Frekuensi keramas yang ideal supaya tidak merusak rambut (Sumber Foto: Freepik)

Tidak Boleh Setiap Hari! Ini Waktu yang Tepat untuk Keramas Supaya Tidak Merusak Rambut

01 February 2023   |   20:00 WIB
Image
Kintan Nabila Jurnalis Hypeabis.id

Genhype, sebetulnya boleh enggak sih kita keramas setiap hari? Bagi pemilik tipe kulit kepala berminyak, rasanya tak tahan kalau hari ini belum keramas. Rambut jadi lepek dan berminyak, tentunya sangat mengganggu penampilan. 

Namun, keramas terlalu sering juga ternyata kurang baik loh! Melansir dari WEB MD, rambut kita memproduksi sebum atau minyak alami, yang fungsinya menjaga kelembapan alami kulit kepala. Nah, kalau kita keramas setiap hari, shampo akan mengikis sebum, sehingga rambut jadi terlihat kering dan kusam.

Baca juga: Seberapa Sering Kita Harus Keramas?

Pada dasarnya frekuensi keramas untuk setiap orang bisa berbeda-beda, tergantung faktor penentunya. Misalnya, faktor lingkungan, panjang rambut, jenis rambut, dan, aktivitas yang dilakukan orang tersebut. Oleh karena itu, yuk cari tahu berapa kali frekuensi keramas yang ideal untuk kita.


1. Faktor Lingkungan

Orang-orang yang tinggal di daerah beriklim tropis akan mendapatkan paparan sinar matahari lebih banyak. Disarankan untuk tidak keramas setiap hari karena bisa bikin rambut kering, minimal 2-3 kali sehari saja.

Namun, apabila rambut terasa sangat berminyak atau kotor, boleh saja meningkatkan frekuensi keramas. Jangan lupa pakai kondisioner atau minyak rambut untuk melindunginya dari paparan sinar matahari berlebih.


2. Panjang Rambut

Sebum fungsinya melembapkan dan menjaga kesehatan rambut. Akan tetapi, minyak alami tersebut tidak bisa menjangkau seluruh bagian rambut kita, terutama tipe rambut panjang.

Akibatnya, rambut panjang cenderung lebih kering di bagian ujungnya. Nah, keramas setiap hari justru bisa membuat rambut semakin kering. Sebaiknya keramas 1-2 kali saja dalam seminggu untuk menjaga kelembapan rambut.


3. Jenis Rambut

Rambut setiap orang bisa berbeda-beda jenisnya, ada yang lurus, keriting, atau berombak. Jika rambutmu keriting dan berombak sebaiknya keramas seminggu 1-2 kali saja. Sebab sebum pada rambut keriting dan berombak lebih sulit untuk mencapai ujung rambut, sehingga tipe rambut ini kondisinya selalu kering.

Sedangkan jika rambutmu lurus dan tipis disarankan untuk lebih sering keramas, karena tipe rambut ini cenderung selalu berminyak. Boleh saja kalau ingin meningkatkan frekuensinya apabila rambut sudah terasa sangat lepek.


4. Jenis aktivitas

Aktivitas berat seperti olahraga tentunya membuat tubuh memproduksi keringat lebih banyak, sehingga kita harus keramas lebih sering. Keringat akan membuat rambut terlihat lepek, bau, dan kotor. Sebaiknya segeralah keramas setelah melakukan aktivitas berat.

Baca juga: 5 Bahaya Terlalu Sering Keramas, Bisa Sebabkan Kerusakan Rambut

Editor: Dika Irawan 

SEBELUMNYA

Optimisme Industri Hotel Menguat, Ini Kata RedDoorz

BERIKUTNYA

Apex Legends Mobile dan Battlefield Mobile Tutup Per Mei 2023, Begini Rencana EA Kedepan

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: