Berlaku Hari ini, Cek Jadwal One Way, Contraflow, dan Ganjil Genap Arus Balik Lebaran 2025
03 April 2025 |
08:00 WIB
Menghadapi arus balik Lebaran 2025 yang diperkirakan akan terjadi lonjakan volume kendaraan, pemerintah bersama stakeholder terkait telah menyiapkan serangkaian kebijakan rekayasa lalu lintas. Langkah ini diambil untuk memastikan kelancaran perjalanan bagi para pemudik, setelah merayakan Lebaran di kampung halaman.
Skema yang digunakan meliputi sistem satu arah (one way), lawan arah terbatas (contraflow), dan aturan ganjil genap. Rekayasa lalu lintas ini akan diberlakukan di beberapa lokasi mulai Kamis, 3 April 2025.
“Diprediksi puncak arus balik terjadi pada 5-6 April 2025, tentunya kita harus melakukan langkah-langkah strategis dengan semua stakeholder kaitannya dengan tata kelola rekayasa lalu lintas,” ujar Kakorlantas melalui laman resmi Polri.
Baca juga: Catat! Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi Jatuh pada 5 & 6 April 2025
Mulanya, kepolisian akan melakukan skema contraflow di beberapa titik, seperti di Tol Jakarta-Cikampek dengan beberapa lajurnya akan diarahkan ke arah berbeda untuk mengurangi kemacetan. Skema ini diharapkan dapat mempercepat pergerakan kendaraan yang mengarah ke Jakarta, terutama pada puncak arus balik Lebaran.
Penerapan contraflow di Tol Jakarta-Cikampek akan dimulai dari KM 70 hingga KM 47. Jika arus lalu lintas masih tinggi, contraflow akan diperpanjang hingga KM 36 berdasarkan parameter jumlah kendaraan dan rasio volume lalu lintas yang dipantau langsung di lapangan.
Selain itu, pihaknya juga akan menerapkan skema one way lokal yang akan berlaku mulai 3 April, dari KM 188 Palimanan hingga KM 70 Cikatama. Namun, jika lonjakan kendaraan masih tinggi pada 4 April, contraflow tahap kedua akan diberlakukan dari KM 246 hingga KM 188.
Jika kepadatan lalu lintas terus berlanjut hingga 5 April, pihaknya akan memperpanjang one way lokal, kemungkinan dari Batang atau KM 414. Adapun one way nasional sendiri dijadwalkan dimulai pada 6 April dan akan dilepas oleh Kapolri serta Menteri Perhubungan pada pagi hari.
“Kami mengimbau kepada pemudik pada saat arus balik agar betul-betul menyiapkan perjalanan dengan optimal jaga kesehatan pastikan kendaraan sehat sehingga perjalanan rekan-rekan selamat sampai tujuan,” tutupnya.
Sejauh ini, pihaknya mencatat arus mudik telah berjalan dengan baik, angka kecelakaan dan tingkat fatalitas korban mengalami penurunan. Meski demikian, pihaknya tetap mengantisipasi potensi kecelakaan saat arus balik. Dia juga berharap arus balik juga akan berjalan lebih lancar.
Pemudik pada Lebaran tahun ini memang cukup berbeda. Dalam proyeksi Kementerian Perhubungan, diketahui jumlah pemudik Lebaran 2025 hanya sebanyak 146,48 juta orang. Proyeksi pergerakan pada Lebaran 2025 ini mengalami penurunan atau lebih rendah 24,4 persen dibandingkan 2024.
Berikut adalah Jadwal Rekayasa Lalu Lintas selama Lebaran 2025:
Arus Mudik
Tol Jakarta-Cikampek (KM 47 - KM 70) berlaku pada:
Berlaku di Tol Jakarta-Cikampek (KM 70 - KM 47)
Arus Mudik
Baca juga: Hindari Macet, Pantau Arus Balik Lebaran 2025 Lewat Link CCTV Jalan Tol Berikut
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Skema yang digunakan meliputi sistem satu arah (one way), lawan arah terbatas (contraflow), dan aturan ganjil genap. Rekayasa lalu lintas ini akan diberlakukan di beberapa lokasi mulai Kamis, 3 April 2025.
“Diprediksi puncak arus balik terjadi pada 5-6 April 2025, tentunya kita harus melakukan langkah-langkah strategis dengan semua stakeholder kaitannya dengan tata kelola rekayasa lalu lintas,” ujar Kakorlantas melalui laman resmi Polri.
Baca juga: Catat! Puncak Arus Balik Lebaran Diprediksi Jatuh pada 5 & 6 April 2025
Mulanya, kepolisian akan melakukan skema contraflow di beberapa titik, seperti di Tol Jakarta-Cikampek dengan beberapa lajurnya akan diarahkan ke arah berbeda untuk mengurangi kemacetan. Skema ini diharapkan dapat mempercepat pergerakan kendaraan yang mengarah ke Jakarta, terutama pada puncak arus balik Lebaran.
Penerapan contraflow di Tol Jakarta-Cikampek akan dimulai dari KM 70 hingga KM 47. Jika arus lalu lintas masih tinggi, contraflow akan diperpanjang hingga KM 36 berdasarkan parameter jumlah kendaraan dan rasio volume lalu lintas yang dipantau langsung di lapangan.
Selain itu, pihaknya juga akan menerapkan skema one way lokal yang akan berlaku mulai 3 April, dari KM 188 Palimanan hingga KM 70 Cikatama. Namun, jika lonjakan kendaraan masih tinggi pada 4 April, contraflow tahap kedua akan diberlakukan dari KM 246 hingga KM 188.
Antrean kendaraan menuju Gerbang Tol (GT) Pasteur, Bandung, Jawa Barat, Rabu (2/4/2025). (Sumber gambar: JIBI/Bisnis/Rachman )
Jika kepadatan lalu lintas terus berlanjut hingga 5 April, pihaknya akan memperpanjang one way lokal, kemungkinan dari Batang atau KM 414. Adapun one way nasional sendiri dijadwalkan dimulai pada 6 April dan akan dilepas oleh Kapolri serta Menteri Perhubungan pada pagi hari.
“Kami mengimbau kepada pemudik pada saat arus balik agar betul-betul menyiapkan perjalanan dengan optimal jaga kesehatan pastikan kendaraan sehat sehingga perjalanan rekan-rekan selamat sampai tujuan,” tutupnya.
Sejauh ini, pihaknya mencatat arus mudik telah berjalan dengan baik, angka kecelakaan dan tingkat fatalitas korban mengalami penurunan. Meski demikian, pihaknya tetap mengantisipasi potensi kecelakaan saat arus balik. Dia juga berharap arus balik juga akan berjalan lebih lancar.
Pemudik pada Lebaran tahun ini memang cukup berbeda. Dalam proyeksi Kementerian Perhubungan, diketahui jumlah pemudik Lebaran 2025 hanya sebanyak 146,48 juta orang. Proyeksi pergerakan pada Lebaran 2025 ini mengalami penurunan atau lebih rendah 24,4 persen dibandingkan 2024.
Berikut adalah Jadwal Rekayasa Lalu Lintas selama Lebaran 2025:
One Way (Sistem Satu Arah)
- Arus Mudik: Berlaku di Tol Jakarta-Cikampek (KM 70) hingga Tol Kalikangkung (KM 414) mulai Kamis, 27 Maret 2025 pukul 14.00 WIB hingga Sabtu, 29 Maret 2025 pukul 24.00 WIB.
- Arus Balik: Berlaku di Tol Kalikangkung (KM 414) hingga Tol Cikampek (KM 70) mulai Kamis, 3 April 2025 pukul 14.00 WIB hingga Senin, 7 April 2025 pukul 24.00 WIB.
Contraflow (Lawan Arah Terbatas)
Arus MudikTol Jakarta-Cikampek (KM 47 - KM 70) berlaku pada:
- Kamis, 27 Maret 2025: pukul 14.00 - 24.00 WIB
- Senin, 31 Maret 2025: pukul 13.00 - 18.00 WIB
- Selasa, 1 April 2025: pukul 11.00 - 18.00 WIB
Berlaku di Tol Jakarta-Cikampek (KM 70 - KM 47)
- Kamis, 3 April 2025 pukul 14.00 WIB hingga Senin, 7 April 2025 pukul 24.00 WIB.
Ganjil-Genap
Arus Mudik
- Tol Jakarta-Cikampek (KM 47) hingga Tol Kalikangkung (KM 414) mulai Kamis, 27 Maret 2025 pukul 14.00 WIB hingga Minggu, 30 Maret 2025 pukul 24.00 WIB.
- Tol Kalikangkung (KM 414) hingga Tol Cikampek (KM 47) mulai Kamis, 3 April 2025 pukul 00.00 WIB hingga Senin, 7 April 2025 pukul 24.00 WIB.
Baca juga: Hindari Macet, Pantau Arus Balik Lebaran 2025 Lewat Link CCTV Jalan Tol Berikut
(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.