Tampilan SatuSehat Mobile. (Sumber foto: Hypeabis/Nirmala Aninda)

Bye PeduliLindungi, Selamat Datang SatuSehat Mobile

01 March 2023   |   19:35 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Aplikasi PeduliLindungi berganti nama menjadi SatuSehat Mobile, mulai 1 Maret 2023. Aplikasi ini sebelumnya menjadi alat skrining hingga penyedia informasi terkait Covid-19 dan vaksinnya. Kendati demikian, kini fungsinya digadang-gadang jauh lebih luas setelah diperbaharui.

Staf Ahli Teknologi Kesehatan Kementerian Kesehatan, Setiaji, mengatakan untuk tahap awal, pembaharuan PeduliLindungi menjadi SatuSehat Mobile, ditujukan bagi pengguna IOS. Selain fitur-fitur yang ada sebelumnya di PeduliLindungi, dalam waktu dekat  akan tersedia fitur baru bernama ‘diari kesehatan’. Fitur ini dapat mencatat sekaligus memonitor kondisi kesehatan diri dan orang-orang terdekat.

Baca juga: Fakta-Fakta Seputar SatuSehat Mobile, Aplikasi 'Pengganti' PeduliLindungi

Ada empat kondisi yang bisa dicatat pada fitur tersebut, antara lain pengukuran tubuh (tinggi dan berat badan), tekanan darah, gula darah dan detak jantung. Berikutnya, akan muncul berbagai informasi seperti kurva kesehatan, analisis, serta rekomendasi untuk tindakan lebih lanjut.

“Dengan adanya fitur diari kesehatan tersebut, Sat Sehat Mobile dapat membantu dan memberikan informasi hingga memantau kesehatan sesuai dengan kondisi tubuh pengguna, dan hal tersebut dapat diakses di mana saja dan kapan saja,” ujar Setiaji, dikutip dari siaran pers, Rabu (1/3/2023).

Dia menyebut penambahan fitur penunjang kesehatan personal akan dilakukan secara bertahap. Datanya nanti aan terintegrasi dengan rekam medis elektronik (RME) yang dimiliki pengguna. 

“Dari urusan imunisasi anak, antre ke rumah sakit, hasil pemeriksaan, hingga data pembelian obat nanti akan dapat diakses dan terintegrasi melalui SatuSehat Mobile,” tutur Setiaji.


Untuk mendapatkan beragam fitur ini, pengguna PeduliLindungi ini hanya perlu melakukan pembaharuan aplikasi melalui App Store maupun Play Store. Setelah menyetujui syarat dan ketentuan, kemudian lakukan log-in dengan nomor ponsel atau email yang telah terdaftar. 

Setiaji menyebut profil anggota, dan tiket vaksin Covid-19 juga akan tersinkronisasi secara otomatis.”Jadi, setelah memberikan persetujuan, pengguna tidak perlu repot membuat akun baru untuk mulai menggunakan SatuSehat Mobile,” jelasnya.

Selain itu, kamu bisa juga melakukan registrasi serta melakukan uji coba integrasi SatuSehat Platform melalui satusehat.kemkes.go.id/platform. Setiaji berharap portal ini dapat menjadi panduan bagi swasta maupun pengembang IT Dinas Kesehatan di kabupaten dan kota dalam menerapkan standar yang sama untuk dapat melakukan interoperabilitas data dengan SatuSehat Platform.

Dalam portal itu juga disediakan berbagai playbook bagi fasyankes dalam menyesuaikan standar interoperabilitas dan integrasi data. Playbook mulai dari modul interoperabilitas, master data pasien, master data tenaga kesehatan, serta browser terminologi, dan Kamus Farmasi dan Alat Kesehatan (KFA).
 

Susah Login

Diterapkan mulai hari ini, beberapa pengguna PeduliLindungi mengeluh tidak bisa melakukan login menjadi SatuSehat Mobile. Seperti yang diutarakan pengguna Twitter, Angger Putranto. 

“Dapat notif buat update Peduli Lindungi. Kelar diupdate ternyata beralih ke SatuSehat. Giliran login dibilang belum daftar. Giliran daftar dibilang nomor telp/email udah dipakai [terdaftar]. Login lagi dibilang harus daftar. Kek mana ini @KemenkesRI Apa salah & dosaku?” keluh Angger. 

Pengguna Twitter lainnya, @ceuristabels menyebut data sertifikat vaksin Covid-19 justru hilang ketika melakukan update aplikasi PeduliLindungi menjadi Satu Sehat Mobile.  

SEBELUMNYA

Menawan, Intip First Look Yara Shahidi Sebagai Tinker Bell di Trailer Peter Pan & Wendy

BERIKUTNYA

5 Hal yang Dilakukan saat Medical Check Up, Penting untuk Cegah Penyakit Sejak Dini

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: