Timnas Indonesia U-17 Kalah Telak Lawan Korea Utara di Babak 8 Besar Piala Asia U-17
15 April 2025 |
10:16 WIB
Langkah timnas Indonesia U-17 di ajang Piala Asia U-17 2025 harus terhenti di babak perempat final setelah kalah dari Korea Utara. Dalam pertandingan yang digelar di King Abdullah Sports City Hall, Jeddah tersebut, Skuad Garuda kalah dengan skor mencolok 6-0.
Dengan hasil ini, timnas Indonesia gagal menembus ke babak semifinal. Sementara itu, Korea Utara akan melaju ke babak empat besar dan telah dinanti oleh Usbekistan yang telah lolos terlebih dahulu.
Laga antara timnas Indonesia vs timnas Korea Utara sebenarnya berjalan sengit pada menit-menit awal. Pelatih skuad Garuda muda, Nova Arianto, sudah menurunkan pemain terbaiknya di laga ini, termasuk Evandra Florasta, Mathew Baker, dan Zahaby Gholy.
Baca juga: Karier Pelatih Nova Arianto, Sukses Bawa Timnas Indonesia U-17 ke Piala Dunia Qatar
Sementara itu, Korut juga turut menurunkan pemain Pak Kwang-song yang menjadi andalan dalam serangan ke Indonesia. Keduanya sempat jual beli serangan dan tampak berhati-hati di awal laga.
Namun, situasi tersebut tak berlangsung lama. Gawang Dafa Al Gasemi berhasil dibobol oleh Korut pada menit ketujuh. Gol bermula dari sepak pojok Kwang-song yang disambut oleh Choe Song-hun tanpa kawalan pemain belakang timnas Indonesia.
Setelah Korut unggul, timnas Indonesia tampak tak melakukan respons cepat. Skuad Garuda masih mengandalkan strategi awal, dengan garis pertahanan yang sangat rendah. Hal ini membuat Korut cukup leluasa meramu serangan mereka.
Dalam laga ini, skuad Garuda memang cukup bermain ke dalam dan lebih mengandalkan serangan balik. Namun, strategi itu belum berjalan baik hingga pada menit ke-19, Korea Utara berhasil menggandakan skor.
Bermula dari kemelut di kotak penalti, Kim Yu-jin berhasil menyelesaikan bola tersebut dengan baik. Sepanjang babak pertama, timnas Indonesia belum bisa mengimbangi intensitas permainan Korut yang menguasai 66 persen penguasaan bola.
Memasuki babak kedua, situasi masih belum berubah. Hanya tiga menit setelah laga berlangsung, Korut kembali menambah keunggulan melalui sontekan Kyong-bong setelah mendapat umpan cantik dari Kwang-song.
Meski menang telak saat ini, determinasi Korut rupanya masih belum berakhir. Hasilnya, Korut kembali memperlebar skor setelah berhasil mencetak penalti, lalu Ri Kang-rim juga mencetak gol setelah mendapatkan bola liar di depan gawang, dan gol keenam Korut dicetak Pak Ju-won pada menit ke-77.
Dalam pertandingan melawan Korea Utara, timnas Indonesia memang tampak bermain di bawah tekanan dengan penguasaan bola hanya 29,8 persen dibandingkan 70,2 persen milik lawan.
Indonesia juga hanya mencatatkan 3 tendangan dan hanya 1 yang tepat sasaran, sementara Korea Utara melepas 15 tembakan dengan 6 mengarah ke gawang. Tidak satu pun sepak pojok diraih Indonesia, berbanding dengan Korea Utara yang mendapatkan 9.
Dari sisi distribusi umpan, Indonesia mencatat 274 umpan dengan akurasi 71,9 persen, jauh di bawah Korea Utara yang mencatat 627 umpan dengan akurasi 87,4 persen.
Babak 8 besar Piala Asia U-17 memang berjalan sangat ketat. Timnas Arab Saudi U-17 bermain imbang 2-2 melawan Jepang U-17, sebelum akhirnya menang 3-2 lewat adu penalti.
Kemudian, Uzbekistan U-17 sukses mengalahkan UEA U-17 dengan skor 3-1, lalu Korea Selatan U-17 juga menjalani adu penalti setelah bermain imbang 2-2 melawan Tajikistan U-17, sebelum akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 5-3.
Kamis, 17 April 2025
Arab Saudi U-17 vs Korea Selatan U-17
Pukul 22.00 WIB
Jumat, 18 April 2025
Uzbekistan U-17 vs Korea Utara U-17
Pukul 00.15 WIB
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Dengan hasil ini, timnas Indonesia gagal menembus ke babak semifinal. Sementara itu, Korea Utara akan melaju ke babak empat besar dan telah dinanti oleh Usbekistan yang telah lolos terlebih dahulu.
Laga antara timnas Indonesia vs timnas Korea Utara sebenarnya berjalan sengit pada menit-menit awal. Pelatih skuad Garuda muda, Nova Arianto, sudah menurunkan pemain terbaiknya di laga ini, termasuk Evandra Florasta, Mathew Baker, dan Zahaby Gholy.
Baca juga: Karier Pelatih Nova Arianto, Sukses Bawa Timnas Indonesia U-17 ke Piala Dunia Qatar
Sementara itu, Korut juga turut menurunkan pemain Pak Kwang-song yang menjadi andalan dalam serangan ke Indonesia. Keduanya sempat jual beli serangan dan tampak berhati-hati di awal laga.
Namun, situasi tersebut tak berlangsung lama. Gawang Dafa Al Gasemi berhasil dibobol oleh Korut pada menit ketujuh. Gol bermula dari sepak pojok Kwang-song yang disambut oleh Choe Song-hun tanpa kawalan pemain belakang timnas Indonesia.
Setelah Korut unggul, timnas Indonesia tampak tak melakukan respons cepat. Skuad Garuda masih mengandalkan strategi awal, dengan garis pertahanan yang sangat rendah. Hal ini membuat Korut cukup leluasa meramu serangan mereka.
Dalam laga ini, skuad Garuda memang cukup bermain ke dalam dan lebih mengandalkan serangan balik. Namun, strategi itu belum berjalan baik hingga pada menit ke-19, Korea Utara berhasil menggandakan skor.
Bermula dari kemelut di kotak penalti, Kim Yu-jin berhasil menyelesaikan bola tersebut dengan baik. Sepanjang babak pertama, timnas Indonesia belum bisa mengimbangi intensitas permainan Korut yang menguasai 66 persen penguasaan bola.
Memasuki babak kedua, situasi masih belum berubah. Hanya tiga menit setelah laga berlangsung, Korut kembali menambah keunggulan melalui sontekan Kyong-bong setelah mendapat umpan cantik dari Kwang-song.
Meski menang telak saat ini, determinasi Korut rupanya masih belum berakhir. Hasilnya, Korut kembali memperlebar skor setelah berhasil mencetak penalti, lalu Ri Kang-rim juga mencetak gol setelah mendapatkan bola liar di depan gawang, dan gol keenam Korut dicetak Pak Ju-won pada menit ke-77.
Dalam pertandingan melawan Korea Utara, timnas Indonesia memang tampak bermain di bawah tekanan dengan penguasaan bola hanya 29,8 persen dibandingkan 70,2 persen milik lawan.
Indonesia juga hanya mencatatkan 3 tendangan dan hanya 1 yang tepat sasaran, sementara Korea Utara melepas 15 tembakan dengan 6 mengarah ke gawang. Tidak satu pun sepak pojok diraih Indonesia, berbanding dengan Korea Utara yang mendapatkan 9.
Dari sisi distribusi umpan, Indonesia mencatat 274 umpan dengan akurasi 71,9 persen, jauh di bawah Korea Utara yang mencatat 627 umpan dengan akurasi 87,4 persen.
Babak 8 besar Piala Asia U-17 memang berjalan sangat ketat. Timnas Arab Saudi U-17 bermain imbang 2-2 melawan Jepang U-17, sebelum akhirnya menang 3-2 lewat adu penalti.
Kemudian, Uzbekistan U-17 sukses mengalahkan UEA U-17 dengan skor 3-1, lalu Korea Selatan U-17 juga menjalani adu penalti setelah bermain imbang 2-2 melawan Tajikistan U-17, sebelum akhirnya keluar sebagai pemenang dengan skor 5-3.
Jadwal Babak Semifinal Piala Asia U-17 AFC 2025
Kamis, 17 April 2025Arab Saudi U-17 vs Korea Selatan U-17
Pukul 22.00 WIB
Jumat, 18 April 2025
Uzbekistan U-17 vs Korea Utara U-17
Pukul 00.15 WIB
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.