Trailer Film G20: Aktris Viola Davis Tampil Sebagai Presiden Amerika Serikat
13 February 2025 |
19:00 WIB
Genhype, bersiaplah untuk menyaksikan aksi aktris peraih Oscar, Viola Davis, dalam film thriller terbaru berjudul G20. Trailer perdana film ini telah dirilis dan langsung mencuri perhatian dengan menampilkan Davis sebagai Presiden Amerika Serikat yang harus menghadapi krisis global di tengah serangan teroris.
Film ini dijadwalkan tayang secara eksklusif di Amazon Prime Video pada 10 April 2025. Davis memerankan karakter Presiden Danielle Sutton, seorang pemimpin dengan latar belakang militer yang tangguh. Kisah bermula ketika Sutton membawa keluarganya ke KTT G20 di Cape Town, Afrika Selatan.
Baca juga: Cerita Jinyoung dan Dahyun Eksplorasi Karakter di Film You Are the Apple of My Eye
Namun, situasi berubah menjadi mimpi buruk ketika sekelompok teroris, yang dipimpin oleh karakter Rutledge (diperankan oleh Antony Starr dari The Boys), mengambil alih konferensi tersebut. Mereka melancarkan rencana jahat bernama Project Deepfake, sebuah skema untuk mengacaukan pasar keuangan dunia dengan memanipulasi data digital para pemimpin dunia.
Trailer memperlihatkan bagaimana Sutton, yang berhasil lolos dari penangkapan awal, harus menggunakan kecerdasan, insting militer, dan keberanian untuk menyelamatkan keluarganya sekaligus melindungi para pemimpin dunia lainnya.
Dalam salah satu adegan yang paling mencolok, Sutton berkata tegas kepada para diplomat yang terjebak bersamanya. "Jika kalian ingin hidup, ikuti arahanku."
Adegan-adegan berikutnya menunjukkan aksi heroiknya melawan para penyerang dengan berbagai cara, mulai dari pertempuran tangan kosong hingga penggunaan alat dapur sebagai senjata darurat.
Disutradarai oleh Patricia Riggen, film ini menjanjikan pengalaman sinematik penuh ketegangan. Riggen mengungkapkan bahwa ia ingin menciptakan film aksi klasik yang relevan dengan dunia modern.
"Dengan 'G20,' saya ingin membuat film laga klasik yang menegangkan yang selama ini saya sukai, tetapi juga mengangkat taruhan tinggi dari dunia modern dan berteknologi maju tempat kita tinggal. Saya berharap dapat memberikan penonton pengalaman yang akan memikat mereka dari awal hingga akhir," ujar Riggen yang dikutip dari Variety.
Selain Davis dan Starr, G20 juga dibintangi oleh Anthony Anderson sebagai suami Sutton, Marsai Martin sebagai putrinya Serena, dan Christopher Farrar sebagai putra bungsunya Demetrius. Deretan pemain lainnya termasuk Ramón Rodríguez, Douglas Hodge, Elizabeth Marvel, Sabrina Impacciatore, dan Clark Gregg. Dengan jajaran pemain bertabur bintang ini, G20 dipastikan akan menjadi salah satu film paling dinanti tahun ini.
Film ini tidak hanya menawarkan aksi tetapi juga elemen emosional yang kuat. Sutton digambarkan sebagai sosok presiden yang tidak hanya berjuang untuk negaranya tetapi juga untuk keluarganya. Hubungan antara Sutton dan putrinya Serena menjadi salah satu fokus cerita. Serena digambarkan sebagai remaja pemberontak yang sering membuat masalah, sebuah dinamika keluarga yang relatable bagi banyak penonton.
Produksi G20 sempat mengalami tantangan selama syuting akibat dampak dari pemogokan SAG-AFTRA pada 2023. Meskipun produksi mendapatkan izin sementara untuk dilanjutkan, Davis memilih menghentikan syuting hingga pemogokan selesai sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama aktor dan kru film. Syuting akhirnya dimulai kembali pada awal 2024 di Cape Town dan selesai pada Maret tahun yang sama.
Film ini juga menyoroti isu-isu modern seperti ancaman teknologi digital dalam geopolitik global. Skema Project Deepfake yang menjadi inti konflik cerita menggambarkan bagaimana manipulasi data digital dapat digunakan sebagai senjata untuk mengacaukan stabilitas dunia. Hal ini memberikan dimensi tambahan pada cerita sehingga terasa relevan dengan tantangan zaman sekarang.
Bagi Genhype yang menyukai film aksi penuh ketegangan seperti Air Force One atau Olympus Has Fallen, G20 akan menjadi tontonan wajib. Dengan perpaduan aksi mendebarkan, drama emosional, dan pesan tentang kepemimpinan di masa krisis, film ini menjanjikan pengalaman menonton yang tak terlupakan.
Baca juga: 5 Film dengan Rating Terendah Sepanjang Masa Versi IMDb
Editor: Dika Irawan
Film ini dijadwalkan tayang secara eksklusif di Amazon Prime Video pada 10 April 2025. Davis memerankan karakter Presiden Danielle Sutton, seorang pemimpin dengan latar belakang militer yang tangguh. Kisah bermula ketika Sutton membawa keluarganya ke KTT G20 di Cape Town, Afrika Selatan.
Baca juga: Cerita Jinyoung dan Dahyun Eksplorasi Karakter di Film You Are the Apple of My Eye
Namun, situasi berubah menjadi mimpi buruk ketika sekelompok teroris, yang dipimpin oleh karakter Rutledge (diperankan oleh Antony Starr dari The Boys), mengambil alih konferensi tersebut. Mereka melancarkan rencana jahat bernama Project Deepfake, sebuah skema untuk mengacaukan pasar keuangan dunia dengan memanipulasi data digital para pemimpin dunia.
Trailer memperlihatkan bagaimana Sutton, yang berhasil lolos dari penangkapan awal, harus menggunakan kecerdasan, insting militer, dan keberanian untuk menyelamatkan keluarganya sekaligus melindungi para pemimpin dunia lainnya.
Dalam salah satu adegan yang paling mencolok, Sutton berkata tegas kepada para diplomat yang terjebak bersamanya. "Jika kalian ingin hidup, ikuti arahanku."
Adegan-adegan berikutnya menunjukkan aksi heroiknya melawan para penyerang dengan berbagai cara, mulai dari pertempuran tangan kosong hingga penggunaan alat dapur sebagai senjata darurat.
Disutradarai oleh Patricia Riggen, film ini menjanjikan pengalaman sinematik penuh ketegangan. Riggen mengungkapkan bahwa ia ingin menciptakan film aksi klasik yang relevan dengan dunia modern.
"Dengan 'G20,' saya ingin membuat film laga klasik yang menegangkan yang selama ini saya sukai, tetapi juga mengangkat taruhan tinggi dari dunia modern dan berteknologi maju tempat kita tinggal. Saya berharap dapat memberikan penonton pengalaman yang akan memikat mereka dari awal hingga akhir," ujar Riggen yang dikutip dari Variety.
Selain Davis dan Starr, G20 juga dibintangi oleh Anthony Anderson sebagai suami Sutton, Marsai Martin sebagai putrinya Serena, dan Christopher Farrar sebagai putra bungsunya Demetrius. Deretan pemain lainnya termasuk Ramón Rodríguez, Douglas Hodge, Elizabeth Marvel, Sabrina Impacciatore, dan Clark Gregg. Dengan jajaran pemain bertabur bintang ini, G20 dipastikan akan menjadi salah satu film paling dinanti tahun ini.
Film ini tidak hanya menawarkan aksi tetapi juga elemen emosional yang kuat. Sutton digambarkan sebagai sosok presiden yang tidak hanya berjuang untuk negaranya tetapi juga untuk keluarganya. Hubungan antara Sutton dan putrinya Serena menjadi salah satu fokus cerita. Serena digambarkan sebagai remaja pemberontak yang sering membuat masalah, sebuah dinamika keluarga yang relatable bagi banyak penonton.
Produksi G20 sempat mengalami tantangan selama syuting akibat dampak dari pemogokan SAG-AFTRA pada 2023. Meskipun produksi mendapatkan izin sementara untuk dilanjutkan, Davis memilih menghentikan syuting hingga pemogokan selesai sebagai bentuk solidaritas terhadap sesama aktor dan kru film. Syuting akhirnya dimulai kembali pada awal 2024 di Cape Town dan selesai pada Maret tahun yang sama.
Film ini juga menyoroti isu-isu modern seperti ancaman teknologi digital dalam geopolitik global. Skema Project Deepfake yang menjadi inti konflik cerita menggambarkan bagaimana manipulasi data digital dapat digunakan sebagai senjata untuk mengacaukan stabilitas dunia. Hal ini memberikan dimensi tambahan pada cerita sehingga terasa relevan dengan tantangan zaman sekarang.
Bagi Genhype yang menyukai film aksi penuh ketegangan seperti Air Force One atau Olympus Has Fallen, G20 akan menjadi tontonan wajib. Dengan perpaduan aksi mendebarkan, drama emosional, dan pesan tentang kepemimpinan di masa krisis, film ini menjanjikan pengalaman menonton yang tak terlupakan.
Baca juga: 5 Film dengan Rating Terendah Sepanjang Masa Versi IMDb
Editor: Dika Irawan
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.