Linda Anggrea, Founder Buttonscarves (dok.Buttonscarves )

Intip Strategi Buttonscarves Tetap Eksis saat Pandemi

03 September 2021   |   19:18 WIB
Image
Dewi Andriani Hypeabis.id

Tidak dapat dimungkiri, pandemi COVID-19 telah memberi dampak besar bagi banyak brand dan pelaku usaha di Indonesia. Para pelaku usaha pun harus melakukan berbagai adaptasi dan inovasi guna mempertahankan bisnisnya di pasaran.

Namun, berbeda dengan Buttonscarves, brand lokal yang kini telah menjadi salah satu brand terpopuler di pasarnya. Mereka mengaku tidak mengubah banyak strategi bisnis selama pandemi.

Pasalnya, Buttonscarves telah fokus mempercayakan penjualan produknya melalui platform e-commerce sejak awal berdiri, sehingga tidak merasakan dampak yang begitu besar ketika pandemi melanda.

Linda Anggrea, Founder Buttonscarves mengatakan, sejak memulai bisnis, dirinya memang fokus untuk menjaga kualitas produk yang premium agar tidak kalah bersaing di pasar lokal maupun global melalui penjualan di platform e-commerce.
 

dok. zalora

dok. zalora



Adapun beberapa upaya atau strategi bisnis yang dilakukan Buttonscarves dari awal hingga kini menjadi salah satu brand lokal terpopuler yang ditunggu-tunggu oleh pelanggan adalah:

1. Fokus pada kualitas produk
Sejak awal, Buttonscarves memang fokus menawarkan produk premium lifestyle antara lain scarf, sepatu, tas, aksesoris, hingga pakaian melalui lini bisnis Benang Jarum.

2. Perluas lini bisnis
Linda mengatakan bahwa selama pandemi ini pihaknya terus melakukan inovasi dan memperluas lini produk hingga dapat sesuai dengan berbagai preferensi fashion pelanggan.

3. Bekerja sama dengan platform e-commerce
Ini adalah alasan Buttonscarves berhasil menyapa pelanggan di negara tetangga dan memperluas lini bisnis di ranah online.

"Kami konsisten memberikan konten dan kampanye menarik bagi followers sehingga penting bagi kami untuk terus menjalin kolaborasi dengan platform e-commerce, salah satunya ZALORA, dalam memasarkan produk-produk kami,” ujarnya.

4. Kolaborasi dengan sosok publik figur ternama
Untuk lebih mendapat tempat di hati masyarakat, pihaknya aktif melakukan kolaborasi dengan publik figur sehingga dapat membentuk karakter brand Buttonscarves.

5. Maksimalkan jalur pemasaran online
Linda mengaku selama pandemi, pihaknya melakukan sedikit adaptasi untuk menunjang eksistensi bisnisnya tetap terjaga, seperti menutup beberapa gerai offline sementara dan fokus pada pemasaran serta penjualan online. Dia juga aktif melakukan pemasaran online melalui digital ads, live streaming, media sosial, dan lainnya

Dari berbagai upaya dan inovasi yang diberikan oleh Buttonscarves, pada tahun 2021, Buttonscarves berhasil menerima penghargaan dari ZALORA dengan predikat “Best Muslim Wear Category” untuk performa bisnisnya di tahun 2020 bersama ZALORA.

Tidak berhenti di sini, bertepatan dengan Hari Solidaritas Hijab Internasional pada 4 September mendatang, Linda juga memiliki harapan Buttonscarves dapat mendukung lebih banyak wanita muslim di Indonesia bahkan dunia.

“Buttonscarves berharap dapat menggiring image wanita berhijab agar tetap modern dan stylish sehari-hari dengan meluncurkan produk-produk berkualitas dan bervariasi. Dengan begitu kami berharap akan semakin banyak wanita muslim yang tertarik dan percaya diri menggunakan hijab, dan Buttonscarves dapat menjadi brand yang selalu mendukung mereka melalui nilai-nilai yang positif,” tutupnya.


Editor: Avicenna
SEBELUMNYA

Kenali Yuk Bedanya 2 Penyakit Kelenjar Tiroid Ini

BERIKUTNYA

Disebut Kebal Vaksin, Virus Corona Varian Mu Terdeteksi di 43 negara

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: