Pertunjukan Samsara Dapat Sambutan Meriah di Perth Festival
24 February 2025 |
22:00 WIB
Samsara, cine-concert karya dari sutradara Garin Nugroho, kembali dipentaskan di panggung Internasional, di Perth, Australia. Setelah digelar di Singapura dan beberapa daerah di Indonesia, karya tersebut berhasil mendatangkan lebih dari 1.200 penonton ketika dipentaskan.
Anna Reece, Artistic Director Perth Festival mengungkapkan bahwa penayangan Samsara di His Majesty’s Theater, Perth Festival 2025, menyajikan perpaduan antara live music dan visual yang mampu menghipnotis para pengunjung.
“Kalian juga pasti juga akan suka karena cara pertunjukan ini membawa kamu ke dunia lain,” katanya dalam siaran pers yang diterima Hypeabis.id pada Senin (24/2/2025).
Baca juga: Film Nyanyi Sunyi Dalam Rantang, Melodrama Gelap Ala Garin Nugroho Tayang di IFFR 2025
Dia menambahkan, penampilan Samsara di Perth Festival 2025 membuatnya menjadi penampilan karya seniman Indonesia pertama di ajang yang telah ada selama 72 tahun tersebut. Perth Festival adalah festival paling tua di Negeri Kanguru.
Kuasa Usaha Ad Interim KJRI Perth Amelia Marta Ninditawaty mengatakan bahwa Keikutsertaan Samsara dalam edisi ke-72 Perth Festival bukan sekadar untuk menampilkan bakat sutradara asal Indonesia.
“Ini adalah jembatan yang menghubungkan warisan budaya kita dengan audiens global, mendorong dialog, pemahaman, dan kolaborasi lintas batas,” katanya.
Dia menambahkan, Samsara bukan sekadar pertunjukan karena menampilkan pengalaman cine-concert yang imersif dan menggabungkan penceritaan sinematik dengan komposisi musik live. Pendekatan dan inovatif ini mendefinisikan ulang cara sebuah narasi tersaji di atas panggung.
Untuk diketahui, pertunjukan Samsara ditutup dengan sambutan meriah dan standing ovation dari para penonton yang hadir. Penampilan Samsara di Perth melibatkan lebih dari 30 musisi, vokalis, dan tim teknis dari Bali, Jakarta, dan Bandung.
Baca juga: Garin Nugroho Umumkan Proyek Film Musikal Sejarah, Dibintangi Nicholas Saputra
Pertunjukan Samsara akan kembali hadir di sejumlah negara dan daerah di Indonesia setelah sukses tampil di Perth Festival. Samsara adalah film bisu hitam putih yang diperankan aktor Ario Bayu dan penari keturunan Indonesia-Australia, yakni Juliet Widyasari Burnett. Karya tersebut memiliki iringan paduan musik gamelan Bali dan musik elektronik.
Karya tersebut tercatat telah berhasil menyabet berbagai macam penghargaan. Salah satu di antaranya adalah Piala Citra Festival Film Indonesia 2024. Salah satu kategori yang dibawa pulang adalah Garin Nugroho membawa pulang piala Sutradara Terbaik.
Editor: Fajar Sidik
Anna Reece, Artistic Director Perth Festival mengungkapkan bahwa penayangan Samsara di His Majesty’s Theater, Perth Festival 2025, menyajikan perpaduan antara live music dan visual yang mampu menghipnotis para pengunjung.
“Kalian juga pasti juga akan suka karena cara pertunjukan ini membawa kamu ke dunia lain,” katanya dalam siaran pers yang diterima Hypeabis.id pada Senin (24/2/2025).
Baca juga: Film Nyanyi Sunyi Dalam Rantang, Melodrama Gelap Ala Garin Nugroho Tayang di IFFR 2025
Dia menambahkan, penampilan Samsara di Perth Festival 2025 membuatnya menjadi penampilan karya seniman Indonesia pertama di ajang yang telah ada selama 72 tahun tersebut. Perth Festival adalah festival paling tua di Negeri Kanguru.
Kuasa Usaha Ad Interim KJRI Perth Amelia Marta Ninditawaty mengatakan bahwa Keikutsertaan Samsara dalam edisi ke-72 Perth Festival bukan sekadar untuk menampilkan bakat sutradara asal Indonesia.
“Ini adalah jembatan yang menghubungkan warisan budaya kita dengan audiens global, mendorong dialog, pemahaman, dan kolaborasi lintas batas,” katanya.
Dia menambahkan, Samsara bukan sekadar pertunjukan karena menampilkan pengalaman cine-concert yang imersif dan menggabungkan penceritaan sinematik dengan komposisi musik live. Pendekatan dan inovatif ini mendefinisikan ulang cara sebuah narasi tersaji di atas panggung.
Untuk diketahui, pertunjukan Samsara ditutup dengan sambutan meriah dan standing ovation dari para penonton yang hadir. Penampilan Samsara di Perth melibatkan lebih dari 30 musisi, vokalis, dan tim teknis dari Bali, Jakarta, dan Bandung.
Baca juga: Garin Nugroho Umumkan Proyek Film Musikal Sejarah, Dibintangi Nicholas Saputra
Pertunjukan Samsara akan kembali hadir di sejumlah negara dan daerah di Indonesia setelah sukses tampil di Perth Festival. Samsara adalah film bisu hitam putih yang diperankan aktor Ario Bayu dan penari keturunan Indonesia-Australia, yakni Juliet Widyasari Burnett. Karya tersebut memiliki iringan paduan musik gamelan Bali dan musik elektronik.
Karya tersebut tercatat telah berhasil menyabet berbagai macam penghargaan. Salah satu di antaranya adalah Piala Citra Festival Film Indonesia 2024. Salah satu kategori yang dibawa pulang adalah Garin Nugroho membawa pulang piala Sutradara Terbaik.
Editor: Fajar Sidik
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.