Daftar Penampil Lengkap Forestra 2025 dari Sal Priadi hingga The Panturas
27 June 2025 |
06:00 WIB
Forestra, sebuah pertunjukan musik orkestra lintas genre yang digelar di tengah hutan, bakal dihelat lagi pada 30 Agustus 2025 di kawasan hutan pinus Orchid Forest Cikole, Lembang-Bandung. Forestra 2025 akan menggandeng Sal Priadi, Reza Artamevia, dan jajaran musisi beken lainnya yang siap membawakan pertunjukan mewah bersama Erwin Gutawa Orchestra.
Forestra 2025 yang mengusung pertunjukan panggung musik orkestra dalam balutan keindahan alam ini merupakan perayaan musikal yang menyatukan manusia, alam, dan musik sebagai sebuah harmoni. Susunan penampil fase pertama tahun ini di antaranya Sal Priadi, serta kolaborasi spesial antara Erwin Gutawa Orchestra dengan Reza Artamevia.
Baca juga: Konser Orkestra Film Beauty and the Beast Digelar September 2025, Cek Harga & Cara Beli Tiketnya
Penampil lainnya yang tak kalah menarik ialah Raja Kirik, Bermadya, The Sigit, Voice of Baceprot, dan Ensemble Tikoro. Ada pula penampilan tunggal dari Iksan Skuter, Oom Leo Berkaraoke, dan The Panturas.
Diselenggarakan oleh ABM sejak 2019, Forestra secara konsisten menghadirkan kolaborasi lintas genre dalam balutan orkestra yang dipimpin oleh Erwin Gutawa, sebagai Music Director bersama barisan musisi orkestra terpilih. Erwin Gutawa Orchestra akan kembali menghadirkan aransemen musik yang dirancang khusus untuk Forestra, menyatukan harmoni antara elemen musik dan alam, guna menciptakan pengalaman musikal yang unik dan autentik, ditambah tata visual dan panggung yang megah turut dirancang secara kreatif oleh Jay Subyakto sebagai Creative Director.
Menandai penampilan perdananya di Forestra, Reza Artamevia mengungkapkan antusiasmenya terhadap kolaborasi bersama Erwin Gutawa Orchestra sebagai momen yang istimewa, di mana lagu-lagu hitnya bakal dibawakan dalam format orkestra
“Saya sudah lama membayangkan bagaimana rasanya membawakan lagu-lagu saya dalam format orkestra. Tapi membawakannya di tengah hutan, dalam suasana seperti Forestra adalah pengalaman yang benar-benar baru. Saya sangat menantikan kolaborasi dengan Erwin Gutawa serta orkestranya yang telah mempersiapkan pertunjukan istimewa ini,” ujar Reza Artamevia, dalam keterangan resmi penyelenggara.
Barry Akbar, CEO ABM dan penggagas Forestra menambahkan bahwa ajang pertunjukan orkestra di hutan ini terus bertumbuh sebagai panggung selebrasi kreatif yang tidak hanya memadukan seni musik dan lanskap alam, tetapi juga mendorong kesadaran akan keberlanjutan hubungan yang lebih dalam antara manusia dan lingkungannya.
Menurutnya, Forestra dibangun dari keyakinan bahwa musik dapat menjembatani manusia dalam meningkatkan kesadaran untuk menjaga alam. Tahun ini, dia kembali berkomitmen menjadikan Forestra lebih bermakna dan semakin berkesan dengan memperhatikan setiap detailnya, agar setiap penonton mendapatkan pengalaman terbaik.
"Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami terus meningkatkan berbagai aspek, mulai dari tata panggung yang lebih impresif hingga perluasan area dan pembatasan jumlah penonton untuk memastikan kenyamanan pengunjung. Semua ini kami hadirkan agar setiap momen di Forestra terasa istimewa, bukan sekadar pertunjukan, tetapi sebuah pengalaman yang menyeluruh.” ungkapnya.
Memasuki tahun kelimanya, antusiasme publik terhadap Forestra kembali terlihat di mana Tiket Harmoni 2 (early bird) dan tiket kategori Simfoni 1 dan 2 (presale) sudah habis terjual. Tiket dapat diperoleh secara eksklusif melalui situs resmi Forestra.id yang akan diarahkan ke situs resmi dari mitra, Tiketmart.
Sebagai informasi, Forestra memulai kiprahnya pada 2019 dengan konsep pertunjukan musik orkestra di tengah hutan pinus Orchid Forest Cikole, Lembang–Bandung. Sejak awal kemunculannya, Forestra telah mendefinisikan ulang pengalaman konser musik di Indonesia melalui kolaborasi artistik dan visioner antara Jay Subyakto sebagai Creative Director dan Erwin Gutawa sebagai Music Director.
Dalam perjalanannya, Forestra telah menghadirkan jajaran musisi lintas genre terbaik tanah air yang berkolaborasi dengan Erwin Gutawa Orchestra, seperti Tulus, Isyana Sarasvati, Scaller, Nadin Amizah, Once, Teza Sumendra, Kelompok Penerbang Roket, Barasuara, David Bayu, Feel Koplo, Burgerkill, Gabber Modus Operandi, Aurelie, Efek Rumah Kaca, Diskoria, dan musisi ternama lainnya.
Keberagaman penampil dan kekuatan artistiknya menempatkan Forestra sebagai salah satu pertunjukan musik paling istimewa di Indonesia yang memadukan selebrasi akan harmoni antara manusia, musik, dan alam.
Baca juga: Tiket Konser Jumbo Siap Dijual 30 Juni 2025, Ini Daftar Harganya
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Forestra 2025 yang mengusung pertunjukan panggung musik orkestra dalam balutan keindahan alam ini merupakan perayaan musikal yang menyatukan manusia, alam, dan musik sebagai sebuah harmoni. Susunan penampil fase pertama tahun ini di antaranya Sal Priadi, serta kolaborasi spesial antara Erwin Gutawa Orchestra dengan Reza Artamevia.
Baca juga: Konser Orkestra Film Beauty and the Beast Digelar September 2025, Cek Harga & Cara Beli Tiketnya
Penampil lainnya yang tak kalah menarik ialah Raja Kirik, Bermadya, The Sigit, Voice of Baceprot, dan Ensemble Tikoro. Ada pula penampilan tunggal dari Iksan Skuter, Oom Leo Berkaraoke, dan The Panturas.
Diselenggarakan oleh ABM sejak 2019, Forestra secara konsisten menghadirkan kolaborasi lintas genre dalam balutan orkestra yang dipimpin oleh Erwin Gutawa, sebagai Music Director bersama barisan musisi orkestra terpilih. Erwin Gutawa Orchestra akan kembali menghadirkan aransemen musik yang dirancang khusus untuk Forestra, menyatukan harmoni antara elemen musik dan alam, guna menciptakan pengalaman musikal yang unik dan autentik, ditambah tata visual dan panggung yang megah turut dirancang secara kreatif oleh Jay Subyakto sebagai Creative Director.
Menandai penampilan perdananya di Forestra, Reza Artamevia mengungkapkan antusiasmenya terhadap kolaborasi bersama Erwin Gutawa Orchestra sebagai momen yang istimewa, di mana lagu-lagu hitnya bakal dibawakan dalam format orkestra
“Saya sudah lama membayangkan bagaimana rasanya membawakan lagu-lagu saya dalam format orkestra. Tapi membawakannya di tengah hutan, dalam suasana seperti Forestra adalah pengalaman yang benar-benar baru. Saya sangat menantikan kolaborasi dengan Erwin Gutawa serta orkestranya yang telah mempersiapkan pertunjukan istimewa ini,” ujar Reza Artamevia, dalam keterangan resmi penyelenggara.
Barry Akbar, CEO ABM dan penggagas Forestra menambahkan bahwa ajang pertunjukan orkestra di hutan ini terus bertumbuh sebagai panggung selebrasi kreatif yang tidak hanya memadukan seni musik dan lanskap alam, tetapi juga mendorong kesadaran akan keberlanjutan hubungan yang lebih dalam antara manusia dan lingkungannya.
Menurutnya, Forestra dibangun dari keyakinan bahwa musik dapat menjembatani manusia dalam meningkatkan kesadaran untuk menjaga alam. Tahun ini, dia kembali berkomitmen menjadikan Forestra lebih bermakna dan semakin berkesan dengan memperhatikan setiap detailnya, agar setiap penonton mendapatkan pengalaman terbaik.
"Seperti tahun-tahun sebelumnya, kami terus meningkatkan berbagai aspek, mulai dari tata panggung yang lebih impresif hingga perluasan area dan pembatasan jumlah penonton untuk memastikan kenyamanan pengunjung. Semua ini kami hadirkan agar setiap momen di Forestra terasa istimewa, bukan sekadar pertunjukan, tetapi sebuah pengalaman yang menyeluruh.” ungkapnya.
Memasuki tahun kelimanya, antusiasme publik terhadap Forestra kembali terlihat di mana Tiket Harmoni 2 (early bird) dan tiket kategori Simfoni 1 dan 2 (presale) sudah habis terjual. Tiket dapat diperoleh secara eksklusif melalui situs resmi Forestra.id yang akan diarahkan ke situs resmi dari mitra, Tiketmart.
Sebagai informasi, Forestra memulai kiprahnya pada 2019 dengan konsep pertunjukan musik orkestra di tengah hutan pinus Orchid Forest Cikole, Lembang–Bandung. Sejak awal kemunculannya, Forestra telah mendefinisikan ulang pengalaman konser musik di Indonesia melalui kolaborasi artistik dan visioner antara Jay Subyakto sebagai Creative Director dan Erwin Gutawa sebagai Music Director.
Dalam perjalanannya, Forestra telah menghadirkan jajaran musisi lintas genre terbaik tanah air yang berkolaborasi dengan Erwin Gutawa Orchestra, seperti Tulus, Isyana Sarasvati, Scaller, Nadin Amizah, Once, Teza Sumendra, Kelompok Penerbang Roket, Barasuara, David Bayu, Feel Koplo, Burgerkill, Gabber Modus Operandi, Aurelie, Efek Rumah Kaca, Diskoria, dan musisi ternama lainnya.
Keberagaman penampil dan kekuatan artistiknya menempatkan Forestra sebagai salah satu pertunjukan musik paling istimewa di Indonesia yang memadukan selebrasi akan harmoni antara manusia, musik, dan alam.
Baca juga: Tiket Konser Jumbo Siap Dijual 30 Juni 2025, Ini Daftar Harganya
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.