Bukan Kamila Andini, Amelia Hapsari Sineas Pertama Indonesia yang Jadi Juri Oscar
02 July 2025 |
15:37 WIB
Beberapa waktu yang lalu, kabar menggembirakan datang dari dunia perfilman Indonesia. Sineas perempuan ternama, Kamila Andini, diundang untuk menjadi salah satu anggota Academy of Motion Picture Arts and Sciences (AMPAS).
Dengan status tergabung dalam The Academy Class of 2025, Kamila resmi menjadi juri dan akan menilai film-film yang masuk di ajang bergengsi Oscar 2025. Namun, kabar menggembirakan ini juga disertai oleh kekeliruan.
Baca juga: Kamila Andini Gabung Academy Awards Wakili Perspektif Asia ke Panggung Dunia
Tak sedikit yang menginformasikan bahwa Kamila Andini adalah sineas pertama dan satu-satunya dari Indonesia yang diundang untuk menjadi juri Oscar. Padahal, sebelum Kamila, Amelia Hapsari sudah terlebih dahulu merasakan kursi panas juri Academy Awards.
Amelia Hapsari adalah orang Indonesia pertama yang terlibat dalam penjurian Piala Oscar. Academy of Motion Picture Arts and Sciences sebagai penyelenggara ajang perfilman bergengsi Hollywod ini memasukkan nama Amelia sebagai salah satu anggota pada edisi 2020.
Amelia pun menyayangkan beredarnya informasi yang keliru tersebut. Sineas yang pernah menjabat sebagai Program Director di In-Docs ini mengatakan dirinya senang dan bangga dengan masuknya Kamila Andini menjadi bagian dari Academy tahun ini.
Namun, ada hal yang dirasanya perlu diluruskan terkait dengan orang Indonesia pertama yang menjadi juri di Oscar. Sebab, sebelum Kamila, dirinya yang tercatat terlebih dahulu sebagai juri di Oscar.
"Kekecewaan saya bukan merupakan kekecewaan kepada Kamila, juga bukan kekecewaan atas terpilihnya Kamila seagai anggota badan pemilih Piala Oscar. Saya justru bangga dan senang atas terpilihnya Kamila. Tapi, saya merasa berkewajiban untuk meluruskan data yang tidak," tulis Amelia dalam pernyataan resminya di Instagram.
Dia berharap pernyataan ini dapat meluruskan informasi keliru yang beredar. Dengan demikian, ini dapat mencegar agar sesuatu yang bukan fakta, tidak dinormaliasi seagai fakta hanya karena disebarkan banyak orang.
Amelia Hapsari bukanlah nama yang asing lagi di dunia film Indonesia, terutama dokumenter. Kontribusinya memajukan dokumenter di Indonesia sangatlah besar, termasuk dengan program-programnya di In-Docs, sebuah lembaga nirlaba untuk menggairahkan industri dokumenter.
Beberapa karya yang pernah dibuat Amelia Hapsari antara lain ialah film The Heroes and The Land (2001), Sharing Paradise (2005), Weaving Stories (2010), The Youth Parliament (2011), Jadi Jagoan ala Ahok (2012), dan Akar (2013). Amelia juga tercatat menjadi produser film 'Rising from Silence' yang meraih Piala Citra untuk kategori film dokumenter pendek terbaik pada 2018.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Dengan status tergabung dalam The Academy Class of 2025, Kamila resmi menjadi juri dan akan menilai film-film yang masuk di ajang bergengsi Oscar 2025. Namun, kabar menggembirakan ini juga disertai oleh kekeliruan.
Baca juga: Kamila Andini Gabung Academy Awards Wakili Perspektif Asia ke Panggung Dunia
Tak sedikit yang menginformasikan bahwa Kamila Andini adalah sineas pertama dan satu-satunya dari Indonesia yang diundang untuk menjadi juri Oscar. Padahal, sebelum Kamila, Amelia Hapsari sudah terlebih dahulu merasakan kursi panas juri Academy Awards.
Amelia Hapsari adalah orang Indonesia pertama yang terlibat dalam penjurian Piala Oscar. Academy of Motion Picture Arts and Sciences sebagai penyelenggara ajang perfilman bergengsi Hollywod ini memasukkan nama Amelia sebagai salah satu anggota pada edisi 2020.
Amelia pun menyayangkan beredarnya informasi yang keliru tersebut. Sineas yang pernah menjabat sebagai Program Director di In-Docs ini mengatakan dirinya senang dan bangga dengan masuknya Kamila Andini menjadi bagian dari Academy tahun ini.
Namun, ada hal yang dirasanya perlu diluruskan terkait dengan orang Indonesia pertama yang menjadi juri di Oscar. Sebab, sebelum Kamila, dirinya yang tercatat terlebih dahulu sebagai juri di Oscar.
"Kekecewaan saya bukan merupakan kekecewaan kepada Kamila, juga bukan kekecewaan atas terpilihnya Kamila seagai anggota badan pemilih Piala Oscar. Saya justru bangga dan senang atas terpilihnya Kamila. Tapi, saya merasa berkewajiban untuk meluruskan data yang tidak," tulis Amelia dalam pernyataan resminya di Instagram.
Dia berharap pernyataan ini dapat meluruskan informasi keliru yang beredar. Dengan demikian, ini dapat mencegar agar sesuatu yang bukan fakta, tidak dinormaliasi seagai fakta hanya karena disebarkan banyak orang.
Amelia Hapsari bukanlah nama yang asing lagi di dunia film Indonesia, terutama dokumenter. Kontribusinya memajukan dokumenter di Indonesia sangatlah besar, termasuk dengan program-programnya di In-Docs, sebuah lembaga nirlaba untuk menggairahkan industri dokumenter.
Beberapa karya yang pernah dibuat Amelia Hapsari antara lain ialah film The Heroes and The Land (2001), Sharing Paradise (2005), Weaving Stories (2010), The Youth Parliament (2011), Jadi Jagoan ala Ahok (2012), dan Akar (2013). Amelia juga tercatat menjadi produser film 'Rising from Silence' yang meraih Piala Citra untuk kategori film dokumenter pendek terbaik pada 2018.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.