Putri Ayudya (Sumber gambar: Instagram.com/losmen.melati)

Cara Putri Ayudya Mengubah Rasa Takut & Horor Jadi Penguat Karakter Ketika Akting

26 October 2023   |   10:00 WIB
Image
Chelsea Venda Jurnalis Hypeabis.id

Bermain film bergenre horor bukan hal yang asing bagi Putri Ayudya. Perempuan yang mengawali karier di bidang keaktoran sejak 2015 ini terhitung sudah membintangi setidaknya 10 judul genre horor, baik dalam bentuk film maupun serial.

Konsistensinya dalam menjajal berbagai karakter di film setan-setanan ini juga membuat namanya pelan-pelan dikenal sebagai ratu horor Indonesia. Namun, siapa sangka, aktris berusia 35 tahun ini rupanya adalah sosok yang penakut pada hal-hal berbau horor.

“Aku penakut banget soal horor. Jadi, kalau pas bikin film kebetulan sutradaranya penakut, DoP takut, kita pasti ke mana-mana enggak pernah sendirian. Jadi, walaupun udah banyak main film horor, takut sih tetap takut ya,” ungkap Putri dalam PechaKucha Night Jakarta di Perpustakaan Jakarta, Taman Ismail Marzuki Rabu (25/10).

Baca juga: Genre Horor Masih Jadi Primadona, Bisakah Jadi Identitas Film Indonesia?

Menurutnya, manusia memang selalu punya kecenderungan untuk takut pada hal-hal yang tidak diketahuinya, termasuk dalam persoalan horor ini. Namun, alih-alih menganggapnya sebagai kekurangan, Ayudya menyebut rasa takut pada hal-hal horor adalah berkah baginya.

Bagi seorang aktor, rasa takut yang dialaminya ketika kondisi tertentu justru jadi bank emosi yang penting untuknya. Lewat rasa takut inilah, dirinya bisa menggali emosi-emosi lain, mulai gelisah, cemas, was-was, dan sebagainya.

“Ya, justru rasa takut itu penting buat saya. Karena saya bisa tahu berbagai jenis takut yang bisa diekspresikan dan itu membantu pengembangan akting,” imbuhnya.
 

(Sumber gambar: PechaKucha Night Jakarta Vol. 48)

(Sumber gambar: PechaKucha Night Jakarta Vol. 48)


Bagi Ayudya, bisa memerankan karakter yang kuat di setiap adegan merupakan hal yang penting bagi setiap aktor. Proses tersebut pun tidak hanya terbangun dari proses yang singkat. Bahkan, fondasinya terbentuk dari waktu yang lama, termasuk dari kepiawaian aktor dalam melakukan self assesment terhadap berbagai rasa yang dialaminya.

Dirinya juga meyakini horor tidak sekadar soal jump scare. Baginya, horor adalah media yang kuat untuk menyampaikan komentar sosial, pesan moral, atau kritik terhadap masyarakat. Oleh karena itu, dirinya selalu berusaha untuk selalu tampil maksimal setiap kali diberi kesempatan untuk bermain film-film horor.

Hasilnya, ada banyak film horor yang sudah dibintanginya. Misalnya, saat dirinya berperan sebagai Sri di film Kafir, Umi Yana di Qorin, hingga Ambar di Dongeng Mistis. Dirinya juga terlibat di film Ratu Ilmu Hitam, Pamali, Tumbal Kanjeng Iblis, Losmen Melati, Perjamuan Iblis, Ritual the Series, hingga Jurnal Risa.

Lewat film horor inilah, namanya juga pernah tercatat masuk Festival Film Indonesia. Lewat akting ciamiknya sebagai Sri di film Kafir: Bersekutu dengan Setan, Ayudya berhasil masuk ke dalam nominasi Pemeran Utama Wanita Terbaik.

Putri mengaku saat ini terus mengasah bakat aktingnya agar menjadi lebih berkembang. Saat ini dirinya sedang mengikuti Intimacy Coordinator dengan Amanda Blumenthal di Intimacy Professionals Association dan Meisner Core Technique oleh Alecx Lorica. Pelatihan tersebut turut mengasah pendekatannya dalam berakting lebih dalam, sehat, dan profesional.

Baca juga: Film Horor Losmen Melati Tawarkan Genre Horor yang Berbeda

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Gita Carla

SEBELUMNYA

Bisa Hasilkan Panen Lebih Optimal, Simak Pola Penerapan Teknologi Smart Farming di Indonesia

BERIKUTNYA

Opsi Baru Resor Berkonsep Unik di Yogyakarta, Cocok Untuk Healing

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: