Jalan kaki salah satu aktivitas fisik yang minim risiko. (sumber gambar: Unsplash/Arek Adeoye)

Manfaat Kalian Jalan Kaki yang Enggak Bisa Diremehkan

30 September 2022   |   23:01 WIB

Berbahagialah Genhype yang suka berjalan kaki.  Kegiatan  ini sangat bermanfaat bagi tubuh, terutama jantung. Jalan kaki ini dinilai sebagai aktivias fisik ringan dan minim risiko, tetapi manfaatnya luar biasa. Berjalan kaki bisa dilakukan sendiri, bersama-sama dengan teman, atau keluarga.

Menurut Kementerian Kesehatan RI, melakukan aktivitas fisik ringan minimal 30 menit dalam sehari sangat bermanfaat bagi tubuh, apalagi pada masa pandemi ini. Salah satu jenis aktivitas fisik yang bisa dipilih adalah dengan berjalan dalam kurun waktu dan jarak tertentu. Dengan berjalan kaki, tubuh akan mengeluarkan kalori sebanyak 5.60 Kcal – 7.00Kcal/menit dan 168 Kcal – 210 Kcal/30 menit.

Baca juga: Waspada Penyakit Jantung Bawaan Pada Anak, Pantau Gejalanya Bun!

Berjalan memiliki banyak manfaat. Apalagi jika dilakukan secara teratur. Selain mengurangi kalori, berikut beberapa manfaat berjalan: 
 
  • Meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kolesterol buruk (LDL).
  • Menurunkan tekanan darah.
  • Mengurangi risiko beberapa kanker.
  • Mengurangi risiko serangan jantung.
  • Membantu mengurangi risiko penyakit diabetes tipe 2.

Sementara itu, World Heart Federation (WHF) menyatakan sebuah studi menemukan bahwa berjalan cepat selama sekitar 15 menit setiap hari akan mengurangi risiko kematian akibat cardiovascular desease  (CVD) atau penyakit kardiovaskular pada usia lanjut.

Dalam melakukan aktivitas jalan kaki, laporan itu juga menyarankan  penggunaan pedometer atau walking app lainnya, serta menetapkan target harian yang ingin dicapai. Penetapan target harian ini dinilai dapat membantu meningkatkan aktivitas fisik sekitar sepertiganya.

Organisasi internasional itu menyarankan sejumlah langkah untuk mendapatkan jantung yang sehat, yaitu:
  • Mengubah gaya hdup menjadi lebih sehat
  • Berhenti merokok
  • Aktif
  • Makan makanan sehat dan ramah jantug
  • Menjaga berat badan
  • Cukup tidur yang berkualits
  • Mengelola stres

WHF menyatakan penyakit kardiovaskular merupakan pembunuh nomor satu d di dunia, yang menyebabkan sebanyak 18,6 juta kematian per tahun.  Penyakit kardiovaskular merupakan penyakit yang mempengarui jantung dan aliran darah (vena dan arteri). Banyak orang yang meninggal akibat penyakit CVD di seluruh dunia dengan berbagai penyebabnya. Sebanyak 85% meninggal akibat penyakit jantung koroner (serangan jantung), dan cerebrovascular disease (stroke), yang banyak terjadi di  negara berpendapatan menengah dan rendah.

Tahukah Genhype kalau jantung itu ukurannya sekepalan tangan, tetapi merupakan paling kuat dari tubuh. Jantung mulai bekerja pada minggu ketiga setelah pembuahan dan jika hidup hingga 70 tahun, berarti jantung sudah berdetak hingga 2,5 miliar kali.

Namun demikian, kendati sangat kuat, jantung bisa melemah karena kebiasan-kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok, diabetes, kolesterol, makan makanan yang tidak sehat, dan hidup dengan tekanan darah tinggi. Jika fungsi jantung terpengaruh, maka ini disebut penyakit kardiovaskular.

Pada Mei 2012, para pemimpin dunia berkomitmen untuk mengurangi mortalitas global dari non-communicable desease (NCDs) sebanyaj 20% pada 2025. Penyakit kardiovaskular ini mencatat hampir sepauh dari kematian akibt NCD, atau pembunuh nomor satu di dunia.

Yuk Genhype, rajin berjalan kaki ya. Untuk tempat olah raga berjalan kaki juga mudah ditemukan, bisa mengelilingi kompleks perumahan, taman, atau ke stadion olah raga. Pakailah sepatu dan outfit yang cocok untuk berjalan kaki.

Editor: Dika Irawan 
SEBELUMNYA

Batik Trusmi X Ayu Dyah Andari Hadirkan Koleksi Basundari: Kala di Wedari

BERIKUTNYA

5 Kiat Merawat Kabel Charger Ponsel, Ternyata Mudah Lho!

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: