sumber gambar ilustrasi : Pixabay dari Pexels

Nikmati Keindahan Alam di Desa Wisata Ramang-Ramang

30 June 2021   |   15:16 WIB
Image
Yudi Supriyanto Jurnalis Hypeabis.id

Sulawesi Selatan adalah salah satu daerah yang memiliki destinasi wisata. Di daerah ini juga terdapat desa wisata yang tidak boleh Genhype lewati lho, yakni Desa Wisata Ramang-Ramang. 

Terletak 32 kilometer atau 1 jam dari Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makasar, Ramang-Ramang terkenal karena pemandangan dari pegunungan karst yang disebut-sebut terluas dan terindah ke-2 di dunia.  

Dilansir dari Indonesia Travel, berikut kegiatan-kegiatan seru yang dapat Genhype lakukan di Desa Wisata Ramang-Ramang. 

1. Panorama deretan pegunungan karst 

Pemandangan indah berupa bukit-bukit karst/ kapur yang menjulang tinggi merupakan daya tarik utama desa wisata ini. 

Bukit-bukit karst di kawasan ini dikelilingi oleh sungai dan persawahan yang juga menyuguhkan pemandangan sungai dan persawahan yang asri dan menyejukkan. Pada pagi atau selepas hujan, Genhype dapat menikmati pemandangan romantis berselimut kabut. 

2. Berperahu di Sungai Pute untuk menyusuri pegunungan karst.

Pemanadangan tanaman bakau, pepohonan nipah, dan gugusan karst yang menjulang tinggi di sebelah kiri dan kanan akan Genhype temui kala mencoba sensasi berperahu menyusuri sunga Pute di desa wisata ini. 

Genhype bisa memulai perjalananan Dermaga II Desa Rammang-Rammang menuju Kampung Berua, dengan tarif berperahu sekitar 250 ribu untuk 6-8 orang penumpang. 

3. Berburu foto estetik di setiap sudut Hutan Batu Rammang-Rammang

Di desa wisata Ramang-Ramang, Genhype akan menemui spot-spot instragamable di Hutan Batu. Disebut Hutan Batu karena hampir seluruh areanya didominasi oleh tebing-tebing batu berongga, menyerupai gua.

4. Pertunjukan tarian tradisional khas Makassar, Paduppa, yang meriah

Tidak hanya keindahan alam, desa wisata ini juga memiliki budaya yang kaya. Salah satunya adalah Paduppa, yakni sebuah tarian khas Bugis-Makassar. 

Tarian ini biasanya dipentaskan pada acara penyambutan tamu dengan menyediakan hidangan kue-kue di atas bosara atau piring khas Suku Bugis. 

Tarian Paduppa sendiri diperagakan oleh kaum perempuan dengan mengenakan pakaian tradisional khas Makassar, yaitu baju bodo. 

5. Oleh-oleh Kampung Berua untuk orang tercinta

Belum lengkap rasanya jika tidak membawa buah tangan ketika pergi berwisata. Di desa wisata ini, Genhype dapat membeli berbagai macam produk kreatif buatan masyarakat Maros seperti aneka kerajinan anyaman dari daun nipah, produk fesyen payet, atau produk kuliner khasnya, seperti abon telur, ikan kambu, dan ikan bandeng presto.

6. Eco-Lodge Rammang-Rammang

Terletak di bibir Sungau Pute, tempat penginapan Eco Lodge Rammang-Rammang memiliki bentuk yang unik karen memadukan gaya arsitektur rumah adat dari Lombok dan Bugis yang didominasi oleh unsur kayu dan beratap rumbia. 

Editor: M R Purboyo

SEBELUMNYA

Hampir Satu Dekade Hilang, Akhirnya Dua Lukisan Ini Ditemukan di Yunani

BERIKUTNYA

Terjebak di Lingkungan Kerja yang Toxic? 5 Tips Ini Wajib Dicoba

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: