Ilustrasi (dok. Freepik)

Program Keluarga Berencana Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi

28 June 2021   |   21:21 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Kesehatan ibu dan anak merupakan indikator keberhasilan kesehatan suatu negara. Upaya peningkatan kesehatan tersebut dilakukan melalui keluarga berencana (KB) seperti mengatur kelahiran anak, jarak kelahiran, dan usia ideal untuk melahirkan. 

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan berdasarkan data terakhir  Lancet secara global, KB berhasil mencegah 44 persen kematian ibu. KB juga menjadi pilar utama dalam menurunkan risiko kematian ibu dan membentuk generasi berkualitas.

“Melalui KB kehamilan berisiko dan tidak diinginkan dapat dicegah sehingga kematian ibu akibat komplikasi dapat diturunkan,” ujarnya.

Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Hasto Wardoyo berkata bahwa menurunkan angka kematian ibu dan bayi sangat penting. Apalagi Indonesia tengah menghadapi tantangan bonus demografi dimana potensi sumber daya manusia (SDM) yang produktif (15-64 tahun) jumlahnya besar dan melimpah pada 2045 yakni sebanyak 70 persen.

Hasto menyebut kunci sukses memetik bonus demografi ini adalah remaja yang sehat. Apabila kematian ibu tinggi, banyak remaja yang menikah di usia muda, remaja putus sekolah, kehamilan banyak, kematian anak tinggi, dan remaja tidak bekerja, ini justru menjadi kerugian dari bonus demografi itu sendiri.

“Untuk transformasi kita harus berjuang keras agar remaja sehat,” tegasnya.

Ancaman SDM tidak unggul harus menjadi perhatian serius. Saat ini generasi muda dihadapkan pada sejumlah masalah mulai dari stunting atau kurang gizi kronis, mental disorder, hingga difabel atau autisme.

“KB sangat penting karena  kehamilan dengan jarak yang dekat menjadi faktor risiko stunting,” tuturnya.

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

5 Gawai Tambahan Buat Tingkatkan Produktivitas Dari Rumah

BERIKUTNYA

Konsumsi Obat Pereda Rasa Sakit sebelum Terima Vaksin, Bolehkah?

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: