The Resonanz Children's Choir dari kelas Serunai aat beraksi di konser Simfoni untuk Bangsa: Melodi Milenium pada Sabtu (31/8/2024). (sumber gambar: Hypeabis.id/Eusebio Chrysnamurti)

Bangkitkan Lagu Anak, KILA 2025 Hadirkan Drama Musikal dan Talenta Baru

21 June 2025   |   06:30 WIB
Image
Prasetyo Agung Ginanjar Jurnalis Hypeabis.id

Lagu anak memiliki peran penting dalam perkembangan anak-anak, baik dari segi pendidikan, sosial, maupun emosional. Namun, eksistensi lagu anak dalam beberapa waktu terakhir semakin meredup keberadaannya di blantika industri musik Indonesia. Menimbang momen tersebut, Kementerian Kebudayaan RI kembali menyelenggarakan program Kita Cinta Lagu Anak Indonesia (KILA), sebagai wujud nyata kepedulian dan komitmen pemerintah dalam memperkuat ekosistem lagu anak di Indonesia.

Menteri Kebudayaan, Fadli Zon, menyampaikan bahwa program KILA merupakan wujud nyata kepedulian dan komitmen dalam membentuk ekosistem musik di Tanah Air. Terutama dalam usaha pembuatan sekaligus sosialisasi lagu-lagu anak Indonesia. 

Baca juga: Cerita Menarik dari 3 Soundtrack Jumbo yang Jadi Lagu Anak Paling Populer

"Program KILA diselenggarakan untuk menginspirasi para musisi, guru, dan anak Indonesia agar terus berkarya dan memaksimalkan potensi melalui lomba penciptaan lagu anak dan lomba menyanyikan lagu anak," katanya.
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by #SahabatKILA (@sahabatkila)



Tahun ini, papar Menbud, juga menjadi tahun ke-6 penyelenggaraan KILA yang telah membentuk dan memperluas jaringan serta database pencipta dan pemerhati lagu anak dari berbagai daerah di Indonesia.

Program ini diadakan untuk menambah jumlah koleksi lagu anak yang dihasilkan dari setiap kegiatan lomba KILA. Dihelatnya acara ini juga untuk menyebarkan nilai-nilai kebaikan dalam mencegah tindak kekerasan di lingkungan anak-anak, termasuk tindakan perundungan (bullying).

“Kami berharap karya-karya lagu dari program KILA dapat diterima oleh seluruh lapisan masyarakat, khususnya orang tua dan tenaga pengajar, agar dapat dimanfaatkan di sekolah maupun di rumah,” ujarnya.

Menbud mengungkapkan, penyelenggaraan KILA juga bakal melibatkan berbagai kelompok masyarakat yang peduli terhadap pengembangan lagu anak. Melalui pendekatan kolaboratif ini, diharapkan terbentuk sebuah gerakan peduli lagu anak Indonesia yang lebih masif dan berkelanjutan.

“KILA terbentuk menjadi sebuah ekosistem lagu anak. Para pencipta lagu, pembuat aransemen, guru-guru, dan anak-anak Indonesia bergabung dalam program KILA, baik sebagai peserta lomba maupun penikmat karya-karya lagu anak Indonesia,” imbuhnya.

Tidak hanya mencetak nama-nama baru dalam dunia penciptaan lagu anak, KILA juga secara konsisten memperkaya koleksi lagu anak Indonesia. Variasi tema dan jenis musik yang dihasilkan dari tiap penyelenggaraan KILA terus bertambah dari tahun ke tahun.

Selain itu, program ini juga melahirkan sejumlah penyanyi anak berbakat berusia 5 hingga 13 tahun, yang kini menjadi bagian penting dalam ekosistem kreatif musik anak nasional.

Dalam program KILA 2025 digelar lomba cipta lagu anak dan lomba menyanyi lagu anak untuk kelompok usia 5 hingga 13 tahun. Penyelenggaraan kali ini memiliki kekhususan, yaitu pemanfaatan lagu-lagu pemenang lomba cipta lagu anak tahun-tahun sebelumnya sebagai lagu wajib dalam lomba menyanyi. 

Baca juga: RAN Luncurkan Album RAN For Your Kids untuk Bangkitkan Eksistensi Lagu Anak

Lagu-lagu tersebut juga akan disosialisasikan lebih luas dalam bentuk pentas drama musikal anak-anak Indonesia yang akan digelar sebagai puncak kegiatan KILA 2025. Nantinya, lagu anak KILA juga dapat dimanfaatkan oleh para guru dan masyarakat sebagai bahan pembelajaran dan hiburan anak.

Lomba KILA 2025 dibuka sejak 1 Juni hingga 20 Juli 2025, dan akan dilanjutkan dengan proses seleksi serta audisi, hingga pengumuman pemenang pada Agustus 2025 di Jakarta, bersamaan dengan pentas drama musikal yang menjadi puncak kegiatan.

SEBELUMNYA

Menikmati Panggung Provokasi Artistik dari 19 Seniman Jakarta di Pos Bloc

BERIKUTNYA

Desainer Hengki Kawilarang Berpulang, Simak Jejak Karier & Karya-karya Busana Ikoniknya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga