Pameran Di Muka Jendela: Enigma (dok. gm80_enigma)

Inilah Deretan Lukisan Potret Seniman Diantara Karya Goenawan Mohamad

19 August 2021   |   20:32 WIB

Dari ratusan karya seni lukis yang diciptakan oleh Goenawan Mohamad untuk pameran tunggalnya, Di Muka Jendela: Enigma, tampak sejumlah potret orang-orang yang berkecimpung di dunia seni. Beberapa di antaranya mungkin teman dekat pria yang karib disapa GM itu dalam berkesenian.

Sebut saja Sapardi Djoko Damono. GM melukis penulis puisi terkenal Hujan Bulan Juni itu dalam balutan kemeja hitam lengkap dengan ciri khas topi petnya. Namun tentu, lukisan itu bukanlah lukisan realisme yang menampakkan bentuk serupa seperti pandangan mata. Semua dilukiskan sesuai gaya GM yang juga menambahkan objek lain sebagai pendamping dan membuat kita berpikir apa makna di baliknya. 

“Menurut GM ini menjadi pemicu dari lukisan-lukisan potret lainnya,” ujar Kurator pameran Di Muka Jendela: Enigma, Hendro Wiyanto dalam bincang karya GM secara virtual, Rabu (18/8/2021). 

Ada pula lukisan potret dalang Slamet Gundono. GM sangat mengagumi sosok  dalang yang dikenal sebagai wayang suket itu dan itu dibuktikan bukan hanya melalui lukisan namun juga salah satu esai yang termuat di dalam buku berjudul Rupa, Kata, Objek, dan yang Grostek. 

“Karena di situlah kita mulai bicara kedalaman dan keluasan karya GM. Pertunjukan Slamet Gundono menurut GM bukan hanya menghadirkan keos, tapi sebuah kata dan struktur,” ungkap Hendro. 
 

Gunawan Muhammad/Youtube

Goenawan Mohamad/Youtube

Seri lain dari lukisan potret yang dibuat GM adalah Melati Suryodarmo. Kemungkinan ini dibuat GM sebagai bentuk apresiasi karena telah menyutradarai pementasan tari Orfeus 2 tahun lalu yang diadaptasi dari puisi GM.

Hendro menyebut cara GM berbeda dalam menyelesaikan potretnya pada pameran kali ini. “Jangan-jangan ini bagian dari apa yang dibayangkan bahwa potret tidak harus mengikuti suatu struktur, apalagi realis. Kita perhatikan GM menyelesaikan busana dan menggambarkan kekuatan Melati melalui satuan-satuan yang kasar,” jelasnya. 

Pemerhati Seni Rupa Bambang Bujono mengatakan lukisan potret yang dibuat GM pada Di Muka Jendela: Enigma bersifat seolah-olah dikerjakan spontan. Tidak seperti lukisan potret seniman Djoko Pekik. 

“Itukan melalui proses pembaruan, yang lama dihapus dulu, yang Melati ini rasanya sekali gambar. Spontanitas itu lah yang ada di gambar GM,” tutur pria yang akrab disapa Bambu itu.

Editor: M R Purboyo
SEBELUMNYA

Pengaruh Zaini Dalam Karya Goenawan Mohamad

BERIKUTNYA

Ladies, Kenali 8 Kondisi yang Bikin Mood Swing

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: