Roblox Perluas Fitur Estimasi Usia, Batasan Chat Dewasa–Anak Diperketat
04 September 2025 |
22:30 WIB
Roblox, platform gim daring yang tengah populer dengan ratusan juta pengguna aktif di seluruh dunia, baru saja mengumumkan langkah ambisius untuk meningkatkan keamanan bagi para pemainnya. Perusahaan asal Amerika Serikat ini akan memperluas teknologi estimasi usia ke semua pengguna yang mengakses fitur komunikasi di platform, mulai dari obrolan teks hingga suara paling lambat akhir 2025.
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Chief Safety Officer Roblox, Matt Kaufman, dalam laman resmi pada Rabu (3/9). Menurutnya, upaya ini merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menjadikan Roblox sebagai platform yang aman bagi semua usia, dari anak-anak hingga dewasa.
Baca juga: Mengenali Cara Kerja Pet di Grow A Garden Roblox
Berbeda dengan cara lama yang hanya mengandalkan tanggal lahir saat mendaftar, sistem baru ini menggunakan pendekatan berlapis. Teknologi estimasi usia berbasis wajah (facial age estimation) akan dipadukan dengan verifikasi usia melalui dokumen identitas resmi (ID age verification) serta persetujuan orang tua yang tervalidasi (verified parental consent). Dengan kombinasi ini, Roblox berharap bisa meminimalkan kesalahan data usia yang kerap dimanfaatkan pengguna untuk mengakses konten yang tidak sesuai.
Langkah paling penting dari kebijakan ini adalah pembatasan komunikasi antara orang dewasa dan anak-anak. Roblox akan mengatur agar percakapan hanya dapat dilakukan jika kedua pengguna saling mengenal di dunia nyata. Aturan baru ini menjadi upaya konkret melindungi pemain muda dari interaksi berisiko, seperti perundungan, manipulasi, hingga potensi kejahatan daring yang selama ini menjadi sorotan global.
Kebijakan ini juga muncul di tengah meningkatnya tekanan publik dan hukum terhadap Roblox. Beberapa negara bagian di Amerika Serikat bahkan menggugat perusahaan ini terkait keselamatan anak di platform. Dalam beberapa laporan investigasi, Roblox sempat dikritik sebagai “lahan terbuka” bagi predator daring. Situasi ini mendorong perusahaan melakukan perubahan mendasar dalam sistem keamanan.
Sejak Januari 2025, Roblox mengklaim sudah merilis lebih dari 100 inisiatif keselamatan baru. Beberapa yang menonjol antara lain Trusted Connections (pengaturan komunikasi berbasis usia), Roblox Sentinel (sistem kecerdasan buatan open-source untuk mendeteksi potensi bahaya lebih awal), peningkatan filter teks dan suara, hingga moderasi yang lebih canggih untuk mendeteksi avatar dan pengalaman bermain yang melanggar aturan.
Selain itu, Roblox menggandeng International Age Rating Coalition (IARC) untuk menghadirkan rating konten sesuai standar internasional, termasuk ESRB (Amerika Serikat), PEGI (Inggris Raya), USK (Jerman), hingga GRAC (Korea Selatan). Rating ini akan menggantikan label internal dan membantu orang tua menilai mana pengalaman yang aman untuk dimainkan anak-anak mereka.
Roblox menegaskan bahwa meskipun sistem keamanan semakin canggih, peran orang tua tetap penting. Perusahaan menyediakan kontrol bawaan yang bisa disesuaikan dan mendorong keluarga untuk aktif berdiskusi soal keamanan digital. “Tidak ada sistem yang sempurna, tetapi dengan teknologi, kebijakan, dan dukungan orang tua, kami bisa menciptakan lingkungan yang jauh lebih aman,” kata Kaufman.
Lewat kebijakan baru ini, Roblox berharap dapat menjadi pionir di industri hiburan digital dan menginspirasi platform lain agar menerapkan standar keamanan serupa. Bagi jutaan anak yang menjadikan Roblox sebagai ruang bermain, langkah ini adalah harapan baru agar mereka bisa berkreasi dan bersosialisasi tanpa rasa khawatir.
Baca juga: Kode Redeem Fish It Roblox Terbaru dan Tip Menangkap Ikan Raksasa
Pengumuman ini disampaikan langsung oleh Chief Safety Officer Roblox, Matt Kaufman, dalam laman resmi pada Rabu (3/9). Menurutnya, upaya ini merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menjadikan Roblox sebagai platform yang aman bagi semua usia, dari anak-anak hingga dewasa.
Baca juga: Mengenali Cara Kerja Pet di Grow A Garden Roblox
Berbeda dengan cara lama yang hanya mengandalkan tanggal lahir saat mendaftar, sistem baru ini menggunakan pendekatan berlapis. Teknologi estimasi usia berbasis wajah (facial age estimation) akan dipadukan dengan verifikasi usia melalui dokumen identitas resmi (ID age verification) serta persetujuan orang tua yang tervalidasi (verified parental consent). Dengan kombinasi ini, Roblox berharap bisa meminimalkan kesalahan data usia yang kerap dimanfaatkan pengguna untuk mengakses konten yang tidak sesuai.
Langkah paling penting dari kebijakan ini adalah pembatasan komunikasi antara orang dewasa dan anak-anak. Roblox akan mengatur agar percakapan hanya dapat dilakukan jika kedua pengguna saling mengenal di dunia nyata. Aturan baru ini menjadi upaya konkret melindungi pemain muda dari interaksi berisiko, seperti perundungan, manipulasi, hingga potensi kejahatan daring yang selama ini menjadi sorotan global.
Kebijakan ini juga muncul di tengah meningkatnya tekanan publik dan hukum terhadap Roblox. Beberapa negara bagian di Amerika Serikat bahkan menggugat perusahaan ini terkait keselamatan anak di platform. Dalam beberapa laporan investigasi, Roblox sempat dikritik sebagai “lahan terbuka” bagi predator daring. Situasi ini mendorong perusahaan melakukan perubahan mendasar dalam sistem keamanan.
Sejak Januari 2025, Roblox mengklaim sudah merilis lebih dari 100 inisiatif keselamatan baru. Beberapa yang menonjol antara lain Trusted Connections (pengaturan komunikasi berbasis usia), Roblox Sentinel (sistem kecerdasan buatan open-source untuk mendeteksi potensi bahaya lebih awal), peningkatan filter teks dan suara, hingga moderasi yang lebih canggih untuk mendeteksi avatar dan pengalaman bermain yang melanggar aturan.
Selain itu, Roblox menggandeng International Age Rating Coalition (IARC) untuk menghadirkan rating konten sesuai standar internasional, termasuk ESRB (Amerika Serikat), PEGI (Inggris Raya), USK (Jerman), hingga GRAC (Korea Selatan). Rating ini akan menggantikan label internal dan membantu orang tua menilai mana pengalaman yang aman untuk dimainkan anak-anak mereka.
Roblox menegaskan bahwa meskipun sistem keamanan semakin canggih, peran orang tua tetap penting. Perusahaan menyediakan kontrol bawaan yang bisa disesuaikan dan mendorong keluarga untuk aktif berdiskusi soal keamanan digital. “Tidak ada sistem yang sempurna, tetapi dengan teknologi, kebijakan, dan dukungan orang tua, kami bisa menciptakan lingkungan yang jauh lebih aman,” kata Kaufman.
Lewat kebijakan baru ini, Roblox berharap dapat menjadi pionir di industri hiburan digital dan menginspirasi platform lain agar menerapkan standar keamanan serupa. Bagi jutaan anak yang menjadikan Roblox sebagai ruang bermain, langkah ini adalah harapan baru agar mereka bisa berkreasi dan bersosialisasi tanpa rasa khawatir.
Baca juga: Kode Redeem Fish It Roblox Terbaru dan Tip Menangkap Ikan Raksasa
Komentar
Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.