Trio Pop Tripov Rilis Single Twenties, Perjalanan Menuju Album Baru
25 June 2025 |
16:34 WIB
Trio pop asal Jakarta, yakni Tripov merilis single anyar berjudul "Twenties". Karya anyar itu merupakan salah satu bagian perjalanan menuju album terbaru, yakni Sugar Coating Inc dan bercerita tentang kegelisahan generasi muda saat ini tentang tuntutan hidup yang dialami, salah satunya untuk terlihat sukses.
Yoga Bagaspati, produser dan basis Tripov mengatakan bahwa "Twenties" adalah representasi dari fase emosional yang akrab bagi siapa saja yang menjalani usia dua puluhan, masa yang dipenuhi keraguan, kegelisahan, dan pencarian arah hidup.
Lagu ini menghadirkan pop catchy yang dibalut dengan lirik satir dan reflektif sehingga menjadikannya karya yang sangat personal sekaligus universal. Karya yang terinspirasi dari atmosfer ala Paramore dan Olivia Rodrigo itu merupakan lagu yang bisa dinyanyikan lantang di konser, atau didengarkan sendiri saat larut malam dalam keheningan.
Baca juga: Perunggu Rilis Single Pikiran Yang Matang, Refleksi Kehidupan Era Medsos
Aransemen lagu ini sengaja dibuat penuh, mentah, dan tetap terkendali, mencerminkan dinamika dan kekacauan khas kelompok usia 20-an. “Soalnya, memang seperti rasanya umur 20an berisik, bingung, tapi somehow jalan terus,” ujar dalam siaran pers pada Rabu (25/6/2025).
Gitaris Tripov Evan Asher mengatakan bahwa "Twenties" bercerita tentang orang-orang yang memiliki keinginan besar untuk sukses. Akan tetapi, kerap memikirkannya dan overthinking tentang segala hal. “Pengen terus maju, tapi enggak tahu pasti arahnya ke mana,” katanya.
Dia menambahkan, perasaan ingin terus maju tapi tidak tahu pasti tentang arah yang dituju dirasakan oleh Tripov. Lagu ini menghadirkan perasaan ketika harapan dan kenyataan terus-menerus berbenturan, sehingga pada akhirnya hanya bisa pasrah mengikuti arus kehidupan.
Sementara itu, sang vokalis, yakni Jilie Kezia menuturkan bahwa lagu ini sangat dekat dengan realitas yang sedang dialami oleh Tripov. Saat ini, dia mengungkapkan bahwa ada tekanan untuk terlihat mapan dengan memiliki pekerjaan yang bagus, hubungan yang stabil, dan arah hidup yang jelas.
Namun, pada kenyataannya, banyak yang masih merasa bingung dan hanya bisa jalan mengikuti arus. “Dan itu enggak apa-apa. Twenties adalah pelukan hangat untuk semua kekacauan, ketidakpastian, dan kegelisahan yang datang di usia 20-an,” ungkapnya.
Dia menambahkan, "Twenties" lebih dari sekadar single. Karya ini juga merupakan refleksi suara generasi yang sedang mengalami pertumbuhan, jenuh dengan tuntutan kesempurnaan, tetapi tetap belajar dan bertahan.
Baca juga: Yura Yunita Rilis Single Tanda, Terinspirasi Momen Spiritual Saat Tawaf
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Yoga Bagaspati, produser dan basis Tripov mengatakan bahwa "Twenties" adalah representasi dari fase emosional yang akrab bagi siapa saja yang menjalani usia dua puluhan, masa yang dipenuhi keraguan, kegelisahan, dan pencarian arah hidup.
Lagu ini menghadirkan pop catchy yang dibalut dengan lirik satir dan reflektif sehingga menjadikannya karya yang sangat personal sekaligus universal. Karya yang terinspirasi dari atmosfer ala Paramore dan Olivia Rodrigo itu merupakan lagu yang bisa dinyanyikan lantang di konser, atau didengarkan sendiri saat larut malam dalam keheningan.
Baca juga: Perunggu Rilis Single Pikiran Yang Matang, Refleksi Kehidupan Era Medsos
Aransemen lagu ini sengaja dibuat penuh, mentah, dan tetap terkendali, mencerminkan dinamika dan kekacauan khas kelompok usia 20-an. “Soalnya, memang seperti rasanya umur 20an berisik, bingung, tapi somehow jalan terus,” ujar dalam siaran pers pada Rabu (25/6/2025).
Gitaris Tripov Evan Asher mengatakan bahwa "Twenties" bercerita tentang orang-orang yang memiliki keinginan besar untuk sukses. Akan tetapi, kerap memikirkannya dan overthinking tentang segala hal. “Pengen terus maju, tapi enggak tahu pasti arahnya ke mana,” katanya.
Dia menambahkan, perasaan ingin terus maju tapi tidak tahu pasti tentang arah yang dituju dirasakan oleh Tripov. Lagu ini menghadirkan perasaan ketika harapan dan kenyataan terus-menerus berbenturan, sehingga pada akhirnya hanya bisa pasrah mengikuti arus kehidupan.
Sementara itu, sang vokalis, yakni Jilie Kezia menuturkan bahwa lagu ini sangat dekat dengan realitas yang sedang dialami oleh Tripov. Saat ini, dia mengungkapkan bahwa ada tekanan untuk terlihat mapan dengan memiliki pekerjaan yang bagus, hubungan yang stabil, dan arah hidup yang jelas.
Namun, pada kenyataannya, banyak yang masih merasa bingung dan hanya bisa jalan mengikuti arus. “Dan itu enggak apa-apa. Twenties adalah pelukan hangat untuk semua kekacauan, ketidakpastian, dan kegelisahan yang datang di usia 20-an,” ungkapnya.
Dia menambahkan, "Twenties" lebih dari sekadar single. Karya ini juga merupakan refleksi suara generasi yang sedang mengalami pertumbuhan, jenuh dengan tuntutan kesempurnaan, tetapi tetap belajar dan bertahan.
Baca juga: Yura Yunita Rilis Single Tanda, Terinspirasi Momen Spiritual Saat Tawaf
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.