Liburan penting untuk kesehatan tubuh (Sumber gambar/ilustrasi: Pexels/ Marianna)

Cara Mengatasi Stres saat Kembali Bekerja Setelah Libur Panjang

07 April 2025   |   08:31 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Libur panjang Lebaran 2025 telah usai. Genhype harus kembali mulai beraktivitas atau bekerja seperti biasanya. Kondisi ini kerap menimbulkan stres, terlebih dengan tugas besar menanti yang harus dilakukan dengan deadline sempit. Jadi, berbagai langkah perlu dilakukan untuk menyiasatinya.

Liburan merupakan kegiatan penting yang harus dilalui oleh banyak orang demi kesehatan. Dikutip dari laman Kementerian Kesehatan, liburan penting untuk kualitas hidup seseorang karena memiliki banyak manfaat. Salah satunya untuk memelihara kebugaran dari kepenatan dan pikiran jenuh sehingga siap menjalani aktivitas. 

Individu yang menjalani aktivitas rutin bekerja sepanjang minggu akan mengalami rasa jenuh dan tubuh juga lebih lelah. Jadi, waktu untuk berlibur adalah bagian penting dalam memelihara kebugaran tubuh.

Liburan juga bisa membuat hidup seseorang lebih berharga. Berbagai penelitian mengungkapkan ada banyak dampak positif liburan. Jurnal Psychsomatic Medicine pada 2009 menunjukkan, liburan dan kegiatan santai lainnya mengarah ke pandangan yang lebih positif dan mengurangi risiko depresi. 

Baca juga: 10 Tips Membersihkan Rumah Pasca Ditinggal Mudik Lebaran

Meskipun begitu, tidak jarang seseorang merasakan stres atau perasaan negatif seusai menjalani liburan dan harus kembali bekerja. Dikutip dari laman Health, suasana hati yang murung pasca-liburan merujuk kepada perasaan jangka pendek yang dialami seseorang setelah liburan, termasuk kesedihan, kesepian, kelelahan, kekecewaan, kelesuan, tekanan mental, atau bahkan ketakutan terhadap waktu yang akan datang. 

Adapun, alasan individu merasa sedih setelah liburan bisa berbeda-beda antara satu orang dengan orang lainnya. Meskipun begitu, ada berbagai cara yang dapat ditempuh oleh Genhype agar tidak mengalami perasaan negatif dan berpotensi membuat stres atau tekanan mental: 
 

1. Tidur yang cukup 

Langkah pertama yang perlu menjadi perhatian Genhype adalah tidak meremehkan waktu istirahat atau tidur. Jadi, kalian perlu memiliki waktu tidur yang cukup setiap hari guna menjaga kesehatan dan mencegah kondisi kronis seperti tekanan darah tinggi, dan tekanan mental. Genhype yang telah berusia lebih dari 18 tahun sebaiknya tidur minimal 7 jam setiap malam agar lebih sehat. 
 

2. Perhatikan asupan gizi 

Selain tidur yang cukup, Genhype juga perlu memperhatikan asupan makanan setiap hari. Makanan dengan kadar lemak dan gula tinggi dapat menyebabkan lebih banyak stres atau kecemasan.

Biasanya, kondisi stres membuat orang mencari makanan dengan kadar lemak dan gula tinggi. Jadi, pastikan untuk menghindarinya. Sebaliknya, sangat disarankan mengonsumsi makanan yang lebih sehat, yakni buah-buahan dan sayuran. 
 

3. Hindari konsumsi alkohol

Genhype juga jangan pernah mencoba menggunakan alkohol atau obat-obatan terlarang untuk mengatasi rasa cemas atau sedih yang timbul. Keduanya memiliki zat yang dapat membuat emosi negatif terasa lebih kuat. Tidak hanya itu, kalian juga akan mengalami kesulitan dalam mengelola emosi negatif yang ada dalam tubuh ketika mengonsumsi alkohol secara berlebih. 
 

4. Olahraga penting dilakukan 

Saat menjalani libur, banyak orang tidak menjalani aktivitas olahraga atau aktivitas fisik yang dapat membuat tubuh lebih terasa segar. Jadi, Genhype perlu berolahraga secara rutin atau melakukan aktivitas fisik yang dapat membuat tubuh lebih sehat. Hal ini juga bisa bermanfaat untuk mengatasi gejala depresi atau kecemasan. 
 

5. Terhubung dengan teman atau keluarga 

Komunikasi menjadi salah satu cara penting dalam mengatasi perasaan negatif yang dialami seusai liburan. Jadi, Genhype perlu terhubung dengan teman untuk berbagi perasaan negatif yang kerap muncul saat lebaran usai dan siap masuk kerja. 

Orang yang dekat dengan kalian memiliki kemungkinan besar memahami perasaan yang ada dalam diri, sehingga kecemasan atau perasaan negatif itu dapat sedikitnya diatasi. 
 

6. Jadwalkan aktivitas terlebih dahulu 

Langkah lain untuk mengatasi perasaan negatif seusai liburan adalah dengan membuat jadwal aktivitas yang dapat membuat Genhype menanti-nantikannya. Dengan begitu, kalian bisa mempertahankan momentum perasaan senang setelah liburan berakhir. 


7. Coba kegiatan baru 

Cara lain yang perlu menjadi perhatian adalah dengan mencoba kegiatan baru. Langkah ini penting mengingat seseorang kerap kehilangan motivasi untuk melakukan sesuatu ketika merasa sedih atau tertekan. Kegiatan baru tersebut dapat membantu perasaan menjadi lebih baik.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 
Editor:

SEBELUMNYA

Fakta-fakta Menarik Jumbo, Film Animasi Indonesia Terlaris Sepanjang Masa

BERIKUTNYA

Sinopsis Sinners, Film Horor Supernatural Duet Ryan Coogler dan Michael B. Jordan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga:

Baca Juga