Ali John Meredith-Lacey (Sumber: Instagram/@novoamor)

Novo Amor Gelar Konser di Jakarta 2 Maret, Ajak Penonton Peduli Lingkungan Lewat Lagu

28 February 2024   |   21:28 WIB
Image
Enrich Samuel Mahasiswa Institut Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jakarta

Solois asal Wales yang dikenal dengan nama panggung Novo Amor akan mengadakan konser kali untuk kedua kalinya di Indonesia, tepatnya di Jakarta Hall Basketball Senayan, pada Sabtu (2/3/2024). Panggung pertamanya di Indonesia berlangsung di festival tahunan musik indie Indonesia, Music Gallery 2018.

Penyanyi dengan nama asli Ali John Meredith-Lacey ini banyak merilis musik bergenre AmbientFolk yang lumayan unik dan jarang diketahui masyarakat. Beberapa lagunya yang sudah mendunia adalah Birthplace dan Terraform di produksi di Indonesia loh, Genhype.

Baca juga: 5 Lagu Terbaik Ed Sheeran yang Bakal Masuk Setlist Konser di JIS Jakarta

Konser ini merupakan salah satu acara tur dunia yang sedang dijalaninya, beberapa negara di Asia yang akan dia sambangi  adalah Thailand, Indonesia, Korea Selatan, Malaysia, Taiwan, dan Fillipina.

Harga tiket yang tawarkan terdapat 4 kategori yaitu Tribune B Rp 650.000, Tribune A Rp 750.000, festival B Rp 750.000, dan festival A Rp 850.000 yang dapat Genhype pesan di website Resmi Ismaya Live.

Salah satu hal yang menarik dari konser ini adalah acara lokakarya daur ulang yang bertajuk Whale of Hope. Bersama dengan para penggemar, Novo Armor akan melibatkan penggemar pada proses pembuatan instalasi berbentuk ikan paus dari limbah sampah plastik yang jadi salah satu scene iconic dalam video klip Birthplace.

 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by Novo Amor (@novoamor)




Acara ini rencananya akan diadakan di Menteng, Jakarta Pusat pukul 14.00 - 18.00 WIB, pada Jumat (1/3/2024). Mereka yang terpilih dalam lokakarya ini juga berkesempatan untuk mengikuti acara meet & greet pada hari H konser.

Pelantun lagu Ontario yang ramai digunakan dalam konten meme di media sosial ini aktif dalam menyuarakan isu lingkungan yang ada di Indonesia. Salah satunya lewat single Terraform yang rilis pada 2017 diproduksi secara khusus di Indonesia dan mengangkat resiko bahaya pekerja penambang belerang di Kawah Ijen.

Lewat sinematografi yang apik serta lirik dan alunan musik yang dramatis melankolis, lagu ini memperlihatkan situasi nyata dari masyarakat lokal Kawah Ijen. Hidup di bawah standar kesejahteraan namun menyokong salah satu bahan utama dari komoditas primer masyarakat Indonesia dengan penuh risiko bahaya kesehatan yang menunggu. Lirik yang sederhana membawa serta pesan yang jelas bagi pendengarnya.

Selanjutnya lagu hits Birthplace yang diproduksi di Bali sarat dengan pesan pelestarian ekosistem lautan dari limbah sampah plastik. Dalam video The Story of Birthplace kita dapat melihat proses pengerjaan video ini berkolaborasi dengan banyak elemen masyarakat lokal Bali.

Novo Amor sendiri juga sempat bekerjasama dengan Greenpeace dalam menyuarakan isu Pemanasan Global yang terjadi di Antartika lewat lagu State Lines. Jika Genhype ingin merasakan suasana baru dalam menonton konser, ini bisa jadi salah satu rekomendasi bagi kalian untuk lebih peduli dengan isu global yang sedang terjadi.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News) 

Editor: Nirmala Aninda

SEBELUMNYA

Bikin Nostalgia, Ini 6 Kartun Jadul Tahun 2000-an yang Menemani Masa Kecil

BERIKUTNYA

Sinopsis Film Mendung Tanpo Udan, Tayang 29 Februari di Bioskop

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: