Jangan Asal Ambil, Ini Daftar Amenities Hotel yang Legal Dibawa Pulang
30 June 2025 |
13:30 WIB
Menginap di hotel adalah salah satu pengalaman paling menyenangkan saat traveling. Bagi Genhype yang sering bepergian, pasti sudah tidak asing dengan godaan untuk membawa pulang aneka amenities dari kamar hotel. Sabun kecil berlogo hotel, sandal putih, bahkan alat tulis mungil, rasanya terlalu sayang untuk ditinggalkan.
Akan tetapi tunggu dulu, tidak semua barang di kamar hotel itu bisa dibawa seenaknya, loh. Kali ini Hypeabis.id akan membedah mana saja barang yang boleh dibawa pulang dari hotel, mana yang sebaiknya ditinggalkan, dan apa konsekuensinya jika nekat membawa pulang barang yang bukan hak kita. Yuk, simak panduannya:
Baca juga: 3 Rekomendasi Hotel Staycation Seru untuk Liburan Keluarga
Mayoritas hotel menyediakan amenities yang memang ditujukan untuk kenyamanan personal dan hanya digunakan satu kali pakai. Barang-barang ini memang disiapkan untukmu, jadi sah-sah saja kalau kamu ingin membawanya pulang. Berikut daftarnya:
Sabun, sampo, kondisioner, lotion, dan pasta gigi dalam kemasan kecil bisa kamu simpan. Hotel memang menyediakannya untuk kamu gunakan selama menginap.
Umumnya berbahan busa atau kain tipis, dan tidak digunakan kembali oleh tamu berikutnya. Jadi silakan masukkan ke koper.
Pena, pensil, notes, bahkan kartu pos berlogo hotel biasanya disediakan sebagai suvenir promosi. Hotel justru senang jika tamunya membawanya pulang.
Biasanya disediakan di kamar bersama ketel listrik. Semua ini aman dibawa jika tidak dikonsumsi selama menginap.
Pastikan botol tersebut memang berlabel "gratis" atau tercantum dalam fasilitas kamar.
Barang-barang ini disediakan untuk personal hygiene dan sekali pakai.
Materi bacaan ini boleh dibawa, selama bukan buku referensi milik hotel.
Nah, ini daftar barang yang kerap disangka gratis, padahal sebenarnya bagian dari inventaris hotel. Membawanya pulang bisa berujung pada denda atau masalah hukum.
Kecuali hotel menyatakannya sebagai suvenir, bathrobe harus dikembalikan.
Sama seperti handuk, ini bukan hak tamu untuk dibawa.
Lampu meja, vas bunga, lukisan, dan bantal dekoratif harus tetap berada di tempatnya.
Hair dryer, setrika, teko listrik, dan remote TV jelas bukan untuk dibawa pulang.
Gelas, cangkir, piring, dan sendok harus dikembalikan setelah digunakan.
Kecuali dinyatakan gratis, semua isi mini-bar memiliki harga dan akan ditagihkan jika diambil.
Menurut sejumlah laporan, banyak hotel kini sudah menggunakan sistem digital untuk mendeteksi barang yang hilang. Jika kamu ketahuan membawa pulang barang yang bukan hakmu:
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Akan tetapi tunggu dulu, tidak semua barang di kamar hotel itu bisa dibawa seenaknya, loh. Kali ini Hypeabis.id akan membedah mana saja barang yang boleh dibawa pulang dari hotel, mana yang sebaiknya ditinggalkan, dan apa konsekuensinya jika nekat membawa pulang barang yang bukan hak kita. Yuk, simak panduannya:
Baca juga: 3 Rekomendasi Hotel Staycation Seru untuk Liburan Keluarga
Barang yang Sah Dibawa Pulang
Mayoritas hotel menyediakan amenities yang memang ditujukan untuk kenyamanan personal dan hanya digunakan satu kali pakai. Barang-barang ini memang disiapkan untukmu, jadi sah-sah saja kalau kamu ingin membawanya pulang. Berikut daftarnya:
Toiletries ukuran travel
Sabun, sampo, kondisioner, lotion, dan pasta gigi dalam kemasan kecil bisa kamu simpan. Hotel memang menyediakannya untuk kamu gunakan selama menginap.
Sandal hotel sekali pakai
Umumnya berbahan busa atau kain tipis, dan tidak digunakan kembali oleh tamu berikutnya. Jadi silakan masukkan ke koper.
Alat tulis
Pena, pensil, notes, bahkan kartu pos berlogo hotel biasanya disediakan sebagai suvenir promosi. Hotel justru senang jika tamunya membawanya pulang.
Kopi, teh, gula, dan krimer sachet
Biasanya disediakan di kamar bersama ketel listrik. Semua ini aman dibawa jika tidak dikonsumsi selama menginap.
Air mineral botolan (complimentary)
Pastikan botol tersebut memang berlabel "gratis" atau tercantum dalam fasilitas kamar.
Kit tambahan seperti cotton bud, sikat gigi, sisir, atau pisau cukur
Barang-barang ini disediakan untuk personal hygiene dan sekali pakai.
Koran harian dan brosur wisata
Materi bacaan ini boleh dibawa, selama bukan buku referensi milik hotel.
Barang Tidak Boleh Dibawa Pulang
Nah, ini daftar barang yang kerap disangka gratis, padahal sebenarnya bagian dari inventaris hotel. Membawanya pulang bisa berujung pada denda atau masalah hukum.
Handuk dan seprai
Walau kelihatannya sederhana, ini termasuk properti hotel yang digunakan bergantian antar tamu.
Jubah mandi (bathrobe)
Kecuali hotel menyatakannya sebagai suvenir, bathrobe harus dikembalikan.
Bantal, selimut, dan duvet
Sama seperti handuk, ini bukan hak tamu untuk dibawa.
Perabotan dan dekorasi kamar
Lampu meja, vas bunga, lukisan, dan bantal dekoratif harus tetap berada di tempatnya.
Elektronik dan peralatan kamar
Hair dryer, setrika, teko listrik, dan remote TV jelas bukan untuk dibawa pulang.
Peralatan makan
Gelas, cangkir, piring, dan sendok harus dikembalikan setelah digunakan.
Isi mini-bar
Kecuali dinyatakan gratis, semua isi mini-bar memiliki harga dan akan ditagihkan jika diambil.
Apa Risikonya Jika Nekat?
Menurut sejumlah laporan, banyak hotel kini sudah menggunakan sistem digital untuk mendeteksi barang yang hilang. Jika kamu ketahuan membawa pulang barang yang bukan hakmu:
- Hotel dapat mengenakan denda langsung ke kartu kredit yang terdaftar.
- Nama Genhype bisa masuk daftar hitam hotel atau bahkan jaringan hotel tersebut.
- Dalam kasus ekstrem, tindakan ini dapat dikategorikan sebagai pencurian dan berujung ke proses hukum.
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.