Ini Alasan Indonesia Jadi Tempat Uji Coba Vaksin TBC dari Bill Gates
07 May 2025 |
21:35 WIB
Komitmen Indonesia dalam memperluas cakupan vaksinasi mendapat perhatian dunia. Kali ini, apresiasi datang dari sang pendiri Microsoft Bill Gates. Dalam kunjungan resminya ke Istana Merdeka Jakarta pada Rabu 7 Mei 2025, Bill Gates menyatakan dukungannya terhadap rencana uji coba vaksin tuberkulosis (TBC) di Indonesia.
Filantropi global ini juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam menghadirkan vaksin-vaksin baru untuk masyarakat. “Indonesia adalah contoh yang hebat dalam mengadopsi vaksin baru,” kata Gates saat bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta.
Baca juga: Serba-serbi Vaksin Pneumonia: Manfaat, Prosedur Pemberian, sampai Efek Samping
Dia mencontohkan bagaimana pemerintah telah mampu memperkenalkan vaksin rotavirus untuk diare, pneumokokus untuk pneumonia, hingga vaksin HPV yang kini mulai diterapkan di berbagai daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah pertemuan bersama Presiden Prabowo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Bill Gates menekankan pentingnya penguatan kolaborasi yang telah terjalin antara Gates Foundation dan pemerintah Indonesia, termasuk peran aktif Menkes Budi di Dewan GAVI, lembaga internasional yang berfokus pada distribusi vaksin anak di seluruh dunia.
“Hubungan antara Gavi dan Indonesia sangat positif, dan kami akan melanjutkan hal itu,” ujarnya.
Salah satu agenda utama yang dibawa Bill Gates dalam kunjungannya adalah percepatan pengembangan vaksin TBC. Sebagaimana diketahui, penyakit ini masih menjadi tantangan besar di Indonesia dengan angka kematian hampir 100.000 jiwa setiap tahun.
Pada 2023, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sekitar 10,8 juta kasus baru TBC di dunia. Angka ini menunjukkan peningkatan dari 7,5 juta kasus pada 2022. Tingkat insiden globalnya diperkirakan mencapai 134 kasus baru per 100.000 penduduk.
Meskipun ada sedikit penurunan angka kematian menjadi 1,25 juta pada 2023, TBC semoat kembali menjadi penyebab utama kematian akibat penyakit menular.
Sebagian besar beban TBC terkonsentrasi di 30 negara berpendapatan rendah dan menengah yang menyumbang sekitar 87?ri total kasus TBC global.
Indonesia tetap menjadi negara dengan beban TBC tertinggi kedua di dunia, berada di bawah India (27%). Sementara Indonesia menyumbang sekitar 10 persen dari total kasus TBC global. Pada 2022, tercatat sekitar 1,06 juta kasus TBC di Indonesia.
Berdasarkan hasil National TB Inventory Study (2023), diperkirakan 14% kasus TBC bahkan tidak terdiagnosis dengan tingkat insiden mencapai 394 kasus per 100.000 penduduk. Hal ini pula yang menjadi momok bagi rantai penularan TBC di Indonesia.
Untuk itu, Bill Gates mengonfirmasi bahwa vaksin TBC yang sedang dikembangkan akan diuji coba di beberapa negara, termasuk Indonesia, India, dan sejumlah wilayah di Afrika.
Baca juga: Diare Masih Jadi Ancaman Serius untuk Bayi & Balita, Vaksin Rotavirus Jadi Kunci Pencegahan
Presiden Prabowo pun menyambut positif rencana Indonesia akan menjadi salah satu tempat pelaksanaan uji coba vaksin TBC, bahkan membuka ruang untuk bekerjasama dengan industri manufaktur untuk implementasi uji coba vaksin TBC ini nantinya.
Selain TBC, Gates Foundation juga tengah bekerja mengembangkan vaksin untuk malaria sebagai komitmen memberantas terhadap penyakit menular di kawasan tropis.
Filantropi global ini juga mengapresiasi langkah pemerintah dalam menghadirkan vaksin-vaksin baru untuk masyarakat. “Indonesia adalah contoh yang hebat dalam mengadopsi vaksin baru,” kata Gates saat bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta.
Baca juga: Serba-serbi Vaksin Pneumonia: Manfaat, Prosedur Pemberian, sampai Efek Samping
Dia mencontohkan bagaimana pemerintah telah mampu memperkenalkan vaksin rotavirus untuk diare, pneumokokus untuk pneumonia, hingga vaksin HPV yang kini mulai diterapkan di berbagai daerah.
Pernyataan tersebut disampaikan dalam sebuah pertemuan bersama Presiden Prabowo dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin. Bill Gates menekankan pentingnya penguatan kolaborasi yang telah terjalin antara Gates Foundation dan pemerintah Indonesia, termasuk peran aktif Menkes Budi di Dewan GAVI, lembaga internasional yang berfokus pada distribusi vaksin anak di seluruh dunia.
“Hubungan antara Gavi dan Indonesia sangat positif, dan kami akan melanjutkan hal itu,” ujarnya.
Salah satu agenda utama yang dibawa Bill Gates dalam kunjungannya adalah percepatan pengembangan vaksin TBC. Sebagaimana diketahui, penyakit ini masih menjadi tantangan besar di Indonesia dengan angka kematian hampir 100.000 jiwa setiap tahun.
Pada 2023, Badan Kesehatan Dunia (WHO) mencatat sekitar 10,8 juta kasus baru TBC di dunia. Angka ini menunjukkan peningkatan dari 7,5 juta kasus pada 2022. Tingkat insiden globalnya diperkirakan mencapai 134 kasus baru per 100.000 penduduk.
Meskipun ada sedikit penurunan angka kematian menjadi 1,25 juta pada 2023, TBC semoat kembali menjadi penyebab utama kematian akibat penyakit menular.
Sebagian besar beban TBC terkonsentrasi di 30 negara berpendapatan rendah dan menengah yang menyumbang sekitar 87?ri total kasus TBC global.
Indonesia tetap menjadi negara dengan beban TBC tertinggi kedua di dunia, berada di bawah India (27%). Sementara Indonesia menyumbang sekitar 10 persen dari total kasus TBC global. Pada 2022, tercatat sekitar 1,06 juta kasus TBC di Indonesia.
Berdasarkan hasil National TB Inventory Study (2023), diperkirakan 14% kasus TBC bahkan tidak terdiagnosis dengan tingkat insiden mencapai 394 kasus per 100.000 penduduk. Hal ini pula yang menjadi momok bagi rantai penularan TBC di Indonesia.
Untuk itu, Bill Gates mengonfirmasi bahwa vaksin TBC yang sedang dikembangkan akan diuji coba di beberapa negara, termasuk Indonesia, India, dan sejumlah wilayah di Afrika.
Baca juga: Diare Masih Jadi Ancaman Serius untuk Bayi & Balita, Vaksin Rotavirus Jadi Kunci Pencegahan
Presiden Prabowo pun menyambut positif rencana Indonesia akan menjadi salah satu tempat pelaksanaan uji coba vaksin TBC, bahkan membuka ruang untuk bekerjasama dengan industri manufaktur untuk implementasi uji coba vaksin TBC ini nantinya.
Selain TBC, Gates Foundation juga tengah bekerja mengembangkan vaksin untuk malaria sebagai komitmen memberantas terhadap penyakit menular di kawasan tropis.
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.