5 Film dengan Rating Terendah Sepanjang Masa Versi IMDb
11 February 2025 |
09:00 WIB
Dari tahun ke tahun, berbagai judul film terus bermunculan baik tayang di layar bioskop maupun layanan streaming. Kreativitas sineas seolah tak ada habisnya. Terlebih lagi para pembuat film juga mengalami regenerasi, serta melakukan pengembangan inovasi karya dalam setiap genrenya.
Kualitas sebuah film seringkali diukur berdasarkan rating yang diberikan penonton dan kritikus. Namun, hal ini biasanya tidak selalu sejalan dengan perolehan jumlah penonton yang diraih oleh film. Ada film dengan rating tinggi namun tidak cukup menarik minat penonton ke bioskop, begitupun sebaliknya.
Baca juga: Film Perayaan Mati Rasa Garapan Umay Shahab Raih 1 Juta Penonton
Banyak film yang kurang berhasil mendapat tempat di hati penikmat film sehingga mendapatkan rating rendah. Ada yang dianggap gagal dalam eksekusinya atau gara-gara cerita yang kurang menarik sehingga penilaian oleh penonton maupun kritikus cenderung negatif.
Lantas, film apa sajakah itu? Berikut adalah 5 film dengan rating terendah sepanjang masa menurut Internet Movie Database (IMDb).
Daniel der Zauberer adalah film drama musikal biografi Jerman yang ditulis dan disutradarai oleh Ulli Lommel, serta dibintangi oleh penyanyi pop Daniel Küblböck yang berperan sebagai dirinya sendiri. Film ini didapuk sebagai karya sinema dengan rating terendah sepanjang masa di IMDb dengan perolehan rating 1,2/10. Banyak penonton dan kritikus yang menilai bahwa film ini memiliki kualitas visual dan akting para pemain yang buruk.
Smolensk adalah film drama aksi Polandia yang disutradarai oleh Antoni Krauze. Terinspirasi oleh peristiwa nyata kecelakaan misterius pesawat Tu-154 Angkatan Udara Polandia tahun 2010 di Smolensk, film ini menceritakan kisah fiksi berbagai orang yang terkena dampak tragedi tersebut. Tokoh utamanya adalah seorang jurnalis bernama Nina, yang menolak menerima versi resmi cerita tersebut dan melakukan penyelidikan independennya sendiri.
Namun, film ini mendapatkan rating rendah yakni 1,2/10 hingga menempati film terendah kedua sepanjang masa menurut IMDb. Oleh para kritikus, film ini dianggap memiliki alur cerita, akting, hingga penulisan skenario yang buruk. Terlebih, cerita filmnya dianggap sebagai teori konspirasi oleh publik.
Foodfight! adalah film komedi petualangan animasi Amerika Serikat yang disutradarai oleh Lawrence Kasanoff. Berlatar di supermarket Marketropolis, film ini mengikuti petualangan maskot merek sereal, Dex Dogtective, bersama dengan sahabatnya, Daredevil Dan, untuk melawan kekuatan jahat Brand X, yang mengancam untuk mengambil alih seluruh supermarket.
Namun, film ini mendapatkan rating buruk di IMDb yakni 1,3/10. Banyak kritikus yang menilai bahwa film ini menyajikan alur cerita yang membingungkan, dengan ambisi, kontroversi dan kesimpulan yang mengecewakan. Selain itu, film ini juga dinilai menampilkan kualitas efek visual (CGI) yang buruk dengan dialog dari para karakternya yang kasar, sehingga menyisakan pengalaman menonton yang buruk.
Saving Christmas adalah film komedi Natal Amerika Serikat yang disutradarai oleh Darren Doane dan ditulis oleh Doane dan Cheston Hervey, berdasarkan cerita asli karya Kirk Cameron. Kisahnya mengikuti upaya Kirk Cameron yang berusaha menyelamatkan pesta Natal yang terancam gagal gara-gara saudara iparnya yang sinis.
Baca juga: 4 Fakta Menarik Film You Are the Apple of My Eye, Suguhkan Nostalgia Cinta Pertama
Film ini gagal memikat hati penonton hingga mendapatkan rating rendah yakni 1,3/10. Film ini dinilai oleh para kritikus dieksekusi dengan sangat buruk, serta menampilkan banyak adegan komedi yang tidak lucu dan tidak ada hubungannya dengan keseluruhan cerita. Bahkan, film ini juga disebut memiliki kualitas gambar yang sangat amatir, dengan akting dan penyutradaraan yang sangat buruk.
Superbabies: Baby Geniuses 2 adalah film komedi aksi keluarga Amerika yang disutradarai oleh Bob Clark dan ditulis oleh Gregory Poppen. Sekuel film Baby Geniuses (1999) ini melanjutkan kisah dari bagian pertamanya yakni sekelompok balita intelektual baru, Archie, dan teman-temannya, Finkleman, Alex, dan Rosita, yang terjerat dalam skema jahat yang dirancang oleh maestro media yang kuat, Bill Biscane.
Di IMDb, film ini dinilai dengan rating buruk yakni 1,5/10. Banyak kritikus yang menilai bahwa film ini menampilkan alur cerita, dialog, dan humor yang buruk. Film ini juga dianggap memiliki nilai produksi (production value) yang buruk, seperti penggunaan dubbing yang tidak sinkron hingga pengalaman sinematik yang buruk.
