Ilustrasi dukungan chipset Exynos dalam smartphone Samsung (Sumber gambar: Dok. Samsung)

Samsung Gunakan Chipset Exynos Termutakhir dalam Ponsel Berbasis AI, Simak Kecanggihannya

16 January 2024   |   17:20 WIB
Image
Indah Permata Hati Jurnalis Hypeabis.id

Baru-baru ini, Samsung memperkenalkan era baru yang akan merepresntasikan masa depan jajaran produk teknologi mereka. Samsung akan mengedepankan fitur kecerdasan buatan (AI) dalam lini produk mereka selanjutnya. Samsung menyebutnya sebagai era mobile AI.

Dengan konsep tersebut, Samsung tampaknya akan melibatkan banyak kerja AI dalam teknologi besutan mereka. Salah satu komponen penting yang mendukung mulusnya fitur AI dalam produk Samsung ke depan adalah chipset.

Baca juga: Siap-siap, Galaxy AI Masuk Indonesia 18 Januari 2024

Beberapa lini smartphone flagship Samsung saat ini telah menggunakan Exynos, chipset Android yang menentukan performa dan efisiensi perangkat. Exynos diproduksi langsung oleh Samsung dengan mengunggulkan kemudahan pengolahan grafis, kecepatan RAM, hingga konsumsi daya yang lebih hemat.

Exynos sengaja dibuat untuk mempermudah kerja perangkat Galaxy agar lebih nyaman dan ringan digunakan dalam keseharian. Chipset Exynos 2200 telah dihadirkan dalam produk Galaxy S23 FE. Lewat kinerja impresif Exynos tersebut, seri S terakhir dari jajaran Galaxy ini mamu menghadirkan foto dan video yang berkualitas. Chipset ini juga mendorong performa gaming yang makin responsif dan lancar.

Peran chipset sering disebut sebagai otak di balik perangkat smartphone. Chipset Exynos ini dipilih karena bekal pemrosesan digitalnya yang berkualitas untuk membuat hasil foto makin imersif, tajam, dan hidup. Teknologi Image Signal Processoor (ISP) yang terintegrasi dengan Exynos mampu memproses data foto dalam format RAW dan menyempurnakannya menjadi foto digital.

Paduan teknologi ISP didukung chipset WExynos ini akan membuat hasil gambar lebih alami dan mendalam. Dukungan fitur AI juga memungkinkan kamera bisa mengikuti objek secara otomatis saat merekam video.  

Dalam urusan gaming, chipset Exynos berperan besar dalam menyuguhkan pengalaman bermain yang terkesan seamless. Chipset Exynos ini dibantu dengan perangkat GPU yang bisa memastikan tiap aksi visual dan detal dalam permainan terasa nyata.

GPU pada Exynos dirancang untuk menangani tugas-tugas pemrosesan grafis yang memerlukan komputansi paralel. Pemisahaan ini berguna karena CPU bisa fokus pada tugas lainnya tanpa terbebani dengan tugas pemrosesan grafis lain.

Paduan teknologi ini sudah pernah dibawa Samsung dalam GPU hasil kolaborasi Samsung dan AMD yang disemarkan pada Exynos 2200 melalui Xclipse 920. Xclipse 920 ini mampu mendukung kualitas visual yang ja lebih baik berkat dukungan ray tracing.

Selain itu, dalamnya juga terdapat teknologi variable rate shading (VRS) yang bisa menyesuaikan pengolahan GPU sesuai dengan perubahan visual di layar. Ini dapat mencegah beban berlebih pada GPU.

Tak kalah penting, chipset Exynos juga mendukung kinerja fitur AI sebagai prosesor yang mendukungnya. Pada chipset Exynos 2400, Samsung meningkatkan performa AI mencapai 14,7 kali lipat dibandingkan chipset sebelumnya yakni Exynos 2200.

Peningkatan performa ini bisa mendorong produktivitas dan kreativitas yang lebih cepat di lini produk Samsung selanjutnya. Sebab, fitur AI ke depan akan mendefinsikan cara berinteraksi, belajar, hingga menciptakan konten.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News

Editor: Nirmala Aninda

SEBELUMNYA

Yoasobi Siap Gebrak Panggung Jakarta Hari Ini, Simak Aturan Lengkap Konsernya

BERIKUTNYA

Grup Rok Indie The Adams Konfirmasi Pandu dan Ghina Hengkang

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: