Trunk show Jakarta Muslim Fashion Week 2024, Jumat (23/6/2023). (Sumber foto: Hypeabis.id/Yudi Supriyanto)

Jakarta Muslim Fashion Week 2024 Targetkan Indonesia Sebagai Kiblat Modest Fashion

24 June 2023   |   10:46 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Setelah sukses berlangsung selama dua tahun terakhir, Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) 2024 akan ditujukan untuk membangun jejaring yang lebih solid antar pelaku industri di dalam dan luar negeri. Advisory Board Indonesian Fashion Chamber Taruna K. Kusmayadi mengatakan bahwa tiap gelaran JMFW memiliki fokus tertentu.

Tahun ini, networking atau jejaring adalah tahapan selanjutnya dari roadmap Jakarta Muslim Fashion Week menyusul tahap statement pada 2021 dan branding pada 2022. Targetnya, pelaksanaan JMFW pada 2024 akan menjadi ajang deklarasi Indonesia sebagai pusat fesyen modest muslim dunia.

"JMFW memiliki maksud dan tujuan mengukuhkan Indonesia sebagai kiblat fesyen modest dan muslim dunia yang memiliki kekayaan sumber daya dan fesyen ready to wear craft," ujar Taruna.

Baca juga: Jakarta Muslim Fashion Week 2024, Modest Wear Jadi Penggerak Ekonomi Nasional

Menurutnya, Indonesia dihadapi dengan tantangan yang lebih berat untuk berkompetisi di bidang fesyen secara umum di ranah global dengan keberadaan merek internasional yang sudah lebih dulu memiliki pamor di kalangan konsumen.

Namun, fesyen muslim dalam negeri memiliki potensi yang belum dikerahkan sepenuhnya dan memiliki peluang untuk menjadi acuan tren dunia. Perlu diketahui bahwa 10 dari 7 wanita di Indonesia mengenakan modest fashion. Kebutuhan ini tentunya menggerakkan banyak sumber daya untuk menghasilkan produk fesyen berkualitas. 

Jika karya-karya ini dipacu untuk terus berkembang, produk fesyen muslim lokal yang memiliki nilai tambah dari segi bahan, motif, dan model serta sentuhan kerajinan tangan dapat menguasai pasar yang lebih luas. Bukan tidak mungkin jika Indonesia bisa menjadi referensi tren pakaian muslim dan menjadi kiblat modest fashion dunia.

"Acara tahunan ini juga guna memperkuat branding produk fesyen muslim Indonesia dengan keberagaman produk yang berkualitas sesuai kebutuhan pasar ekspor," tambah Taruna.

Pada 2022, Jakarta Muslim Fashion Week telah menampilkan 144 desainer atau brand dengan lebih dari 1.000 koleksi pakaian muslim. Ajang ini juga menjadi wadah aktualisasi desainer muda, termasuk akademisi, di mana Jakarta Muslim Fashion Week telah menampilkan 26 desainer muda dari 10 satuan pendidikan. 

Sementara itu, nilai transaksi pada tahun lalu mencapai US$13,2 juta atau sekitar Rp206,6 miliar dari belasan negara seperti Malaysia, Spanyol, Yaman, Portugal, Nigeria, dan sebagainya.

Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Juan Permata Adoe berharap acara Jakarta Muslim Fashion Week dapat membangun semangat para pelaku industri fesyen di dalam negeri yang pada akhirnya juga akan berdampak terhadap industri lain jika industri ini mengalami pertumbuhan. 

Dia menuturkan pasar produksi muslim di dunia sangat besar lantaran populasi muslim di dunia hampir 2 miliar orang dan bisnis pakaian ini menyerap 3,9 juta tenaga kerja. Total pangsa pasar industri fesyen dunia mencapai US$3 triliun dengan multiplier effect ke industri lain yang sangat besar.

Acara puncak JMFW 2024 diagendakan pada 19—21 Oktober 2023 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, bertepatan dengan gelaran Trade Expo Indonesia. 

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Nirmala Aninda

SEBELUMNYA

BTN Jakarta Run 2023 Tawarkan Hadiah Satu Unit Rumah, Genhype Minat Coba?

BERIKUTNYA

Desainer Lisa Fitria Akan Tampilkan Fesyen Muslim yang Terinspirasi dari Kartini

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: