Mengenal Manfaat & Bahaya Face Ice Bath, Rendam Wajah dengan Air Es
16 May 2025 |
00:04 WIB
Face ice bath atau face icing belakangan semakin populer sebagai salah satu metode yang dilakukan dalam merawat kulit wajah. Metode perawatan ini kian gencar dilakukan oleh berbagai kalangan, mulai dari selebritas, beauty influencer, hingga masyarakat luas.
Seperti namanya, face ice bath ialah metode perawatan wajah menggunakan air dengan es batu yang ditaruh dalam mangkok atau wadah. Caranya, dengan merendam seluruh wajah di dalam air es tersebut selama 20 hingga 30 detik.
Baca juga: Face Mapping, Cara Mengenali Kesehatan Tubuh Lewat Lokasi Jerawat
Face ice bath dilakukan sebagai metode perawatan kulit wajah yang sederhana, dengan mencelupkan kulit pada suhu dingin yang diyakini dapat menyempitkan pembuluh darah, mengurangi peradangan, serta membuat wajah tampak lebih sehat dan awet muda.
Face ice bath populer lantaran menjadi bagian dari rutinitas perawatan wajah para selebritas dunia, seperti Bella Hadid, Hailey Bieber, dan Kourtney Kardashian. Teknik ini juga diikuti oleh sejumlah pesohor dalam negeri seperti Pevita Pearce, Nikita Willy, hingga Ivan Gunawan.
Mereka mengklaim bahwa face ice bath memberikan sejumlah manfaat untuk kesehatan utamanya kulit wajah, seperti mencegah penuaan, mengecilkan pori-pori, membuat kulit cerah, hingga bisa meredakan stres. Tak ayal, face ice bath pun semakin populer dan diikuti banyak orang.
Lantas, apakah memang benar demikian?
Manfaat Face Ice Bath
Dokter kulit berbasis di New York, Karan Lal, mengatakan meskipun tengah populer, metode face ice bath sebenarnya telah ada sejak peradaban kuno yakni 2500 SM. Pada zaman dahulu, orang-orang Yunani dan Mesir Kuno berendam di air dingin untuk meredakan kelelahan otot dan iritasi kulit.
Sama halnya ketika mengompres bagian tubuh tertentu dengan es guna mengurangi pembengkakan akibat cedera baik itu pergelangan kaki terkilir atau memar parah, es juga efektif untuk wajah.
Saat kulit berinteraksi dengan suhu yang sangat dingin, es menyebabkan pembuluh darah di bawah permukaannya menyempit. Hal ini mengurangi aliran darah ke area tersebut, sehingga mengurangi kemerahan, pembengkakan, dan sembab. Saat wajah kembali ke homeostasis alias suhu normal, kapiler akan terbuka kembali dan rona wajah akan terasa segar dan menyenangkan.
“Kompres dengan es telah populer selama beberapa dekade di banyak budaya untuk mengencangkan kulit, mengurangi kemerahan, dan mengurangi peradangan yang menyebabkan pembengkakan wajah," katanya dilansir dari Harper's Bazaar Australia.
Sementara itu, Dokter bedah mata dan okluplastik, Elizabeth Hawkes, menuturkan penggunaan air es dapat menyempitkan pembuluh darah di wajah, sehingga memompa kelenjar getah bening. Hal ini, katanya, mengurangi tampilan pori-pori dan kerutan serta dapat membuat kulit wajah tampak lebih kencang, cerah dan lebih berseri.
“Itu [face ice bath] juga meningkatkan sirkulasi, membawa darah ke permukaan kulit dan membantu mengembalikan fungsi sel yang optimal, serta mengurangi kemerahan dan bengkak,” kata Hawkes.
Bahaya Face Ice Bath
Karan Lal mengatakan face ice bath populer lantaran menjadi salah satu cara perawatan yang mudah, murah, dan relatif aman. Meski demikian, face ice bath juga bisa membahayakan kulit jika tidak dilakukan secara hati-hati.
Dia menjelaskan paparan es dalam jangka waktu lama saat face ice bath pada wajah dapat menyebabkan dispigmentasi, yaitu kulit berubah pigmen dan menjadi gelap.
“Panikulitis [peradangan lemak] dan dispigmentasi dapat terjadi akibat penggunaan es atau air dingin dalam jangka waktu lama, terutama pada pasien berkulit berwarna," jelasnya.
Dokter Lal juga menambahkan bahwa meskipun metode face ice bath dapat bekerja cepat untuk mengurangi pembengkakan, mengecilkan pori-pori, dan kemerahan, itu adalah efek sementara dari terapi dingin.
"Perbaikan [kulit wajah] cepat, tetapi tentu saja bukan solusi jangka panjang. Kemerahan dan kulit kendur akan kembali saat kulit menyesuaikan diri dengan suhu normal," terangnya.
Cara Face Ice Bath
Face ice bath dapat dilakukan baik saat pagi ataupun malam hari, sebagaimana dikutip dari icetubs. Face ice bath pada pagi hari dapat memberikan energi, membantu membangunkan kulit dan mengurangi bengkak untuk memulai hari dengan wajah yang segar.
Sementara face ice bath malam hari dapat menjadi cara yang menenangkan untuk menenangkan dan menyejukkan kulit sebelum tidur, sehingga tidur jadi lebih nyenyak. Berikut adalah langkah-langkah face ice bath.
Seperti namanya, face ice bath ialah metode perawatan wajah menggunakan air dengan es batu yang ditaruh dalam mangkok atau wadah. Caranya, dengan merendam seluruh wajah di dalam air es tersebut selama 20 hingga 30 detik.
Baca juga: Face Mapping, Cara Mengenali Kesehatan Tubuh Lewat Lokasi Jerawat
Face ice bath dilakukan sebagai metode perawatan kulit wajah yang sederhana, dengan mencelupkan kulit pada suhu dingin yang diyakini dapat menyempitkan pembuluh darah, mengurangi peradangan, serta membuat wajah tampak lebih sehat dan awet muda.
Face ice bath populer lantaran menjadi bagian dari rutinitas perawatan wajah para selebritas dunia, seperti Bella Hadid, Hailey Bieber, dan Kourtney Kardashian. Teknik ini juga diikuti oleh sejumlah pesohor dalam negeri seperti Pevita Pearce, Nikita Willy, hingga Ivan Gunawan.
Mereka mengklaim bahwa face ice bath memberikan sejumlah manfaat untuk kesehatan utamanya kulit wajah, seperti mencegah penuaan, mengecilkan pori-pori, membuat kulit cerah, hingga bisa meredakan stres. Tak ayal, face ice bath pun semakin populer dan diikuti banyak orang.
@haileybieber how I prepped my skin at home ahead of the Met Gala
? original sound - ava
Lantas, apakah memang benar demikian?
Manfaat Face Ice Bath
Dokter kulit berbasis di New York, Karan Lal, mengatakan meskipun tengah populer, metode face ice bath sebenarnya telah ada sejak peradaban kuno yakni 2500 SM. Pada zaman dahulu, orang-orang Yunani dan Mesir Kuno berendam di air dingin untuk meredakan kelelahan otot dan iritasi kulit.
Sama halnya ketika mengompres bagian tubuh tertentu dengan es guna mengurangi pembengkakan akibat cedera baik itu pergelangan kaki terkilir atau memar parah, es juga efektif untuk wajah.
Saat kulit berinteraksi dengan suhu yang sangat dingin, es menyebabkan pembuluh darah di bawah permukaannya menyempit. Hal ini mengurangi aliran darah ke area tersebut, sehingga mengurangi kemerahan, pembengkakan, dan sembab. Saat wajah kembali ke homeostasis alias suhu normal, kapiler akan terbuka kembali dan rona wajah akan terasa segar dan menyenangkan.
“Kompres dengan es telah populer selama beberapa dekade di banyak budaya untuk mengencangkan kulit, mengurangi kemerahan, dan mengurangi peradangan yang menyebabkan pembengkakan wajah," katanya dilansir dari Harper's Bazaar Australia.
Sementara itu, Dokter bedah mata dan okluplastik, Elizabeth Hawkes, menuturkan penggunaan air es dapat menyempitkan pembuluh darah di wajah, sehingga memompa kelenjar getah bening. Hal ini, katanya, mengurangi tampilan pori-pori dan kerutan serta dapat membuat kulit wajah tampak lebih kencang, cerah dan lebih berseri.
“Itu [face ice bath] juga meningkatkan sirkulasi, membawa darah ke permukaan kulit dan membantu mengembalikan fungsi sel yang optimal, serta mengurangi kemerahan dan bengkak,” kata Hawkes.
@growingannanas Bella Hadid made me try it #skincare #icebath ? Originalton - growingannanas
Bahaya Face Ice Bath
Karan Lal mengatakan face ice bath populer lantaran menjadi salah satu cara perawatan yang mudah, murah, dan relatif aman. Meski demikian, face ice bath juga bisa membahayakan kulit jika tidak dilakukan secara hati-hati.
Dia menjelaskan paparan es dalam jangka waktu lama saat face ice bath pada wajah dapat menyebabkan dispigmentasi, yaitu kulit berubah pigmen dan menjadi gelap.
“Panikulitis [peradangan lemak] dan dispigmentasi dapat terjadi akibat penggunaan es atau air dingin dalam jangka waktu lama, terutama pada pasien berkulit berwarna," jelasnya.
Dokter Lal juga menambahkan bahwa meskipun metode face ice bath dapat bekerja cepat untuk mengurangi pembengkakan, mengecilkan pori-pori, dan kemerahan, itu adalah efek sementara dari terapi dingin.
"Perbaikan [kulit wajah] cepat, tetapi tentu saja bukan solusi jangka panjang. Kemerahan dan kulit kendur akan kembali saat kulit menyesuaikan diri dengan suhu normal," terangnya.
Cara Face Ice Bath
Face ice bath dapat dilakukan baik saat pagi ataupun malam hari, sebagaimana dikutip dari icetubs. Face ice bath pada pagi hari dapat memberikan energi, membantu membangunkan kulit dan mengurangi bengkak untuk memulai hari dengan wajah yang segar.
Sementara face ice bath malam hari dapat menjadi cara yang menenangkan untuk menenangkan dan menyejukkan kulit sebelum tidur, sehingga tidur jadi lebih nyenyak. Berikut adalah langkah-langkah face ice bath.
- Cari mangkok yang cukup besar untuk menampung wajah, lalu dengan air dingin dan es batu.
- Setelah air es siap, tarik napas dalam-dalam dan turunkan wajah ke dalam mangkuk.
- Rendam wajah selama 20 hingga 30 detik. Namun, jangan khawatir jika kalian perlu segera mengangkat wajah ke permukaan untuk menghirup udara.
- Awalnya, kalian mungkin akan merasa sedikit tidak nyaman. Namun, lama-kelamaan akan mulai terbiasa.
- Jika dirasa cukup, angkat wajah dari air es dan tepuk-tepuk kulit hingga kering. Hindari menggosok atau menarik kulit, karena hal ini dapat menyebabkan iritasi dan menghilangkan manfaat dari face ice bath.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.