Editor: Fajar Sidik
Kualitas sebuah film seringkali diukur berdasarkan rating yang diberikan penonton dan kritikus. Namun, hal ini biasanya tidak selalu sejalan dengan perolehan jumlah penonton yang diraih oleh film. Ada film dengan rating tinggi namun tidak cukup menarik minat penonton ke bioskop, begitupun sebaliknya.
Baca juga: Film Perayaan Mati Rasa Garapan Umay Shahab Raih 1 Juta Penonton
Banyak film yang kurang berhasil mendapat tempat di hati penikmat film sehingga mendapatkan rating rendah. Ada yang dianggap gagal dalam eksekusinya atau gara-gara cerita yang kurang menarik sehingga penilaian oleh penonton maupun kritikus cenderung negatif.
Lantas, film apa sajakah itu? Berikut adalah 5 film dengan rating terendah sepanjang masa menurut Internet Movie Database (IMDb).
1. Daniel der Zauberer (2004)-Rating IMDb 1,2/10
Daniel der Zauberer adalah film drama musikal biografi Jerman yang ditulis dan disutradarai oleh Ulli Lommel, serta dibintangi oleh penyanyi pop Daniel Küblböck yang berperan sebagai dirinya sendiri. Film ini didapuk sebagai karya sinema dengan rating terendah sepanjang masa di IMDb dengan perolehan rating 1,2/10. Banyak penonton dan kritikus yang menilai bahwa film ini memiliki kualitas visual dan akting para pemain yang buruk.
Cuplikan film Smolensk. (Sumber gambar: IMDb)
2. Smolensk (2016)-Rating IMDb 1,2/10
Smolensk adalah film drama aksi Polandia yang disutradarai oleh Antoni Krauze. Terinspirasi oleh peristiwa nyata kecelakaan misterius pesawat Tu-154 Angkatan Udara Polandia tahun 2010 di Smolensk, film ini menceritakan kisah fiksi berbagai orang yang terkena dampak tragedi tersebut. Tokoh utamanya adalah seorang jurnalis bernama Nina, yang menolak menerima versi resmi cerita tersebut dan melakukan penyelidikan independennya sendiri.Namun, film ini mendapatkan rating rendah yakni 1,2/10 hingga menempati film terendah kedua sepanjang masa menurut IMDb. Oleh para kritikus, film ini dianggap memiliki alur cerita, akting, hingga penulisan skenario yang buruk. Terlebih, cerita filmnya dianggap sebagai teori konspirasi oleh publik.

Cuplikan film Foodfight!. (Sumber gambar: IMDb)
3. Foodfight! (2012)-Rating IMDb 1,3/10
Foodfight! adalah film komedi petualangan animasi Amerika Serikat yang disutradarai oleh Lawrence Kasanoff. Berlatar di supermarket Marketropolis, film ini mengikuti petualangan maskot merek sereal, Dex Dogtective, bersama dengan sahabatnya, Daredevil Dan, untuk melawan kekuatan jahat Brand X, yang mengancam untuk mengambil alih seluruh supermarket.Namun, film ini mendapatkan rating buruk di IMDb yakni 1,3/10. Banyak kritikus yang menilai bahwa film ini menyajikan alur cerita yang membingungkan, dengan ambisi, kontroversi dan kesimpulan yang mengecewakan. Selain itu, film ini juga dinilai menampilkan kualitas efek visual (CGI) yang buruk dengan dialog dari para karakternya yang kasar, sehingga menyisakan pengalaman menonton yang buruk.

Cuplikan film Saving Christmas. (Sumber gambar: IMDb)
4. Saving Christmas (2014)-Rating IMDb 1,3/10
Saving Christmas adalah film komedi Natal Amerika Serikat yang disutradarai oleh Darren Doane dan ditulis oleh Doane dan Cheston Hervey, berdasarkan cerita asli karya Kirk Cameron. Kisahnya mengikuti upaya Kirk Cameron yang berusaha menyelamatkan pesta Natal yang terancam gagal gara-gara saudara iparnya yang sinis. Baca juga: 4 Fakta Menarik Film You Are the Apple of My Eye, Suguhkan Nostalgia Cinta Pertama
Film ini gagal memikat hati penonton hingga mendapatkan rating rendah yakni 1,3/10. Film ini dinilai oleh para kritikus dieksekusi dengan sangat buruk, serta menampilkan banyak adegan komedi yang tidak lucu dan tidak ada hubungannya dengan keseluruhan cerita. Bahkan, film ini juga disebut memiliki kualitas gambar yang sangat amatir, dengan akting dan penyutradaraan yang sangat buruk.
5. Superbabies: Baby Geniuses 2 (2004)-Rating IMDb 1,5/10
Superbabies: Baby Geniuses 2 adalah film komedi aksi keluarga Amerika yang disutradarai oleh Bob Clark dan ditulis oleh Gregory Poppen. Sekuel film Baby Geniuses (1999) ini melanjutkan kisah dari bagian pertamanya yakni sekelompok balita intelektual baru, Archie, dan teman-temannya, Finkleman, Alex, dan Rosita, yang terjerat dalam skema jahat yang dirancang oleh maestro media yang kuat, Bill Biscane.Di IMDb, film ini dinilai dengan rating buruk yakni 1,5/10. Banyak kritikus yang menilai bahwa film ini menampilkan alur cerita, dialog, dan humor yang buruk. Film ini juga dianggap memiliki nilai produksi (production value) yang buruk, seperti penggunaan dubbing yang tidak sinkron hingga pengalaman sinematik yang buruk.
Editor: Fajar Sidik
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.