ONIC meraih gelar juara FFWS Sea 2025 Spring (Sumber gambar: Garena Indonesia)

ONIC Menangkan Free Fire World Series SEA 2025

16 June 2025   |   13:07 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Tim esports Free Fire asal Indonesia, ONIC, berhasil meraih gelar juara dalam ajang Free Fire World Series (FFWS) Southeast Asia 2025 Spring. Kemenangan tim berjuluk Landak Kuning tersebut di Vietnam National Convention Center, Hanoi, menandai berakhirnya dominasi tim asal Thailand di turnamen regional ini.

Kapten ONIC, Kahfi Alfathan, menyatakan bahwa kemenangan ini menjadi bukti bahwa anak-anak muda Indonesia mampu berdiri di puncak panggung internasional.

“Kami datang ke FFWS tanpa ekspektasi, hanya dengan tekad dan mimpi. Banyak yang meremehkan, tapi justru dari situlah kami menemukan kekuatan,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (16/6/2025).

Baca juga: 3 Tim Free Fire Indonesia Masuk 5 Besar Ajang FFWS Sea 2025 Spring

ONIC memastikan gelar juara setelah meraih Booyah di game ke-9 pada babak Grand Final yang digelar Sabtu, 14 Juni 2025. Booyah tersebut menjadi satu-satunya yang diraih ONIC dalam pertandingan itu, tetapi cukup untuk mengukuhkan mereka sebagai pemenang ajang tersebut.

Meski hanya sekali Booyah, Kahfi, yang juga dikenal dengan nama Xyro, menegaskan bahwa keberhasilan ONIC bukan semata karena keberuntungan.

“Kami ada di sini karena saling percaya, meskipun banyak yang meragukan kami. Hari ini, Indonesia mencatatkan sejarah, dan kami bangga menjadi bagian dari itu,” tegasnya.

ONIC merupakan satu dari tiga tim asal Indonesia yang lolos ke Grand Final, bersama Bigetron Esports dan RRQ Kazu. Ketiganya memiliki peluang besar untuk menjadi juara di game ke-9 karena telah memasuki fase Champion Rush.

Dalam fase Champion Rush, tim yang telah mengumpulkan minimal 80 poin berhak merebut gelar juara jika berhasil meraih Booyah di pertandingan berikutnya. Ketiga tim Indonesia tersebut bersaing ketat dengan Buriram United Esports dan Virtus Pro dari Thailand yang juga telah mencapai fase yang sama.

Pelatih ONIC Ahmad Masturoh mengungkapkan bahwa timnya bukanlah unggulan dalam turnamen ini. ONIC hanya lolos ke Grand Final sebagai peringkat ketiga pada pekan terakhir Phase 2 Knockout Stage, sementara Bigetron Esports dan RRQ Kazu telah lebih dulu mengamankan tiket Grand Final sejak Phase 1.

“Kami bukan tim unggulan. Kami adalah tim yang dibentuk melalui proses, kerja keras tanpa henti, dan jatuh bangun yang tak terekam kamera. Kemenangan ini bukan hanya milik ONIC, tapi juga milik para penggemar kami, terutama SONIC, serta para pemain muda Indonesia yang sedang bermimpi. Jangan pernah takut untuk bermimpi besar,” tuturnya.

Dia menambahkan, kemenangan ONIC tidak hanya menjadi pencapaian tim, tetapi juga simbol kemajuan ekosistem Free Fire di Indonesia yang terus berkembang dan siap bersaing di level internasional. Capaian ini juga diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus.

Untuk diketahui, ONIC menurunkan skuad berisi Kahfi Alfathan (Xyro), Adam Ramdani (Adam), Muhammad Raehan (CrimeMKS), Erwin B (Wings), dan Adrian (pemain pinjaman dari Dewa United Apollo). Kemenangan ini menjadi gelar regional perdana bagi seluruh pemain dan pelatih ONIC.

Sebagai juara, ONIC berhak atas hadiah utama senilai US$100.000 dari total prize pool sebesar US$300.000 untuk kategori Battle Royale (BR). Selain itu, Muhammad Raehan alias CrimeMKS juga meraih gelar Most Valuable Player (MVP) Grand Final FFWS SEA 2025 Spring berkat performa gemilangnya.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

SEBELUMNYA

Hypereport: Tak Hanya Nama Besar, Aktor Harus Punya Modal Kuat untuk Jadi Sutradara

BERIKUTNYA

Pameran Gion dalam Simulasi, Saat Seni Gambar Jadi Medan Tafsir Sosial

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga