Deddy Corbuzier (dok. YouTube Deddy Corbuzier)

Perjuangan Deddy Corbuzier Menghadapi Badai Sitokin

24 August 2021   |   16:24 WIB

Pesulap yang saat ini lebih dikenal sebagai podcaster, Deddy Corbuzier, belum lama ini terinfeksi Covid-19. Dia sempat mengalami badai sitokin yang identik dengan kondisi kritis saat Covid-19. Dalam kondisi badai sitokin, seseorang berada dalam kondisi rentan yang bisa berujung kematian.

Bercerita dalam konten podcast di channel YouTube pribadinya, Deddy mengaku terkena Covid-19 karena mengurus sejumlah anggota keluarga yang terinfeksi virus ini. 

“Saya sakit, saya kena Covid. Saya urus keluarga yang hampir semua kena Covid. Saya cari rumah sakit, obat dan sebagainya, kontak saya dengan mereka terus-terusan,” ujarnya. 

Saat itu Deddy percaya diri tidak akan terinfeksi Covid-19 karena pola hidup sehat yang dijalaninya dengan makan-makanan bergizi ditunjang vitamin, dan rajin berolahraga. Belum lagi dia sangat taat protokol kesehatan apabila berada di luar rumah. 

“Tapi ternyata viral load saya terlalu tinggi. Saya cek antigen setiap hari, ternyata saya Covid,” imbuhnya.

Dinyatakan terinfeksi Covid-19 kali pertama, Deddy mengaku tidak khawatir karena tanpa gejala. Dia yakin bisa segera sembuh apalagi menjalani pola hidup sehat itu. Sekitar tiga atau empat hari kemudian, Deddy pun melakukan swab antigen kembali dan hasilnya negatif. 

Mantan suami Kalina Oktaviani ini mulai beraktivitas kembali. Sayangnya, pada minggu kedua setelah dinyatakan negatif, Deddy tiba-tiba mengalami demam hampir 40 derajat. Saat demamnya naik melebihi 40 derajat Celcius, dia pun memutuskan untuk memeriksakan diri ke rumah sakit.

Something is wrong, saya vertigo. Saya CT Thorax dan ternyata ada kerusakan 30 persen lalu saya diminta untuk stay di rumah sakit, tapi saya punya oksigen masih 99. Dokter katakan kalau mau stay di rumah, boleh,” ucapnya.

Deddy pun kemudian melakukan perawatan mandiri di rumah. Dia mengonsumsi sejumlah obat yang dianjurkan dan dinyatakan bisa menangani Covid-19 seperti invermectin. 

Namun dua hari saat menjalani isolasi dan perawatan mandiri di rumah, panas tubuhnya kembali naik, begitu pula dengan vertigo. Deddy kembali pergi ke rumah sakit, kali ini di Medistra. 

“Saya ketemu Dokter Gunawan, ini memburuk. Dicek CT Thorax sudah 60 dan keadaaannya masuk dalam kondisi badai sitokin. Saya kaget karena ini membuat orang meninggal,” ungkapnya. 

Pada kondisi itu, Deddy terenyuh dengan sikap anaknya Azka yang ‘mengcovidkan diri’ agar bisa menemaninya di RS. Di satu sisi, dia kecewa karena tidak menyangka orang seperti dirinya bisa mengalami kondisi tersebut. 

“Dengan semua yang saya lakukan saya kecewa. Badai sitokin, kritis di antara hidup dan mati,” sebutnya. 

Deddy lantas menanyakan hal ini kepada Dokter Gunawan, yang merawatnya selama perjuangan menghadapi Covid-19. Menjawab hal tersebut, Dokter Gunawan mengatakan bahwa Covid-19 adalah virus baru yang masih terus diteliti. 

Memang harusnya orang yang menjalani hidup sehat tidak mengalami kondisi kritis seperti Deddy. Namun, menurutnya ada teori bahwa orang sehat terkadang respons imunnya berlebihan. 

“Jadi sel darah putih akan mengenali virus, kemudian dia makan. Waktu dia makan, virus jadi sulit dibunuh, sel darah putih bunuh diri, pecah, kemudian terjadi peradangan,” jelasnya saat ditanya Deddy.

Apalagi respons tubuh orang berbeda-beda sekalipun dia rajin berolahraga. Namun yang pasti Dokter Gunawan mengatakan bahwa pola hidup sehat yang dijalani Deddy membantu proses penyembuhan lebih cepat. 

“Membantu sekali. Karena waktu saya treatment, responsif. Demam turun, peradangan turun, masa recovery lebih cepat dibandingkan yang punya komorbid, lansia, obesitas,” ucapnya.

Olah raga juga membuat saturasi oksigen Deddy normal. Hal ini karena kapasitas paru-paru Deddy yang luas dan sangat baik. Begitu pula dengan kondisi jantungnya.

“Kalau Anda drop, paru-paru yang terkena agak luas dan pengaruhi oksigen,” tutur Dokter Gunawan.


Editor: Avicenna
SEBELUMNYA

Segera Rilis Album, SEVENTEEN Akan Jalani Comeback Keduanya Tahun Ini

BERIKUTNYA

Ketahui Ciri-ciri Pinjol Ilegal & Cara Melaporkannya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: