Ilustrasi konser musik (dok. Pexels)

Ini Alasan Panggung Musik Mati Suri di Masa Pandemi

05 July 2021   |   10:23 WIB

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat di Jawa-Bali mulai 3-20 Juli 2021 dinilai tidak berpengaruh terhadap industri pertunjukan musik, dalam hal ini konser dan festival. Alasannya begini Genhype, sejak satu setengah tahun lalu usaha ini mati suri. 

Sekretaris Jenderal Asosiasi Promotor Musik Indonesia (APMI) Emil Mahyudin mengatakan, sejak adanya pandemi virus corona (Covid-19), para promotor musik duduk termangu melihat nasib yang tidak kunjung jelas karena segala kegiatan musik konser dan festival dilarang.

Sementara, konser-konser virtual yang masih berjalan, dikendalikan penyedia jasa profesional penyelenggara acara alias event organizer (EO) dari kegiatan marketing suatu brand tertentu. 

"Sudah satu setengah tahun industri ini dimatikan dan tidak berprogres. Jadi enggak ada efek apa-apa terhadap industri kami terkait rencana darurat ini," tegas Emil.

Angin segar yang diharap pada 2021 pun berujung kecut. Sebagian besar acara konser atau festival musik yang akan dijadwalkan pada tahun ini harus ditunda penyelenggaraannya hingga tahun depan. 

"Ada beberapa yang masih mau dicoba tahun ini tapi kita enggak yakin sama tingkat kesuksesannya," tegas Emil.

Di tengah nasib sesak pertunjukan musik ini, industri festival dan konser juga hanya bisa gigit jari karena belum datangnya stimulus atau bantuan pemerintah. 

Beberapa kali mereka menaruh harapan, namun belum bisa direalisasikan. Emil dan rekan-rekan yang hidup dalam industri ini hampir patah arang, tetapi mereka tetap berusaha agar dapat sedikit bernafas seperti industri lainnya yang menerima uluran tangan pemerintah.

"Sekarang kita lagi dalam proses dengan Kementerian Koordinator Perekonomian, harapannya kami bisa mendapatkan stimulus seperti film," pungkasnya.

Editor: Dika Irawan
SEBELUMNYA

5 Status terkait Covid-19, yang Perlu Kalian Ketahui

BERIKUTNYA

7 Makanan Ini Punya Pengaruh bagi Kesehatan Mental

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: