Ilustrasi pengembangan gim. (Sumber gambar : DC Studios/Freepik)

Perpres Industri Gim Tahap Finalisasi, Bakal Ada BLU Buat Modal Pengembang

17 September 2023   |   22:46 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Angin segar siap menyambut para pelaku usaha gim Indonesia. Pasalnya, pemerintah tengah menyusun regulasi tentang percepatan pengembangan industri gim lokal, termasuk di dalamnya mengatur pembukaan akses pembiayaan dan permodalan pada sektor ini.   

Direktur Aplikasi, Permainan, Televisi dan Radio Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Iman Santoso mengatakan Perpres industri gim ini sudah melewati tahap harmonisasi di Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

“Posisi sudah di Setneg (Sekretariat Negara) untuk final review. Setelah semua klir, tinggal diterbitkan persetujuannya dari presiden,” ujarnya saat ditemui Hypeabis.id, beberapa waktu lalu.

Dia menyampaikan Perpres Percepatan Pengembangan Industri Gim Nasional ini sejatinya sudah disusun pada September 2022. Namun karena waktunya terlalu mepet, akhirnya pembahasan dan penyusunannya dimasukkan dalam tahun anggaran 2023. 

Baca juga:  Dorong Pengembangan Industri Gim Lokal, Kemenparekraf Gelar Program Inkubasi Gameseed

Iman menyebut rapat harmonisasi terakhir berlangsung pad 4 Agustus 2023. Dia yakni Perpres ini segera terbit dalam waktu dekat. “Saya berharap September, Oktober ini keluar. Bau-baunya sudah kuat, tinggal tunggu waktu,” imbuhnya.

Adapun dalam penyusunan Perpres ini melibatkan sejumlah kementerian dan lembaga agar target percepatan industri gim bisa terealisasi dengan baik. Kemenparekraf ditunjuk menjadi ketua harian tim percepatan, dibantu wakil dari Kementerian Kominfo dan Kemenkomarves.

Kemendikbud ditugaskan untuk mencetak 3000 talenta developer gim pada 2024. Dalam menyediakan infrastruktur pengembangan gim menjadi tanggung jawab Kominfo.

Berikutnya, ada Kementerian Perindustrian yang diminta untuk mempermudah pengadaan perangkat keras melalui impor development kit dari manufaktur gim lokal. Selain menjadi ketua harian, Kemenparekraf juga ditugaskan melakukan aktivasi kompetisi gim, membuat pelatihan, kerja sama dengan asosiasi developer gim, pencatatan intellectual property (IP), hingga membuat akses pembiayaan pengembangan gim. 

“Pengembang gim butuh modal. Di kami akan ada BLU (Badan Layanan Umum) untuk kembangkan gim,” ungkapnya.

Iman menyebut penyediaan BLU nantinya akan menjadi tugas Deputi Industri dan Investasi Kemenparekraf. Mereka yang akan menyusun aturan turunan, termasuk syarat pembiayaan. 

Tidak menutup kemungkinan, IP nantinya bisa menjadi jaminan para developer gim mendapatkan modal. Selama ini, para developer menyebut belum ada kepastian dan peraturan yang rigid terhadap akses pembiayaan. 
 
“Justru dengan Perpres ini, akan jadi bagian tugas kementerian mana yang menjadikan IP ini sebagai jaminan untuk pengembangan industri gim. Saya pikir Perpres ini akan inline dengan PP Nomor 24/2022. Kita butuh aturan turunan,” jelas Iman yang menambahkan bahwa Perpres ini sudah disosialisasikan dengan sektor finansial dan perbankan. 

Perpres ini katanya akan menjadi jawaban dari tantangan industri gim lokal. Iman menyampaikan sejauh ini belum terbentuk ekosistem yang ideal untuk mendukung pengembangan industri gim nasional. 

Diketahui pasar gim lokal terbilang stagnan karena penetrasi produk gim dari developer lokal hanya mencapai 0,8% pada 2020 dan kurang dari 1% pada 2022. Kemenparekraf mencatat 66% developer gim mengalami kegagalan produksi karena kurangnya dana, SDM, dan masalah teknis.

Sementara itu, 56,1% perusahaan gim Indonesia menargetkan penjualan di pasar global, hanya 30,5% saja yang secara khusus menargetkan pasar lokal. Oleh karena itu, dengan adanya Perpres ini, pemerintah menargetkan 70% penguasaan pasar gim lokal di Tanah Air pada 2024. “Paling tidak sampai 5% sudah bagus banget,” sebut Iman.

Baca juga:  4 Gim Keren Lokal yang Mengangkat Budaya Indonesia

Editor : Puput Ady Sukarno

SEBELUMNYA

TikTok Shop Bakal Ditutup, Begini Reaksi TikTok Indonesia

BERIKUTNYA

Dinamika Wujud Jakarta Menuju Peran Baru di Pameran Jakarta Architecture Festival 2023

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: