Sony Siapkan Penerus PS5, PlayStation 6 Diperkirakan Rilis 2027
16 June 2025 |
15:00 WIB
Menjelang ulang tahun kelima PS5, Sony mulai memberikan sinyal bahwa era baru konsol mereka sudah di depan mata. Meski belum diumumkan secara resmi, pernyataan para petingginya memperkuat dugaan bahwa PS6 kini tengah dalam jalur pengembangan, dan bisa jadi meluncur pada 2027.
Seperti dilaporkan oleh IGN, Wesley dari Sea IGN membagikan hasil wawancaranya dengan media investor, di mana Wakil Presiden Sony Interactive Entertainment, Hideaki Nishino, memaparkan alasan mengapa konsol fisik masih memiliki tempat di tengah tren cloud gaming.
“Kami sudah berkecimpung di cloud gaming selama lebih dari 11 tahun. Kami punya layanan cloud yang mendukung PS3, PS4, dan PS5, dan kami bangga dengan kualitas yang kami hadirkan,” ujarnya.
Baca juga: Sedih, Mulai 2026 Game PS4 Tak Lagi Jadi Benefit Utama PlayStation Plus
Saat ini, Sony menyediakan layanan cloud streaming melalui PlayStation Plus Premium serta perangkat PlayStation Portal. Namun, menurut Nishino, model bisnis cloud gaming belum sepenuhnya siap untuk jangka panjang.
“Secara teknis, cloud gaming berkembang pesat. Tapi kami tidak bisa mengontrol stabilitas jaringan end-to-end,” tambahnya.
Dengan kata lain, bermain langsung melalui konsol tanpa ketergantungan internet masih menjadi pilihan utama bagi mayoritas gamer. Kesuksesan PS5 beserta versi Pro-nya sudah membuktikan kepercayaan pengguna terhadap pengalaman gaming lokal ini.
Lalu, bagaimana dengan PS6? Apakah benar konsol itu sedang dalam proses pengembangan?
Nishino memang tidak memberikan jawaban langsung, namun arah komentarnya mengindikasikan bahwa fokus Sony kini mulai beralih pada strategi konsol generasi berikutnya. Hal ini didukung oleh keberadaan komunitas pemain aktif di platform PS4 dan PS5.
“Kami belum bisa membagikan detail lebih lanjut, tapi masa depan platform ini sangat kami prioritaskan. Kami berkomitmen untuk mengeksplorasi cara baru dan lebih baik bagi pemain untuk menikmati konten dan layanan kami,” lanjutnya.
Dengan begitu, bisa disimpulkan bahwa PS6 memang tengah dikembangkan. Hal ini tak terlalu mengejutkan, mengingat Sony memulai pengembangan PS5 tak lama setelah PS4 diluncurkan pada 2013. Bila pola tersebut berlanjut, kemungkinan PS6 telah digarap sejak lima tahun lalu.
Meski sebagian besar penggemar menginginkan PS6 tetap hadir sebagai konsol rumahan yang tangguh, langkah-langkah terbaru Sony mengisyaratkan potensi konsol hybrid ala Nintendo. Belum ada pernyataan resmi, namun pendekatan portabel tampaknya mulai dipertimbangkan.
Ketika ditanya soal kemungkinan perangkat handheld seperti Portal menjadi bagian dari strategi generasi berikutnya, Nishino memilih untuk tidak menjawab secara langsung.
Jika Sony tetap mengikuti pola rilis tujuh tahunan seperti sebelumnya, PS4 pada 2013 dan PS5 pada 2020, maka prediksi peluncuran PS6 pada November 2027 terasa masuk akal. Sinyal dari industri juga mendukung kemungkinan tersebut, termasuk kabar bahwa AMD telah ditunjuk sebagai produsen chip PS6 sejak 2022, menggantikan Intel.
Beberapa game besar yang tengah dikembangkan pun diperkirakan akan hadir di era PS6. Di antaranya adalah Physint, proyek terbaru dari Hideo Kojima yang kembali mengusung genre aksi spionase, serta The Witcher 4 yang diperkirakan tidak akan dirilis sebelum 2027.
Meski arah pengembangan konsol generasi berikutnya mulai terlihat, tantangan tetap mengiringi langkah Sony. Salah satu kendala utama adalah keberagaman pasar global yang dilayani Sony, di mana tidak semua wilayah memiliki akses internet yang stabil. Ini membuat transisi penuh ke model digital-only seperti yang dilakukan Xbox tidak bisa dilakukan begitu saja tanpa risiko kehilangan segmen pemain tertentu.
Walau belum ada pengumuman resmi, berbagai sinyal menunjukkan bahwa PS6 tengah disiapkan. Entah berupa peningkatan perangkat keras tradisional atau terobosan baru lewat konsep hybrid, generasi terbaru PlayStation sepertinya hanya tinggal menunggu waktu untuk diperkenalkan ke dunia.
Baca juga: Intip Bocoran Spesifikasi PlayStation 6 yang Disebut Paling Gahar di Kelasnya
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Seperti dilaporkan oleh IGN, Wesley dari Sea IGN membagikan hasil wawancaranya dengan media investor, di mana Wakil Presiden Sony Interactive Entertainment, Hideaki Nishino, memaparkan alasan mengapa konsol fisik masih memiliki tempat di tengah tren cloud gaming.
“Kami sudah berkecimpung di cloud gaming selama lebih dari 11 tahun. Kami punya layanan cloud yang mendukung PS3, PS4, dan PS5, dan kami bangga dengan kualitas yang kami hadirkan,” ujarnya.
Baca juga: Sedih, Mulai 2026 Game PS4 Tak Lagi Jadi Benefit Utama PlayStation Plus
Saat ini, Sony menyediakan layanan cloud streaming melalui PlayStation Plus Premium serta perangkat PlayStation Portal. Namun, menurut Nishino, model bisnis cloud gaming belum sepenuhnya siap untuk jangka panjang.
“Secara teknis, cloud gaming berkembang pesat. Tapi kami tidak bisa mengontrol stabilitas jaringan end-to-end,” tambahnya.
Dengan kata lain, bermain langsung melalui konsol tanpa ketergantungan internet masih menjadi pilihan utama bagi mayoritas gamer. Kesuksesan PS5 beserta versi Pro-nya sudah membuktikan kepercayaan pengguna terhadap pengalaman gaming lokal ini.
Lalu, bagaimana dengan PS6? Apakah benar konsol itu sedang dalam proses pengembangan?
Nishino memang tidak memberikan jawaban langsung, namun arah komentarnya mengindikasikan bahwa fokus Sony kini mulai beralih pada strategi konsol generasi berikutnya. Hal ini didukung oleh keberadaan komunitas pemain aktif di platform PS4 dan PS5.
“Kami belum bisa membagikan detail lebih lanjut, tapi masa depan platform ini sangat kami prioritaskan. Kami berkomitmen untuk mengeksplorasi cara baru dan lebih baik bagi pemain untuk menikmati konten dan layanan kami,” lanjutnya.
Dengan begitu, bisa disimpulkan bahwa PS6 memang tengah dikembangkan. Hal ini tak terlalu mengejutkan, mengingat Sony memulai pengembangan PS5 tak lama setelah PS4 diluncurkan pada 2013. Bila pola tersebut berlanjut, kemungkinan PS6 telah digarap sejak lima tahun lalu.
Meski sebagian besar penggemar menginginkan PS6 tetap hadir sebagai konsol rumahan yang tangguh, langkah-langkah terbaru Sony mengisyaratkan potensi konsol hybrid ala Nintendo. Belum ada pernyataan resmi, namun pendekatan portabel tampaknya mulai dipertimbangkan.
Ketika ditanya soal kemungkinan perangkat handheld seperti Portal menjadi bagian dari strategi generasi berikutnya, Nishino memilih untuk tidak menjawab secara langsung.
Menuju November 2027
Jika Sony tetap mengikuti pola rilis tujuh tahunan seperti sebelumnya, PS4 pada 2013 dan PS5 pada 2020, maka prediksi peluncuran PS6 pada November 2027 terasa masuk akal. Sinyal dari industri juga mendukung kemungkinan tersebut, termasuk kabar bahwa AMD telah ditunjuk sebagai produsen chip PS6 sejak 2022, menggantikan Intel.Beberapa game besar yang tengah dikembangkan pun diperkirakan akan hadir di era PS6. Di antaranya adalah Physint, proyek terbaru dari Hideo Kojima yang kembali mengusung genre aksi spionase, serta The Witcher 4 yang diperkirakan tidak akan dirilis sebelum 2027.
Meski arah pengembangan konsol generasi berikutnya mulai terlihat, tantangan tetap mengiringi langkah Sony. Salah satu kendala utama adalah keberagaman pasar global yang dilayani Sony, di mana tidak semua wilayah memiliki akses internet yang stabil. Ini membuat transisi penuh ke model digital-only seperti yang dilakukan Xbox tidak bisa dilakukan begitu saja tanpa risiko kehilangan segmen pemain tertentu.
Walau belum ada pengumuman resmi, berbagai sinyal menunjukkan bahwa PS6 tengah disiapkan. Entah berupa peningkatan perangkat keras tradisional atau terobosan baru lewat konsep hybrid, generasi terbaru PlayStation sepertinya hanya tinggal menunggu waktu untuk diperkenalkan ke dunia.
Baca juga: Intip Bocoran Spesifikasi PlayStation 6 yang Disebut Paling Gahar di Kelasnya
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.