Donald Pandiangan (sumber gambar: Google)

Siapa Donald Pandiangan? Robin Hood Indonesia yang Jadi Google Doodle Hari Ini

12 December 2022   |   07:41 WIB
Image
Prasetyo Agung Ginanjar Jurnalis Hypeabis.id

Ada pemandangan menarik pada tampilan halaman utama Google hari ini, Senin (12/12/2022). Genhype akan melihat lelaki yang tersenyum dan sedang memanah sasaran tembak di dalam frasa 'Google'. Sosok tersebut adalah Donald Pandiangan, yang hari ini menjadi peringatan ulang tahunnya ke-77 tahun.

"Doodle hari ini merayakan ulang tahun ke-77 Donald Pandiangan, seorang pemanah Indonesia yang melatih tim panahan yang memenangkan medali Olimpiade pertamanya pada tahun 1988," tulis laman Doodle Today.

Baca juga: 5 Fakta Tentang Jerry Lawson yang Tampil di Google Doodle Hari Ini

Donald Pandiangan adalah sosok di balik sejarah manis kemenangan medali perak pertama Indonesia di ajang Olimpiade Seoul pada 1998. Dia pada waktu itu melatih trio srikandi Indonesia, yakni Lilies Handayani, Nurfitriyana Saiman, dan Kusuma Wardhani yang berhasil membawa pulang medali tersebut.

Kisah tersebut juga sempat diabadikan dalam film bertajuk 3 Srikandi (2016) yang disutradarai oleh Iman Brotoseno. Sosok Donald Pandiangan diperankan oleh aktor kenamaan Indonesia, Reze Rahadian. Adapun 3 srikandi lainnya diperankan oleh Chlesea Islan, Bunga Citra Lestari, dan Tara Basro.

Selain sebagai pelatih, nama Donald juga sohor sebagai atlet panah legendaris. Dia telah menyumbangkan 22 medali emas SEA Games sejak 1977 sampai 1987. Bahkan karena kepiawaiannya dalam memanah, Donald juga mendapat julukan Robin Hood. Sebab, dia mampu menancapkan anak panah di ekor anak panah lainnya.

Donald Djatunas Pandiangan lahir di Sidikalang, Sumatera Utara pada 12 Desember 1945. Pada awalnya dia bercita-cita menjadi insinyur, tapi karena masalah ekonomi Donald terpaksa memupuskan impian tersebut. Beranjak dewasa, Pandiangan memilih bekerja di perusahan transportasi di mana dia menerima hadiah satu set panahan yang akhirnya mengubah jalan hidupnya.

Pada usia 25 tahun, Pandiangan akhirnya jatuh cinta dengan olahraga panahan dan berlatih tanpa lelah. Tiga tahun kemudian, dia memenangkan medali emas pertamanya di Pekan Olahraga Nasional VIII (Pekan Olahraga Nasional Indonesia) 1973 di Surabaya. Empat tahun berselang, dia kembali memecahkan rekor dunia di nomor Recurve 70m pada PON IX 1977 di Jakarta.

Sejak saat itulah dia berubah jadi atlet legendaris yang berhasil meraih emas berkali-kali antara tahun 1977 dan 1987 di SEA Games. Pada 1980, Pandiangan berada di puncak karirnya dan hampir berkompetisi di Olimpiade Musim Panas di Moskow, tetapi tidak dapat hadir karena Indonesia memboikot acara tersebut.

Sewindu kemudian, dia mulai melatih tim panahan wanita untuk Olimpiade Musim Panas 1988 di Seoul. Impiannya yang pupus untuk ikut berkompetisi di ajang olahraga tingkat dunia itu akhirnya disalurkan lewat trio srikandi yang berhasil membawa pulang medali pertama Indonesia di Olimpiade.

Donald Pandiangan meninggal dunia dalam usia 63 tahun akibat stroke setelah menjalani perawatan intensif di RS MH Thamrin Jakarta pada 20 Agustus 2008. Meski sosok Robin Hood itu sudah tidak ada, namanya akan tetap harum dan dikenang generasi penerus Indonesia.

Baca juga: Jadi Google Doodle, Begini Sejarah Hari Angklung Sedunia yang Dirayakan Tiap 16 November

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

Profil Astari Rasjid, Seniman & Mantan Duta Besar RI yang Wafat di Singapura

BERIKUTNYA

Intip Penampilan Pertama Aktor Joaquin Phoenix di Film Joker 2

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: