Para artis pendukung A Man Called Otto (sumber gambar: Twitter)

Tom Hanks Jadi Pemarah di A Man Called Otto

12 January 2023   |   16:58 WIB

Tom Hanks kembali menjumpai penggemarnya lewat film layar lebar A Man Called Otto yang tayang di bioskop pada 13 Januari ini. Dalam film dengan genre komedi-drama yang disutradarai oleh Marc Forster dari skenario oleh David Magee ini Hanks berperan menjadi orang tua pemarah bernama Otto Anderson.

Film tersebut adaptasi kedua dari novel yang terbit pada 2012 berjudul  A Man Called Ove karya Fredrik Backman, dan merupakan remake dari film Swedia pada 2015 dengan judul yang sama yang ditulis dan disutradarai oleh Hannes Holm.

Selain Tom Hanks, film ini juga dibintangi oleh Truman Hanks sebagai Otto Anderson muda, Mariana Trevino sebagai Marisol, Rachel Keller sebagai Sonya, Manuel Garcia-Rulfo sebagai Tommy, Cameron Britton sebagai Jimmy dan Juanita Jennings sebagai Anita.

Baca juga: Asyik, Film Dokumenter Legenda Marvel Stan Lee Siap Dirilis Tahun Depan

Mengomentari film ini, Tom Hanks saat wawancara dengan Yahoo Entertainment mengatakan bahwa Otto merupakan sosok pria yang paling baik.

“Orang yang tahu apa yang benar, orang yang paling benar. Dia tahu bahwa Anda tidak bisa parkir di sini [di suatu tempat], Anda tahu? Dan itu adalah pengetahuan penting untuk diketahui kadang-kadang… Itu hanya perilaku yang benar, itu adalah penerimaan terhadap apa aturannya, dan aturan ada untuk membuat semua orang goyang secara adil,” katanya.

“Sekarang, sebagai seorang ayah, saya mencoba untuk menyampaikan itu, tetapi saya rasa saya akhirnya terdengar pemarah kepada semua anak nakal saya,” ujar Hanks yang juga memproduseri film tersebut, bersama istrinya Rita Wilson.
 


A Man Called Otto sempat rilis di bioskop Amerika secara terbatas pada 30 Desember 2022, sebelum rilis secara luas di Amerika Serikat pada 13 Januari 2023, oleh Sony Pictures Releasing.

Saat tayang terbatas, hingga 10 Januari 2023 film ini telah meraup US$5,4 juta di Amerika Serikat dan US$8,4 juta di pasar internasional, dengan pendapatan kotor di seluruh dunia sebesar US$13,8 juta.

A Man Called Otto meraup US$60.000 saat tayang perdana di empat bioskop Los Angeles dan New York pada akhir pekan tiga hari pembukaannya.  Bioskop yang meutar pun berkembang menjadi 637 bioskop pada akhir pekan berikutnya, dan menghasilkan US$4,2 juta dan menempati peringkat keempat sebagai film terlaris pada pekan itu.


Sinopsis

Otto menceritakan seorang lelaki tua pemarah yang tinggal di pinggiran kota Pittsburgh, Pennsylvania. Otto sangat patuh pada peraturan dan rutinitas, dan dia sangat bangga dengan aksinya dalam menjaga ketertiban dan kebersihan di komunitasnya.

Dia juga berjuang untuk bisa menerima kematian Sonya istrinya baru-baru ini, yang merupakan cinta matinya. Kesedihannya atas kematian istrinya itu membuatnya mencoba bunuh diri melalui berbagai cara, tetapi selalu gagal.

Terlepas dari penampilannya yang kasar, Otto adalah pria yang baik hati dan penyayang yang sering disalahpahami oleh orang-orang di sekitarnya. Dia sering berselisih dengan tetangganya yang unik, termasuk keluarga muda, kucing yang riuh, dan wanita hamil serta suaminya.

Suatu hari, dunia Otto terbalik ketika sebuah keluarga baru pindah ke seberang jalan rumahnya. Keluarga itu termasuk seorang wanita muda yang bersemangat, bersama suaminya dan dua putri kecil mereka.

Meskipun awalnya menolak, Otto tertarik pada tetangga barunya tersebut, dan dia mulai terbuka dan mendapatkan kegembiraan hidup dan mulai bisa berhubungan dengan orang lain. Otto makin terlibat dalam kehidupan mereka dan membantu mereka melalui berbagai masalah mereka. Otto membantu keluarga memperbaiki rumah mereka, dan bahkan memelihara kucing.

Otto menemukan penghiburan dan tujuan dalam membantu orang lain dan menemukan kembali kecintaannya pada kehidupan. Dia menyadari bahwa ada lebih banyak hal dalam hidup dan menyadari pentingnya berteman dan memiliki cinta.

Setelah berdamai dengan masa lalunya dan kematian istrinya, serta putranya yang belum lahir, dia akhirnya menyerah pada penyakit jantung yang juga membuat ayahnya meninggal kala itu.

Film ini mendapat komentar lumayan positif dari kritikus. Di situs agregator ulasan Rotten Tomatoes, A Man Called Otto mendapat 68 persen dari 138 ulasan kritikus adalah positif, dengan nilai rata-rata 6,1/10.


Editor: Indyah Sutriningrum

SEBELUMNYA

Berkomunikasi Visual Lebih Mudah dengan Dropbox Capture

BERIKUTNYA

4 Fakta Menarik Film Noktah Merah Perkawinan yang Tayang di Netflix

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: