuk koreografi, turut berperan besar dalam membawa serial ini ke level yang lebih tinggi.
Dengan total 27 nominasi, Severance memang belum memecahkan rekor sepanjang masa Emmy yang dipegang oleh Game of Thrones dengan 32 nominasi pada 2019. Akan tetapi, pencapaian ini tetap menegaskan posisinya sebagai salah satu serial paling inovatif dan berpengaruh dalam lanskap televisi kontemporer.
Genhype yang sudah mengikuti serial ini sejak musim pertamanya tentu tahu betapa kompleks dan mendalamnya tema yang diangkat. Menggabungkan dunia kerja yang dingin dan birokratis dengan misteri eksistensial, Severance berhasil menyentuh kegelisahan modern dengan cara yang estetis tapi juga menggugah. Serial ini bukan sekadar tontonan, tetapi juga pengalaman psikologis yang memaksa penonton merenungkan batas antara identitas pribadi dan profesional.
Di tengah persaingan ketat dengan serial-serial baru seperti The Pitt, Adolescence, hingga The Studio, dan kehadiran nama-nama besar seperti The White Lotus, The Last of Us, atau The Bear, Severance tampil konsisten dan menonjol, mencuri perhatian kritikus dan publik sekaligus.
Baca juga: Fakta-fakta Menarik Serial Shogun, Borong 18 Piala di Emmy Awards 2024
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.