Ilustrasi orang-orang sedang menjalani akupuntur (dok. Pexels)

Insomnia? Coba Akupunktur Medis Yuk

23 August 2021   |   08:00 WIB

Tidur yang cukup serta berkualitas penting bagi kesehatan fisik dan mental. Namun, bagaimana jika seseorang mengalami insomnia? Tak hanya membuat kita terjaga hingga dini hari, hal ini tentu dapat menyebabkan terganggunya aktivitas, dan membuat kualitas hidup menurun. 

Mengutip Spesialis Akupuntur Medik dari Ciputra Medical Center dr. Surya Witantra Giri, seseorang dikatakan mengalami insomnia apabila kesulitan memulai tidur (membutuhkan waktu lebih dari 30 menit untuk tertidur), kesulitan untuk mempertahankan tidur (sering terbangun malam hari), tidur yang tidak bersifat menyegarkan, kelelahan pada siang hari menyebabkan penderitaan secara klinis (rendahnya fungsi sosial dan pekerjaan), dan terjadi setidaknya 1 bulan.

Ada dua kelompok penyebab insomnia. Pertama, insomnia primer yang tidak disebabkan oleh kondisi medis. Kedua, insomnia sekunder yang timbul akibat gangguan kesehatan seperti GERD, asma, kanker, gangguan psikiatrik, dan penggunaan obat-obatan tertentu.

Ada beragam cara mengatasi insomnia, salah satunya melalui akupunktur medis. Akupunktur medis adalah cabang ilmu kedokteran fisik yang mempergunakan pengetahuan mengenai teknik rangsang akupunktur berdasarkan kaidah-kaidah ilmiah (evidence based medicine) dan ditujukan untuk pencegahan, pengobatan, rehabilitatif, dan paliatif.

Dalam metode hasil pengembangan pengobatan masyarakat China ini, jarum akupunktur yang sangat tipis ditusukkan pada titik-titik akupunktur tertentu. Ini berperan dalam menjaga homeostasis tubuh yang mencakup keseimbangan hormon, sistem imun, saraf, dan aliran darah.

Akupunktur terbukti berperan dalam mengoptimalkan sekresi nokturnal melatonin secara alami, menstimulasi produksi opioid endogen terutama beta endorfin yang memiliki berbagai peranan positif bagi kesehatan fisik maupun modulasi mood. 

Selain itu, akupunktur juga meningkatkan nitric oxide synthase (NOS) yang berperan dalam optimalisasi aliran darah ke otak, lalu mengurangi ketegangan saraf simpatis sehingga meningkatkan respon relaksasi tubuh.

Nah, untuk kasus insomnia, jumlah sesi terapi yang dibutuhkan sangatlah tergantung dari derajat keparahan penyakitnya, dan ada tidaknya faktor penyakit penyerta. Sesi akupunktur untuk insomnia dapat dilakukan bersamaan dengan pengobatan lain dan bersifat saling menguatkan.

Selain akupuntur, ada terapi alternatif yang bisa dicoba untuk mengobati masalah insomnia, berikut diantaranya:

1. Konsumsi akar valerian
Akar valerian adalah salah satu tanaman herbal yang berasal dari Eropa dan sebagian wilayah Asia. Akar ini sering dijadikan untuk bermacam obat kesehatan, misalnya untuk mengatasi rasa cemas dan sebagai obat penenang.

Akar ini dapat membantu pemeliharaan tidur. Namun pemakaiannya perlu dihindari untuk anak kecil dan wanita hamil.

2. Chamomile
Chamomile adalah tanaman bunga yang telah banyak digunakan untuk mengobati sakit pada perut dan sebagai obat penenang ringan. Tanaman bunga ini juga bisa digunakan untuk mengatasi insomnia. FDA menganggap chamomile aman untuk dikonsumsi dan ramuan tersebut tidak memiliki efek samping. Namun bila kamu punya alergi bunga aster, lebih baik hindari ya.  

3. Herbal lain
Lemon dan passionflower diduga bisa mengobati insomnia, tetapi masih diperlukan penelitian untuk menentukan keamanan dan efektivitasnya.

4. Suplemen melatonin
Hormon melantonin memainkan peran penting dalam pengaturan siklus tidur dan dapat membantu mengurangi gangguan tidur.

5. Relaksasi dan meditasi
Metode ini terbukti menjadi pengobatan yang efektif untuk insomnia. Latihan meditasi secara teratur menghasilkan tingkat melantonin yang lebih tinggi dalam darah sebagai pengatur tidur yang penting.

6. Olahraga teratur
Olahraga dapat meningkatkan kualitas tidurlah. Sebagian besar peneliti menyarankan untuk berolahraga setidaknya 3-4 jam sebelum tidur untuk menghindari gangguan tidur.


Editor: Avicenna
SEBELUMNYA

Resmi, Poster Teaser Debut Solo Lisa BLACKPINK Dirilis

BERIKUTNYA

5 Sayuran Kaya Nutrisi yang Perlu Dikonsumsi secara Rutin

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: