Logo perusahaan Apple. (Sumber gambar : Stephen L/Unsplash)

Apple Pakai Baidu Gantikan Google di China

26 March 2024   |   22:23 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Apple dipastikan tidak akan menggunakan produk Google pada iPhone 16 maupun perangkat lainnya yang rilis di China pada tahun ini. Alih-alih memakai perangkat lunak global itu, mereka menyematkan layanan large language model (LLM) lokal, Baidu AI. 
   
Mengutip South China Morning Post (SCMP), Apple dilaporkan telah bertemu dengan Alibaba Group Holding hingga perusahaan AI yang berafiliasi dengan Universitas Tsinghua. Mereka sepakat untuk menggunakan Baidu AI pada perangkat iPhone 16, Mac Os, dan iOS 18 di China. 

Baca juga: Bocoran Spesifikasi iPhone 16 Pro, dari Chipset hingga Capture Button

Di China, setiap LLM harus mendapat persetujuan dari regulator sebelum dapat diluncurkan ke publik. Nah, Google diketahui dilarang beroperasi di Negeri Tirai Bambu itu. 

Sementara Ernie Bot dari Baidu menjadi satu dari 40 LLM lebih yang telah menerima lampu hijau sejauh ini. Jadi, alih-alih ChatGPT atau Google Gemini, Apple mengambil jalur aman dengan  memakai LLM lokal itu. 

Para analis melihat langkah Apple menjadi kampanye pencitraan merek yang sempurna bagi raksasa teknologi asal China itu. Hal ini jauh melebihi ekspektasi para analis dalam hal seberapa cepat mereka berhasil memonetisasi bot tersebut.

Mengutip GSM Arena, CEO Baidu Robin Li mengatakan bisnis AI perusahaannya kemungkinan akan menjadi pendorong pendapatan utama tahun ini. Pendapatan mereka diperkirakan akan meningkat sangat tajam dan kemitraan dengan Apple pasti akan berhasil.

Buat kamu yang masih bingung, Baidu merupakan search engine atau mesin pencari asal China. Juga menjadi nama perusahaan, mereka turut mengembangkan kecerdasan buatan, serta menyediakan layanan dan produk berbasis internet. 

Dengan rencana Apple ini, harga saham Baidu di Hong Kong melonjak sebanyak 6 persen pada Senin, 25 Maret 2024. Dalam laporan media setempat, kesepakatan penggunaan Baidu berlangsung di tengah-tengah kunjungan CEO Apple Tim Cook ke China.

Dia diketahui membuka toko ritel baru di Shanghai dan bertemu dengan pemasok utama di Tiongkok. Tim Cook memastikan kembali komitmennya terhadap China sebagai pasar dan basis manufaktur mereka.

Menurut laporan Counterpoint, penjualan iPhone turun 24 persen dalam enam minggu pertama pada 2024 jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Perusahaan tersebut tengah menghadapi persaingan ketat di pasar kelas flagship dari Huawei Technologies yang sedang bangkit kembali. 

Apple semakin terjepit di tengah-tengah harga yang agresif dari perusahaan seperti Oppo, Vivo dan Xiaomi. Di sisi lain, potensi kemitraan antara Apple dan Baidu muncul ketika Samsung Electronics bergerak untuk mengintegrasikan model bahasa besar Ernie (LLM) Baidu ke dalam perangkat 5G andalan terbarunya. 

Editor: Fajar Sidik 

SEBELUMNYA

Qualcomm Rilis 2 Chip Untuk Perangkat Audio, Cek Spesifikasinya

BERIKUTNYA

Rekomendasi Kamera Gimbal, Bikin Ngevlog Jadi Lebih Praktis

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: