Ilustrasi kegiatan tur pameran di Museum MACAN. (Sumber gambar: Museum MACAN/Instagram)

Museum MACAN Gelar Kegiatan Seru Pekan Ini, Lokakarya Seni hingga Pemutaran Film

03 October 2023   |   21:30 WIB
Image
Luke Andaresta Jurnalis Hypeabis.id

Dua pameran di Museum MACAN yaitu Isabel and Alfredo Aquilizan: Somewhere, Elsewhere, Nowhere  dan di sini, d.l.l. mendapatkan sambutan hangat masyarakat sejak dibuka Juni 2023. Menyambut pekan terakhirnya, Museum MACAN pun menyiapkan serangkaian kegiatan menarik dan seru.

Pameran Somewhere, Elsewhere, Nowhere adalah eksibisi yang digelar oleh pasangan perupa asal Filipina Alfredo & Isabel Aquilizan. Pameran yang dibuka hingga 8 Oktober 2023 itu menampilkan sejumlah instalasi berskala besar, patung, dan seni gambar yang telah dibuat lebih dari 20 tahun praktik kolaboratif dari pasangan perupa ini.

Sementara pameran di sini, d.l.l. adalah eksibisi kolektif yang menampilkan sejumlah karya lukis penting yang mengeksplorasi kompleksitas sejarah serta narasi terkait lokasi yang berhubungan dengan Indonesia, dari para maestro seperti Raden Saleh, Hendra Gunawan, S. Sudjojono, Ay Tjoe Christine, Sudjana Kerton, Trubus Soedarsono, dan masih banyak lagi.

Dalam rangka menyambut pekan terakhir dua eksibisi itu, Museum MACAN akan menggelar rangkaian kegiatan seru yang sayang untuk dilewatkan. Rangkaian acara itu akan berlangsung pada 4-8 Oktober 2023 yang terdiri dari MACAN After Hours, sesi pemutaran film dan diskusi, lokakarya membuat mainan, tur untuk anak-anak, tur untuk member, dan tur publik.

Yuk simak informasi selengkapnya.


1. MACAN After Hours

Khusus untuk pekan ini, Museum MACAN khusus akan membuka jam operasional mulai dari 10.00 WIB hingga malam hari 21.00 WIB. Sejumlah aktivitas menarik akan dihadirkan dalam sesi ini diantaranya tur museum bersama murator mulai pukul 19.00 WIB.

Selain itu, ada juga sesi Mendengarkan musik oleh Radio Maung mulai pukul 18.00 WIB, mengabadikan momen dalam sesi self-photo studio by Stulokal pada 10.00–21.00 WIB, serta mencicipi makanan dan minuman oleh Common Grounds, Eatlah, Kura Kura Beer, Luceria pada 10.00–21.00 WIB.


2. MACAN KineTalk

Sesi program publik MACAN KineTalk kali ini menyuguhkan pemutaran film dan diskusi, dengan mempertemukan para praktisi dari bidang produksi film dan kesehatan untuk membahas proses kolaboratif dalam penciptaan karya seni dan dinamika hubungan yang sehat.

Film yang akan diputar yaitu Pagi Membunuh Bulan (2022) karya Ace Raden. Film ini bercerita tentang proses pemulihan Surya dari hubungannya bersama Stephanie yang kandas secara tak terduga. Duka Surya berlarut selama lima tahun, hingga dia bertemu dengan Maira yang mengantarnya bertemu dengan Victoria, seorang guru spiritual di Yogyakarta.

Victoria menuntun Surya untuk memulihkan luka batinnya melalui terapi holistik yang mengolah tubuh dan jiwa. Pada akhirnya, perkembangan proses pemulihan Surya berakar pada perjalanannya untuk memaafkan dan mengenal kehidupan-kehidupan dalam dirinya.

Sesi diskusi akan berlangsung setelah pemutaran film bersama beberapa pembicara yaitu Ace Raden Desenasuria, selaku sutradara dari MAPLE FILM, Kiki Nasution (aktor), Seruni Sekarpuri (Kinesiologist), dan Olphi Disya Arinda selaku Psikolog Klinis.

Adapun, acara ini akan digelar pada 6 Oktober 2023 pukul 18.00-20.00 WIB di Ruang Gagasan Museum MACAN-ERHA. Sesi ini akan dibawakan dalam Bahasa Indonesia dan terbuka bagi publik dengan membeli tiket seharga Rp 25.000.
 


3. Tur Member MACAN Society & Publik

Museum MACAN akan menggelar tur pameran Somewhere, Elsewhere, Nowhere  dan di sini, d.l.l. untuk terakhir kalinya bagi member MACAN society. Tur ini akan berlangsung pada 7 Oktober 2023 pukul 11.00-13.00 WIB bersama kurator pameran. Adapun, bagi kalian yang ingin mengikuti tur ini bisa bergabung menjadi member Museum MACAN dan mendaftarkan diri melalui laman https://www.museummacan.org/join.

Sementara tur pameran untuk publik akan berlangsung pada 8 Oktober 2023 pukul 11.00 WIB dan 14.00 WIB. Tur akan dibawakan dalam Bahasa Indonesia dan dapat diakses hanya dengan membeli tiket museum yang berlaku.


4. Lokakarya Seni

Kardus menjadi material yang identik dengan karya-karya instalasi pasangan perupa Isabel dan Alfredo Aquilizan. Menurut keduanya, kardus adalah sebuah cara untuk mengajak semua orang membuat karya seni bersama-sama yang sederhana namun tetap bermakna.

Instalasi-instalasi berbahan utama kardus dapat ditemui dalam pameran Somewhere, Elsewhere, Nowhere. Di samping itu, terdapat juga sejumlah karya yang mengeksplorasi bentuk sayap, seperti serial Last Flight: Project Be-longing (1999–2023) yang terbuat dari rangkaian sandal jepit bekas pakai.

Ada pula serial Belok Kiri Jalan Terus (2017–2018) yang merangkai arit dan Caged (2023) berupa 93 sangkar burung berkayu jati yang disusun menyerupai sayap pesawat. Melalui bentuk sayap, kedua perupa mengajak audiens untuk berpikir tentang makna harapan dan kebebasan.

Terinspirasi dari hal itu, Museum MACAB mengadakan sesi lokakarya yang akan dibawakan oleh Nur Maliyanti ‘Ibu Kardus’. Kegiatan ini mengajak anak untuk berimajinasi, bereksperimen dan bermain. Dalam durasi satu jam, anak akan dipandu untuk membuat topeng dan sepasang sayap dari kardus-kardus bekas pakai, yang dapat mereka kenakan sebagai kostum.

Lokakarya ini terbatas bagi 15 peserta dengan biaya Rp150.000, sudah termasuk dengan tiket museum anak, alat, dan bahan lokakarya, namun tidak termasuk tiket masuk pendamping. Sesi ini cocok sebagai pilihan kegiatan untuk anak usia 4–8 tahun dengan pendamping dewasa. Adapun, lokakarya ini akan berlangsung pada 7 Oktober 2023 pukul 14.30-15.30 WIB.


5. Tur Pameran untuk Anak

Pada pekan terakhir pameran Isabel & Alfredo Aquilizan: Somewhere, Elsewhere, Nowhere dan di sini, d.l.l. juga akan digelar tur interaktif sekaligus edukatif untuk anak-anak dan keluarga.

Tur yang akan dipandu oleh tim Edukasi dari Museum MACAN ini bakal mengajak pegunjung untuk melihat lebih dekat karya-karya dari pasangan perupa Isabel dan Alfredo Aquilizan serta Sepilihan Karya Koleksi Museum MACAN yang ditampilkan dalam pameran di sini, d.l.l.

Kegiatan ini akan berlangsung pada 7 Oktober 2023 pukul 14.00-14.30 WIB. Tersedia dalam bahasa Indonesia dan Inggris, tur edukatif ini bisa diikuti oleh anak usia 3-12 tahun dengan didampingi orang tua/wali. Tur ini juga gratis dan terbuka bagi publik dengan tiket Museum MACAN tanpa registrasi ulang.

Editor: Fajar Sidik

SEBELUMNYA

Cek Harga & Spesifikasi Xiaomi 13 T yang Cocok Buat Para Penggemar Fotografi

BERIKUTNYA

Ulang Tahun? Cek Rekomendasi Birthday Treats di Restoran yang Tak Boleh Kalian Lewatkan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: