jauhkan pemantik atau korek api dari anak-anak untuk menghindari potensi terjadi kebakaran (sumber gambar ilustrasi: pexels/ pixabay)

6 Langkah Menghindari Amuk si Jago Merah di Rumah Kalian

19 September 2022   |   13:08 WIB

Musibah kebakaran dapat terjadi di mana saja. Tidak hanya bangunan semi permanen, gedung atau rumah permanen pun bisa menjadi korbannya. Dari beberapa faktor pemicu musibah ini, kelalaian penghuni menjadi salah satu penyebabnya. Misalnya, menempatkan benda mudah terbakar sembarangan atau kompor yang meledak.

Di samping kelalaian, terdapat aspek teknis yang bisa menyulut api di rumah. Misalnya, kasus yang sering terjadi adalah adanya arus pendek listrik atau korsleting. Persoalan ini biasanya disebabkan oleh berbagai sebab seperti pemasangan instalasi listrik yang tidak sempurna dan kabel usang. Meski begitu, masalah ini dapat kalian cegah kok. 

Baca juga: Awas, Asap Kebakaran Hutan Memicu Penuaan Dini hingga Depresi

Dilansir dari laman Badan Penanggulangan Bencana Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta, berikut cara agar terhindar dari kebakaran: 
 

1. Alat Listrik

Selain dapat menghemat biaya penggunaan listrik setiap bulan, memastikan alat listrik mati saat tidak digunakan juga dapat menghindarkan kalian dari potensi kebakaran. Tidak hanya itu, menghindari penggunaan listrik berlebihan juga dapat mencegah potensi kebakaran.

Kipas angin yang terus – menerus digunakan, misalnya, dapat membuat kipas menjadi panas, dan berpotensi terbakar. Sementara itu, penggunaan listrik yang berlebihan juga dapat terjadi kebakaran lantaran terdapat potensi terjadi hubungan arus pendek.
 

2. Korek Api

Anak-anak memiliki rasa ingin tahu yang besar, dan kerap tidak hati-hati dalam melakukan aktivitas. Jadi, menjauhkan pemantik dan korek api dari jangkauan anak-anak adalah salah satu cara menghindari potensi kebakaran. Bukan tanpa sebab, anak dapat bermain dengan korek api dan membakar barang-barang yang ada di dalam rumah saat pemantik dinyalakan oleh anak.
 

3. Kompor dan Tabung Gas

Sudah terdapat beberapa kasus kompor gas menjadi penyebab kebakaran rumah. Jadi, pastikan gas yang digunakan untuk memasak tidak bocor saat dipasang. Tidak hanya itu, kalian juga jangan menyolok lubang gas dengan pisau demi keselamatan.

Individu perlu melepas selang gas ketika hendak bepergian dalam jangka panjang guna mencegah keadaan-keadaan yang tidak diinginkan, dan berakhir pada kebakaran rumah yang sedang ditinggal pergi.

Selain itu, jauhkan juga barang-barang yang mudah terbakar atau tersambar api dari kompor gas guna menghindari potensi kebakaran.
 

4. Puntung Rokok

Bagai para perokok, langkah lain yang harus diperhatikan agar tidak terjadi kebakaran di rumah adalah puntung rokok. Bara api yang berada di puntung rokok terkadang tidak benar-benar mati ketika diletakkan di dalam asbak atau tempat sampah.

Bara api dapat memicu kebakaran jika bersentuhan dengan barang-barang yang mudah terbakar atau terdapat gas yang bocor di dalam rumah. Jadi, pastikan bara api di puntung rokok benar-benar mati saat akan dibuang.
 

5. Alat Pemadam Kebakaran

Langkah lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan menyediakan alat pemadam kebakaran di rumah guna mencegah api menjadi lebih besar dan membakar rumah. Pemadam kebakaran dapat diletakkan di tempat dekat dengan sumber api seperti dapur.
 

6. Smoke Detector

Untuk mencegah terjadi kebakaran di rumah, langkah lain yang dapat dilakukan oleh individu adalah dengan memasang smoke detector atau pendeteksi asap. Dengan alat ini, kalian dapat melakukan pencegahan dini agar kebakaran yang terjadi tidak makin besar atau dapat melakukan evakuasi dengan cepat.

Editor: Dika Irawan
 
SEBELUMNYA

The Fabelmans, Karya Personal Steven Spielberg Boyong Hadiah Utama TIFF

BERIKUTNYA

Biar Tidak Jadi Bumerang, Simak 5 Cara Bijak Menggunakan Media Sosial

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: