Kucing Jenis Sphinx (Sumber gambar: unsplash/Maxsimonov)

Mengenal 5 Ras Kucing Botak yang Menarik untuk Dipelihara

27 October 2023   |   20:00 WIB

Genhype, suka kucing dengan bulu pendek seperti kucing domestik atau berbulu panjang? Jika tidak senang keduanya, maka kalian boleh mencoba untuk memelihara ras kucing botak. Kucing antimainstream ini berasal dari luar negeri. Namun, sekarang di Indonesia sudah banyak perkembangbiakannya.

Kucing-kucing ini memiliki penampilan yang unik dan langka, namun jika kalian lihat lebih teliti, ras kucing botak ini memiliki bulu namun sangat halus dan sedikit, ada juga ras kucing botak yang sama sekali tidak memiliki bulu.

Baca juga: Deretan Buah yang Aman Dikonsumsi Kucing

Kenapa kucing botak bisa ada? Kucing tidak berbulu merupakan rekayasa genetika yang cukup kompleks dan melibatkan banyak manipulasi genetik. Kucing tidak berbulu muncul, karena kucing alami yang dikawinkan dengan kucing lain untuk menghasilkan jenis kucing baru yang tidak berbulu.

Kucing tak berbulu pertama pada ditemukan pada awal 1900an di antara kucing normal di Meksiko. Anak kucing tersebut diberi nama Prune, dan keturunannya juga tidak berbulu, seperti dilansir dari hillspet. Tentunya. berbeda dengan kucing lain yang berbulu, kucing botak ini perlu perawatn khusus untuk tubuh mereka.

Mereka juga rentan merasa kedinginan atau kepanasan yang berlebih karena, tubuh mereka tidak dilindungi oleh rambut. Tak sampai di situ, beberapa ras kucing botak juga perlu dimandikan secara teratur, guna mencegah penumpukan minyak dan komedo pada kulit. Bahkan, beberapa ras kucing ini perlu dimandikan secara teratur untuk mencegah penumpukan minyak dan komedo pada kulit.

Buat Genhype yang ingin tahu lebih lanjut tentang kucing gundul ini, yuk, simak informasi di bawah ini:


1. Sphynx

 

(Sumber foto: Unsplash/hanna-listek)

(Sumber foto: Unsplash/hanna-listek)

Jenis kucing botak yang paling popular dan banyak dipelihara adalah sphynx. Hasil dari mutasi genetik resesif yang terjadi secara alami, sphynx dikembangkan melalui persilangan dengan kucing berbulu pendek untuk menciptakan kumpulan gen yang sehat.


2. Bambino

Kucing ini kecil dan kerdil, merupakan persilangan dari sphynx dan munchkin. Di beberapa bagian tubuhnya memiliki sedikit bulu, terutama di wajah, telinga, kaki, dan ekor. Sementara bagian tubuh yang lain sama sekali tidak berbulu.
 

3. Donskoy

 

(Sumber foto: wikimedia - Nickolas Titkov)

(Sumber foto: wikimedia - Nickolas Titkov)

Kucing Donskoy adalah kucing perpaduan dari beberapa kucing yaitu, Don Sphynx, Russian Hairless, Russian Donskoy, dan Don Hairless. Kucing ini pertama kali ditemukan tahun 1987 oleh Elena di Rusia dan awalnya disangka sebagai hewan berpenyakit. Donsky ternyata merupakan ras baru, terkenal pintar dan mudah dilatih.
 

4. Peterbald

 

(Sumber foto: Flickr/Soon Koon)

(Sumber foto: Flickr/Soon Koon)

Ras Peterbald hasil persilangan antara Donskoy dan Oriental Shorthair, mereka gemar berbicara dengan manusia. Seperti semua ras kucing botak, Peterbald memiliki metabolisme yang lebih baik daripada kucing berbulu lebat.
 

5. Elf

 

(Sumber foto: Flickr/Nikolas Titkov)

(Sumber foto: Flickr/Nikolas Titkov)

Kucing elf yaitu, hasil persilangan kucing sphynx dan American curl. Mereka dikenal ramah dan suka bermain. Kucing ini mempunyai rambut tipis di atas telinga, hidung, cakar, atau ekor. Bulunya halus, mirip dengan bulu buah persik.

Baca juga: 6 Jenis Kucing yang Menggemaskan, dari Persia hingga Siam

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

Pentingnya Perlindungan Data Pribadi pada Era Artificial Intelligence 

BERIKUTNYA

DJI Osmo Pocket 3 Resmi Dijual di Indonesia, Harganya Mulai Rp8 Jutaan 

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: