Makanan korea (Sumber Foto: Freepik)

7 Franchise Makanan Korea dengan Modal Kecil, Ada Holdak Indonesia dan Kimbap Ina

19 August 2023   |   20:30 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Gelombang hallyu K-Pop atau Korean wave mempopulerkan sejumlah musik, drama, makanan, sampai budaya asal negeri ginseng tersebut. Di Indonesia sendiri budaya Korea Selatan begitu digemari anak muda, tak terkecuali makanannya yang unik dan lezat. Sebut saja topokki, kimbap, ramyeon, dan lainnya.

Sejumlah makanan khas Korea Selatan tersebut banyak dijual dalam bentuk franchise atau waralaba yang sering kita temukan di jalan. Minat konsumen yang terus meningkat tersebut membuat waralaba makanan Korea memiliki prospek yang baik dari tahun ke tahun.


Baca juga: 5 Kelebihan Franchise untuk Pebisnis Pemula, Salah Satunya Dapat Pelatihan Usaha

Terlebih untuk memulai bisnis ini juga tidak membutuhkan modal besar. Cocok untuk para pemula yang baru merintis bisnis. Nah Genhype, berikut adalah sejumlah franchise makanan korea yang populer di Indonesia.


1. Holdak

Holdak Indonesia merupakan warabala yang berada di bawah naungan PT Holdak Anugerah Citarasa. Makanan asal Korea ini namanya cukup besar di Indonesia. Holdak menyajikan beragam kuliner K-food terutama dari daerah Busan. Di antaranya yang populer ada Korean Chicken, Kimchi, Tteokbokki, dan masih banyak lagi.  

Mengutip dari laman resminya, Holdak menawarkan kemitraan dengan modal pertama sebesar Rp100 juta. Dari harga yang ditawarkan tersebut, setiap mitra bisa mendapatkan franchise fee sebesar Rp50 juta, booth sebesar Rp30 juta, dan peralatan dapur Rp20 juta.


2. Mu Gung Hwa

Mu Gung Hwa menawarkan franchise Korean Cafe plus Mart dengan menu yang unik, lezat, dan harganya terjangkau. Konsep Mu Gung Hwa adalah mini market yang menjual berbagai makanan, bahan makanan, dan kebutuhan sehari-hari, sama seperti yang ada di negara asalnya.

Mu Gung Hwa menawarkan tiga paket waralaba yakni Stall Outdoor dengan harga Rp65 juta, Stall Indoor dengan harga Rp90 juta, dan terakhir kafe dan resto dengan harga Rp150 juta.


3. Kimbab Ina

Kimbab Ina merupakan waralaba makanan Korea yang menggunakan bahan-bahan impor langsung dari negara adalnya. Menu yang disediakan pun beragam seperti kimbap, tteokpokki, odeng (fish cake), dan ayam bumbu (yangyeom chicken).

Mengutip dari laman resminya, Kimbab Ina menyediakan sejumlah paket waralaba untuk mitranya. Di antaranya sebagai berikut:
  • Paket Agasi Korean Street Food Rp7 juta
  • Paket Orini Korean Yangnyom Chicken Rp4,7 juta
  • Paket Samonim Korea Yangnyom Chicken Rp9,8 juta
  • Paket Omoni Korean Street Food Rp12 juta
  • Paket Aboji Korean Street Food Rp15 juta
  • Paket Puja Saran Korean Yangnyom Chicken Rp30 juta


4. Bokki Bowl

Bokki Bowl hadir di Indonesia sejak Oktober 2012 dan merupakan salah satu waralaba yang cukup ternama di Indonesia. Franchise ini menjual menu makanan khas Korea, seperti bibimbap, ramyeon, rabokki, tteokpokki, kimbap, dan kimchi. 

Untuk bisa bergabung dengan kemitraan Bokki Bowl, ada dua paket yang bisa dipilih yakni mini cafe dan premium. Untuk mini cafe harus menyiapkan modal sebesar Rp 30 juta, sedangkan untuk paket premium modalnya sebesar Rp 50 juta.


5. Simhae

Umumnya waralaba makanan Korea memiliki konsep street food, yang menjual makanan ringan. Namun, Korean Barbeque juga memiliki peminat yang tinggi. Salah satu waralaba yang menawarkan menu tersebut adaah SIMHAE Korean BBQ. Simhae berdiri sejak Maret 2019, dan sangat populer pasar makanan berkonsep all you can eat (AYCE) yang memiliki harga terjangkau.

Sistem kemitraan yang diterapkan Simhae juga sangat baik dengan menerapkan sistem standarisasi brand identity dari SIMHAE pusat untuk semua outlet yang dimiliki. Untuk membuka outlet Simhae, modal yang harus disiapkan sebesar Rp50 juta dengan perkiraan laba bersih sebesar Rp30 juta per bulan. Dengan biaya tersebut, mitra sudah bisa mendapatkan lisensi selama 3 tahun, pelatihan karyawan, panduan SOP,  kebutuhan peralatan, dan lain sebagainya.


6. SamWon

SamWon House menawarkan 6 tipe waralaba yang bisa dipilih, mulai dari SamWon House, Restaurant, SamWon Express Type Restaurant, SamWon Express Type Foodcourt, K-Drink Type Kafe, dan yang terakhir K-Drink type Island. Bagi mitra yang ingin bergabung harus menyiapkan biaya pendaftaran sebesar Rp1 juta per kategori menu dan biaya member FEE sebesar Rp100 ribu per bulan.


7. Moshi Moshi

Moshi-Moshi berdiri sejak 2018. Waralaba ini sebetulnya mengusung perpaduan konsep Jepang dan Korean Street Food. Makanan yang dijual umumnya berbentuk sate yang di grill maupun digoreng. Bagi kamu yang ingin bergabung menjadi mitra Moshi-Moshi bisa menyiapkan modal minimal Rp19 juta untuk gerobak dan bahan baku. 

Baca juga: Rekomendasi 9 Bisnis Franchise yang Bisa Dicoba pada 2023, dari Mixue hingga Sambal Bakar

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

Profil Eric Nam, Penyanyi K-Pop yang Fasih Nyanyikan Lagu Hampa karya Ari Lasso

BERIKUTNYA

Artmoments Jakarta 2023: Semua Mata Tertuju pada Kolektor Muda

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: