Mencicipi Kuliner Nusantara Autentik di Mirasa, Restoran Legendaris di Medan Sejak 1972
17 June 2025 |
19:30 WIB
Ada satu restoran legendaris yang menarik untuk dikunjungi jika Genhype sedang jalan-jalan ke Medan, yakni Restoran Miramar. Restoran yang berlokasi di Jalan Pemuda No 11 ABC ini terkenal dengan beragam masakan seafood dan menu khas Nusantara yang memanjakan lidah.
Restoran Miramar telah berdiri sejak 1972. Pemiliknya ialah Tamin Tan dan Juliet Lee yang merupakan kakek dan nenek dari Jesselyn, juara MasterChef Indonesia Season 8. Kini, restoran tersebut dikelola oleh generasi kedua yakni orang tua dari Jesselyn.
Ada banyak menu masakan Nusantara yang disajikan di Restoran Miramar, mulai dari seafood hingga makanan khas Melayu seperti pepes, ikan gulai, ayam woku, sayur tauco, ayam bumbu pedas, sate cumi bumbu kuning, ikan bakar, dan sop buntut.
Selain itu, ada juga beberapa menu masakan Tionghoa seperti cap cai dan fhu yung hai. Di restoran ini juga menyediakan menu-menu khas masakan Padang, seperti rendang, ayam gulai dan ayam pop. Semua menu tersebut dibanderol dengan harga mulai dari Rp20.000-Rp108.000 per porsi.
Baca juga: Restoran The House of Raminten, Suguhkan Menu dan Suasana Tradisional Jawa
Baca juga: Restoran The House of Raminten, Suguhkan Menu dan Suasana Tradisional Jawa

Suasana di Restoran Mirasa Medan. (Sumber gambar: Hypeabis.id/Luke Andaresta)
Hypeabis.id pekan lalu berkesempatan untuk berkunjung dan mencicipi langsung makanan yang ada di Restoran Miramar. Lantaran telah berdiri selama lebih dari 50 tahun, restoran ini pun memiliki desain interior klasik dengan nuansa Melayu yang kental.
Tak hanya interiornya, meja dan kursi makannya pun masih menggunakan furnitur klasik yang sudah jarang ditemukan di banyak rumah makan. Salah satunya ialah meja makan putar yang menambah kesan retro pada restoran ini.
Di tempat makan ini, Genhype bisa memesan menu paket dalam nasi bungkus, ataupun menu satuan yang nantinya akan dihidangkan oleh pelayan di meja makan. Semua menu yang disajikan dijamin segar, karena baru akan dibuat ketika ada pesanan.

Ragam menu yang ada di Restoran Mirasa Medan. (Sumber gambar: Hypeabis.id/Luke Andaresta)
Siang itu, Hypeabis.id mencicipi beberapa menu andalan dari Restoran Miramar di Medan. Mulai dari udang bakar madu, ikan balado, sate cumi bumbu kuning, tumis kangkung tauco, bakwan jagung, udang pete balado dan sapo tahu jamur.
Bahan-bahan yang digunakan untuk semua hidangan terasa segar, terutama pada menu seafood. Udang yang disajikan berukuran besar dan rasanya enak dengan bumbu bakar madu yang gurih dan manis serta aroma smokey yang menambah nikmat. Udang bakar madu ini menjadi salah satu menu yang terenak.
Udang pete balado juga cukup meninggalkan kesan. Udangnya segar dan bersih, petenya besar, dibalut dengan sambal balado merah yang gurih dan pedas. Begitupun dengan sate cumi bumbu kuningnya yang kaya rempah dan teksturnya yang empuk ketika disantap.
Bakwan jagungnya juga tak bisa dilewatkan. Jagung manisnya menonjol karena digoreng dengan sedikit tepung, serta rasa gurih dan teksturnya yang krispi membuat ketagihan. Begitu pun juga sapo tahu jamurnya yang segar dan dimasak dengan bumbu rempah yang khas dan aromatik.

Juliet Lee (kiri) & Tamin Tan, pendiri dan pemilik Restoran Mirasa. (Sumber gambar: Jesselyn Lauwreen/YouTube)
Tamin Tan, pemilik Restoran Miramar, mengatakan nama Miramar sebenarnya memiliki nama Mandarin yakni Mei Li Fa yang berarti cantik. Sebelum terkenal seperti sekarang, Restoran Miramar awalnya berdiri di Kota Pematang Siantar tepatnya di Jalan Soetomo No 48 di sebuah ruko sewa.
Kala itu, koki-koki yang memasak di Restoran Miramar kebanyakan berasal dari Padang. Tak disangka, restorannya pun mendapat sambutan yang besar oleh masyarakat sekitar. Akhirnya, Juliet Lee pun memutuskan untuk sekolah masak ke Jakarta, dan belajar untuk meracik bumbu-bumbu yang akan dia terapkan di restorannya.
"Dulu saya buat resep bumbu semua, saya tangan sendiri itu sama suami saya berdua. Pokoknya bumbunya sudah saya pegang sendiri, jadi mereka [koki masak] hanya tinggal mengolah aja. Sampe sekarang juga saya yang pegang bumbu, tapi karena faktor usia pelan-pelan saya serahkan sama anak," kata Juliet dikutip dari kanal YouTube Jesselyn Lauwreen.
Meski Juliet dan Tamin berasal dari keturunan Tionghoa, mereka sejak awal berkomitmen menghadirkan masakan yang ramah untuk berbagai kalangan khususnya Muslim. Tak heran, pengunjung Restoran Miramar pun berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pejabat, selebritas hingga masyarakat baik dari dalam maupun luar negeri.
Setelah 19 tahun merintis restoran kecil di Kota Siantar, akhirnya Restoran Miramar berekspansi dengan mendirikan rumah makan yang lebih besar di Kota Medan. Adapun, restoran yang berada di Siantar kini dikelola oleh adik Tamin Tan.
Pindah ke Medan, Restoran Miramar hadir dengan menu yang lebih beragam. Berawal dari menjual masakan khas Padang di Kota Siantar, mereka mulai menawarkan menu yang lebih beragam seiring dengan Juliet yang akhirnya memutuskan untuk belajar masak ke Hong Kong.
Perjuangan mereka pun membuahkan hasil. Kini, Restoran Miramar telah dikenal sebagai salah satu restoran legendaris di Medan yang telah dikunjungi banyak pesohor salah satunya Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) dan sang istri, Iriana Joko Widodo. Selain di Medan, Restoran Miramar juga kini ada di Muara Karang, Jakarta Utara, dan Kebon Jeruk, Jakarta Barat.
Baca juga: The People's Cafe Bawa Kuliner Jalanan dalam Konsep Restoran
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.