Ayam Goreng Berkah Rachmat (Sumber Foto: GoFood)

Rahasia Cita Rasa Ayam Goreng Berkah Rachmat yang Bertahan Sejak 1960

05 June 2023   |   19:03 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Indonesia punya kuliner legendaris yang telah berdiri sejak puluhan tahun lamanya, namun tetap mempertahankan cita rasa yang konsisten. Rahasianya terletak pada racikan bumbu yang diwariskan turun temurun kepada generasi penerusnya. Misalnya saja Ayam Goreng Berkah Rachmat dan Soto Betawi H. Ma'ruf.

Ayam Goreng Berkah Rachmat berdiri sejak 1960-an, bisnis ini terus bertahan berkat cita rasanya yang khas dari ayam goreng pilihan yang dibuat dari rempah-rempah berkualitas. Febry Setiawan, generasi ketiga pemilik usaha Ayam Goreng Berkah Rachmat menuturkan bahwa sampai saat ini dia menggunakan resep warisan turun temurun tanpa berani menambahkan atau mengurangi takarannya.

Baca juga: Kisah Sukses Pemilik Spageti Bruule Bangun Bisnis dari Nol

“Kunci eksistensi Ayam Goreng Berkah Rachmat selama lebih dari 60 tahun adalah pemilihan bahan baku yang baik, rasa yang khas dan harga yang kompetitif," katanya.

Febri bercerita, awalnya Ayam Goreng Berkah Rachmat didirikan oleh sang kakek, yakni Rachmat Muljoredjo. Kala itu Rachmat yang merupakan seorang tentara kemerdekaan, ditugaskan memasak untuk tentara lainnya. Keahliannya dalam meracik bahan makanan dan bumbu membuat orang-orang menggemari masakannya.

Setelah pensiun, Rachmad memulai usaha ayam goreng kaki lima dengan tenda bongkar pasang. Kali ini dia dipercaya untuk menyediakan makan siang untuk para pekerja bangunan yang sedang membangun Stadion Gelora Bung Karno.

Ayam gorengnya pun makin dikenal masyarakat, sampai akhirnya bisnis kuliner tersebut terus berkembang. Pada tahun 70an Ayam Goreng Berkah Rachmat tak lagi berjualan di tenda bongkar pasang, melainkan di bangunan semi permanen di bawah binaan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, tepatnya di Melawai, kemudian pada 2011 pindah lagi ke bangunan permanen yang luas.

Saat ini Ayam Goreng Berkah Rachmat sudah memiliki dua cabang, yakni di Jl. Wijaya 9 No. 4, Melawai, Blok M dan  Jl. Melawai 13 No. 1, Blok M, Jakarta Selatan. Setiap harinya masing-masing cabang bisa menjual sekitar 500 ekor ayam kampung.
 

Seporsi ayam goreng berkah Rachmat cabang Melawai Blok M (Sumber Foto: Hypeabis.id/Kintan Nabila)

Seporsi ayam goreng berkah Rachmat cabang Melawai Blok M (Sumber Foto: Hypeabis.id/Kintan Nabila)


Febry memaparkan bahwa rahasia sukses bisnis kulinernya dalam mempertahankan cita rasa yang konsisten, yakni dengan menerapkan proses masak dan racikan bumbu yang sama. Dia juga kerap memperhitungkan penjualan sehingga tidak ada ayam yang tersisa setiap harinya.

"Ayam kampung dipotong, diolah, dan disajikan di hari yang sama sehingga rasanya tetap segar, jadi tidak ada ayam sisa, kalaupun ada harus dibuang dan tidak boleh dijual lagi," katanya.

Febry juga memastikan supaya harga jual ayamnya bisa tetap bersaing dengan kompetitor. Misalnya harga satu ekor ayam goreng dijual seharga Rp73.000, sedangkan setengah ekor ayam Rp37.000, nasi putih Rp5.000, nasi uduk Rp7.000, hati ampela (isi tiga) seharga Rp15.000, pete goreng Rp11.000, usus goreng Rp10.000, hingga es teh manis Rp5.000.
 

Seporsi ayam goreng berkah Rachmat (Sumber Foto: Hypeabis.id/Kintan Nabila)

Seporsi ayam goreng berkah Rachmat (Sumber Foto: Hypeabis.id/Kintan Nabila)


Ayam Goreng Berkah Rachmat juga terus inovasi dengan memanfaatkan ekosistem digital. Setelah bergabung dengan platform layanan pesan antar makanan seperti GoFood sejak 2017. Bahkan saat pandemi, platform tersebut berhasil menyumbang penjualan sebesar 60 persen dari total penjualan secara keseluruhan.

"Usaha kami makin berkembang, terlihat dari adanya kenaikan omzet sebesar 5 persen - 10 persen tiap tahunnya. Bahkan, ketika pandemi melanda, 60 dari total penjualan kami berasal dari GoFood,” katanya.

Apalagi Ayam Goreng Berkah Rachmat juga telah masuk ke dalam Koleksi Juara Lokal GoFood. Ini membuka peluang bagi UMKM kuliner lokal supaya lebih mudah ditemukan para pelanggan yang sedang mencari  makanan khas daerah setempat yang terkenal enak.

Adapun ragam menu khas daerah yang hadir di Koleksi Juara Lokal GoFood telah dikurasi secara khusus berdasarkan rekomendasi hidangan khas, resto legendaris, hidden gem, dan favorit masyarakat setempat, serta UMKM kuliner lokal yang memiliki pertumbuhan bisnis positif dan memiliki potensi untuk terus berkembang.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Nirmala Aninda
 

SEBELUMNYA

3 Taman Nasional yang Indah di Indonesia Tapi Banyak Cerita Angker

BERIKUTNYA

BOOM Esports Juarai VCT Challangers Indonesia Split 2, Siap Tempur di VCT Ascension Pacific 2023

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: