Ibis Jakarta Raden Saleh. (Sumber gambar: Accor)

Konser Musik & Event Dorong Okupansi Ibis Jakarta Raden Saleh

10 May 2025   |   14:30 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Industri perhotelan di Indonesia kini tengah menghadapi tantangan besar akibat kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Pemangkasan belanja dinas, rapat serta kegiatan pemerintahan di hotel berdampak pada tingkat okupansi yang menjadi sumber pendapatan utama bisnis perhotelan.

Namun, di tengah tantangan tersebut, geliat bisnis perhotelan masih memiliki potensi yang besar dari segmen pasar yang lain, seperti perhelatan konser dan event berskala nasional bahkan internasional. Seperti yang dialami oleh Hotel Ibis Jakarta Raden Saleh.

Baca juga: Perhotelan Bersiasat Hadapi Dampak Efisiensi Anggaran Pemerintah

Irma Riesan selaku General Manager Ibis Jakarta Raden Saleh mengungkapkan meski di tengah kebijakan efisiensi anggaran, pihaknya masih mencatatkan tren okupansi yang cukup positif pada kuartal I tahun 2025. Hal itu salah satunya ditopang oleh perhelatan sejumlah konser dan event seperti maraton yang digelar di Jakarta.

Menurut catatannya, lokasi yang strategis berada di pusat kota dan terintegrasi dengan berbagai pilihan moda transportasi umum plus harga yang terbilang terjangkau, menjadi dua faktor utama banyak pengunjung yang memilih Ibis Jakarta Raden Saleh sebagai akomodasi saat konser ataupun mengikuti event.

"Kalau leisure Sabtu dan Minggu itu bukan okupasi yang tinggi, tapi ketika ada konser, atau ketika ada maraton-maraton, nah itu okupansinya tiba-tiba naik," katanya dalam acara perayaan Ulang Tahun Ibis Jakarta Raden Saleh, Jumat (9/5/2025).
 

Ibis Jakarta Raden Saleh. (Sumber gambar: Accor)

Ibis Jakarta Raden Saleh. (Sumber gambar: Accor)

Selain perhelatan konser dan event, tamu mancanegara turut menopang tingkat okupansi di Ibis Jakarta Raden Saleh. Irma mengatakan salah satu market pengunjung mancanegara terbesar ialah datang dari Timur Tengah. Hal ini tidak terlepas dari lokasi hotel di Cikini khususnya di Jalan Raya Raden Saleh yang memang dikenal sebagai kawasan yang dijuluki "Little Arab".

Termasuk, banyak juga tamu yang berasal dari negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Hal ini, papar Irma, salah satunya didorong oleh kepemilikan membership Accor Live Limitless (ALL) yang memungkinkan tamu dari seluruh negara memilih hotel-hotel di bawah jaringan Accor.

Berangkat dari tren tersebut, Ibis Jakarta Raden Saleh pun menyiapkan strategi untuk meningkatkan okupansi di tengah kebijakan efisiensi, dengan menyasar pasar pengunjung mancanegara terutama dari Malaysia dan Singapura.

"Karena secara statistik, kedatangan [tamu] mancanegara ke Jakarta yang terbesar adalah dari Malaysia dan Singapura. Jadi kita banyak mulai memasang iklan atau membuat campaign di dua negara tersebut," ujar Irma.

Selain itu, Ibis Jakarta Raden Saleh juga menyasar pasar pengunjung dari sektor korporasi. Hal ini lantaran lokasinya yang memang di kelilingi perkantoran dan tempat-tempat layanan publik, seperti bank dan rumah sakit.

"Terus di sini juga banyak sekali kantor-kantor perwakilan daerah dari provinsi, yang juga jadi target market kami. Jadi selama ini [jumlah pengunjung] dari korporat juga termasuk yang tinggi," imbuhnya.
 

Restoran di Ibis Jakarta Raden Saleh. (Sumber gambar: Accor)

Restoran di Ibis Jakarta Raden Saleh. (Sumber gambar: Accor)

Ibis Jakarta Raden Saleh ialah hotel bintang tiga yang berlokasi di Jalan Raden Saleh No 41 Cikini, Menteng, Jakarta Pusat. Hotel yang baru diresmikan pada Februari 2024 ini merupakan bagian properti dari jaringan perhotelan Accor yang terkenal di seluruh dunia. 

Baca juga: Strategi Industri Perhotelan Hadapi Efisiensi Anggaran Pemerintah

Hotel yang mengusung desain modern-industrialis ini memiliki 105 kamar dengan tipe Standard Room dengan luas 18 meter persegi dan Premium Room seluas 32 meter persegi. Ada pula 7 meeting room dengan luas yang beragam, restoran, dan private room. Publik bisa menginap dengan harga mulai dari Rp472.500 per malam.

Dalam rangka merayakan hari jadi 1 tahunnya, Ibis Jakarta Raden Saleh menawarkan promo khusus yakni Late Checkout More Chill Time. Dengan promo ini, pengunjung bisa check out di hotel hingga pukul 16.00 WIB yang berlaku hingga 30 September 2025. Dengan begitu, tamu bisa menikmati waktu menginap sedikit lebih lama, dari yang biasanya pukul 12.00 WIB.

SEBELUMNYA

Sutradara Joko Anwar Siap Kasih Kejutan Lewat Film Horor Baru

BERIKUTNYA

Hypereport: Mereka yang Berjasa Meletakkan Dasar Pendidikan Indonesia

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: