Film Jumbo tayang di bioskop Indonesia (Sumber gambar: Siaran pers Visinema Studios)

Film Animasi Jumbo Mencatat Jumlah Penonton Hingga 60.000 pada Opening Day

01 April 2025   |   19:00 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Film animasi Jumbo berhasil meraih lebih dari 60.000 penonton pada hari pertama tayang di bioskop Tanah Air, Senin, 31 Maret 2025. Visinema berharap masyarakat yang menyaksikan karya tersebut terus bertambah dan memperoleh pencapaian baru. Jumbo sendiri menembus pasar internasional dengan distribusi di 17 negara di seluruh dunia.

Anggia Kharisma, Produser film animasi Jumbo, mengatakan bahwa perjalanan Jumbo di bioskop Indonesia masih panjang. Dengan begitu, karya ini membutuhkan dukungan dari seluruh penonton datang ke bioskop untuk bisa terus melangkah.

“Kami sangat berterima kasih atas setiap pasang mata dan hati yang telah menyempatkan waktu untuk menonton Jumbo di bioskop,” ujarnya dalam siaran pers pada Selasa (1/4/2025).

Baca Juga: Review Film Animasi Jumbo: Menghadapi Kehilangan dari Perspektif Anak-anak

Dia menuturkan, setiap tiket yang dibeli oleh pencinta film di dalam negeri adalah bentuk nyata dari kepercayaan kepada karya anak bangsa. Dukungan masyarakat tidak hanya berdampak terhadap film ini.

Dukungan itu juga akan membuka jalan yang lebih lebar bagi talenta animasi lokal untuk terus berkarya dan bersinar di panggung dunia. “Mari kita rayakan libur Lebaran ini dengan datang ke bioskop bersama keluarga, sahabat, dan orang-orang tercinta. Saya percaya bahwa mimpi besar tidak lahir dari satu orang, tapi dari kita semua yang saling percaya dan saling mendukung,” ujarnya.

Sementara itu, sutradara Ryan Adriandhy mengatakan bahwa melihat Jumbo tumbuh bersama penonton adalah kebahagiaan yang tak bisa digambarkan. Film ini lahir dari hati — dan ketika hati penonton ikut tergerak, itulah momen paling ajaib bagi kami para kreator.

Untuk diketahui, kata kunci Jumbo menjadi trending di media sosial X hingga 1 April 2025 dini hari. Karya ini merupakan satu-satunya film yang datang dari Original IP di film koridor Lebaran 2025.

Kenyataan itu membuktikan bahwa cerita orisinal dan medium animasi juga mampu diterima dengan baik oleh penonton Indonesia, serta bisa dinikmati oleh siapa saja - baik orang dewasa dan anak-anak - di tengah budaya yang didominasi oleh genre horor saat Lebaran.

Tinggi antusiasme penonton terhadap film Jumbo terlihat dengan penambahan jam tayang mencapai 302 show, 5 layar, dan 14 bioskop, sehingga menjadi 501 layar dan sekitar 1400 show. Selain itu, tiketnya juga terjual habis di berbagai bioskop.

Film animasi Jumbo dikerjakan oleh lebih dari 420 kreator dalam negeri yang mendedikasikan waktunya selama lima tahun terakhir untuk kualitas karya animasi yang mampu bersanding dengan karya-karya animasi global.

Sebelumnya, Produser Eksekutif Herry B Salim menyatakan bahwa Jumbo akan dirilis di 17 negara, termasuk 12 negara di Eropa, serta Turki dan Mongolia. Jumlah ini masih bisa bertambah karena proses promosi global masih berlangsung.

Kesuksesan ini membuktikan bahwa film animasi karya anak bangsa memiliki kualitas dan nilai universal yang mampu bersaing di kancah global. Selain sebagai ajang distribusi, perilisan ini juga menjadi momentum untuk memperkenalkan talenta animator Indonesia yang selama ini lebih banyak bekerja di balik layar proyek luar negeri.

Penentuan waktu tayang di masing-masing negara pun dirancang secara strategis, menyesuaikan momen libur atau periode ideal di tiap wilayah agar film ini bisa diterima lebih luas oleh pasar internasional.

Baca Juga: 9 Kali Revisi, Perjalanan Ryan Adriandhy Menyempurnakan Naskah Jumbo
 

SEBELUMNYA

Perhatikan Ini Sebelum Vlogging Dengan HP Saat Libur Lebaran

BERIKUTNYA

5 Tempat Liburan Singkat di Jabodetabek Saat Lebaran, Cocok Buat Melepas Penat

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: