Layanan Google Photos dari Google/blogGoogle

Google Photos Bisa Sunting Video Lho

09 May 2021   |   21:07 WIB

GenHype pasti faham layanan penyimpan foto dari Google. Ya, Google Photos adalah layanan berbagi dan penyimpanan foto yang dikembangkan oleh Google yang pertama kali diumumkan pada Mei 2015.

Sebenarnya, Google Photos tidak hanya dapat menyimpan foto seperti tersirat pada namanya, tetapi juga video. Hanya saja, sampai baru-baru ini, kemampuan penyuntingan videonya masih sangat terbatas dibandingkan dengan fitur penyuntingan gambarnya.

Karena itu, pengguna Google Photos yang ingin berkreasi lebih lanjut dengan videonya harus mengandalkan aplikasi lain.

Sebelumnya, Google Photos hanya dapat digunakan untuk memotong atau memutar (rotasi) video. Dengan update terbaru yang diluncurkan Google baru-baru ini, pengguna aplikasi Google Photos dapat melakukan lebih banyak lagi operasi terhadap koleksi videonya.

Google mengumumkan fitur baru ini pada bulan Februari 2021 lalu. Namun update pada penggunanya sendiri diperkenalkan secara bertahap.

Pada saat itu, fitur penyuntingan video baru tersedia untuk aplikasi Google Photos untuk iOS (iPhone dan iPad),  Pada saat artikel ini ditulis, seharusnya sebagian besar pengguna Google Photos, baik di Android maupun di iOS, sudah mendapatkan fitur penyuntingan video.

Secara umum, fitur penyuntingan video yang baru ini membuat kemampuan Google Photos dalam menangani video sama baiknya dengan foto.  Sayangnya, versi aplikasi web belum mendapatkan kemampuan lanjut penyuntingan video. Anda harus melakukannya di aplikasi ponsel.

Penyuntingan video
Untuk mulai memanfaatkan fitur baru ini, pilih salah satu video yang hendak disunting. Pilih tombol Edit, dan akan memunculkan beberapa opsi lebih lanjut.

Pertama adalah opsi Video. Opsi ini akan memberikan akses ke beberapa operasi sederhana yang bisa dilakukan. Operasi itu adalah membuang audio, yang berguna bila Anda hanya ingin bagian gambar bergerak saja dari video tersebut.

Operasi berikutnya adalah fitur stabilisasi gambar, yang bisa meningkatkan kualitas video. Berikutnya, bila ada bingkai (frame) video yang menurut Anda cocok dijadikan foto terpisah, Anda bisa mengekspornya.

Opsi lain adalah Crop (potong pendek). Dengan opsi ini kita tidak hanya dapat memotong tampilan video sesuai keinginan, tetapi juga dapat merotasinya. Ini misalnya berguna agar video tidak ditampilkan terbalik ketika diputar.

Google Photos juga menyediakan fitur penyuntingan video yang serupa dengan penyuntingan foto, misalnya penyesuaian kecerahan (brightness), kontras, saturasi,  tint, white point,  dan sebagainya. Bila Anda sudah biasa mempercantik foto baik di Google Photos maupun di aplikasi lainnya, berbagai fitur pada opsi ini tidak akan asing lagi.

Bila penyuntingan video dengan menyesuaikan parameter seperti kecerahan dan kontras terasa terlalu rumit, Anda bisa mencoba fitur filter. Ada berbagai filter bawaan yang disediakan, agar tampilan video bisa tampak lebih menarik perhatian.

Selain itu, terdapat pula fitur markup, yang memungkinkan pengguna Google Photos untuk menggambar atau menulis di atas tampilan video.

Beberapa fitur penyuntingan video yang penting, seperti kombinasi beberapa video menjadi satu berkas, atau menambahkan audio lain, masih belum ditemukan pada update Google Photos ini. Akibatnya, Anda mungkin masih perlu aplikasi penyunting video terpisah untuk pengolahan lebih lanjut.
 

Google Photos/Google

Editing crop video dengan Google Photos/Google



Fitur Google One
Beberapa fitur terbaru untuk Google Photos hanya dapat diakses oleh pengguna layanan penyimpanan berbayar Google One. Sebelumnya fitur tersebut tersedia eksklusif untuk pemilik ponsel Google Pixel. Fitur-fitur tambahan ini tampaknya ditambahkan agar langganan Google One jadi lebih menarik lagi.

Salah satu fitur berbayar ini adalah Portrait Blur, yaitu pengaburan latar belakang foto, yang bisa digunakan untuk menonjolkan fokus terhadap objek di latar depan. Sebelumnya pengaburan latar belakang hanya dapat dilakukan pada saat pengambilan foto. Fitur lain, Portrait Light, berguna untuk meningkatkan pencahayaan pada foto.

Pengguna layanan Google One juga dapat mengakses serangkaian filter tambahan yang lebih kompleks, berkat teknologi pembelajaran mesin.

Misalnya, dengan saran dinamis (dynamic suggestion), kita bisa mendapatkan peningkatan kecerahan dan kontras sesuai keperluan untuk mendapatkan foto yang lebih berimbang. Anda juga bisa mendapatkan tampilan langit yang lebih dramatis dengan sky suggestion.

Editor: Purboyo

SEBELUMNYA

Wah, Adidas Bakal Rilis Sepatu Bertema Xbox

BERIKUTNYA

Tas Ransel Bakal Jadi Penghasil Listrik

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: