salah satu adegan dlam film The Fabelmans (Sumber Toronto International Film Festival)

The Fabelmans, Karya Personal Steven Spielberg Boyong Hadiah Utama TIFF

19 September 2022   |   13:12 WIB

Like
Film terbaru sutradara Steven Spielberg yang sangat personal, The Fabelmans dan terinspirasi dari kehidupan masa kecilnya berhasil memboyong penghargaan kategori People's Choice Award di Toronto International Film Festival (TIFF), pada Minggu, (18/9).

Film berdurasi 2 jam 31 menit itu  berhasil mendapatkan standing ovation saat diputar perdana dalam festival bergengsi itu sebelum tayang serentak di bioskop Amerika pada 11 November 2022.

"Seperti yang saya katakan di atas panggung di malam sebelumnya, di atas segalanya saya senang membawa film ini ke Toronto," kata Steven Spielberg dalam sebuah pernyataan dikutip dari Variety.

Baca juga: 30 Film Panjang Lolos Seleksi Awal Festival Film Indonesia 2022, Yuk Cek Daftarnya!

Sutradara berumur 75 tahun itu mengatakan bahwa karya terbarunya tersebut merupakan salah satu film paling personal yang telah dia buat, dan saat diputar perdana di Toronto terasa sangat intim baginya.

The Fabelmans merupakan drama semi otobiografi yang didasarkan dari masa kecil Spielberg untuk mengenang mendiang kedua orang tuanya, Leah Adler dan Arnold Spielberg yang banyak memberi inspirasi padanya.

Film ini juga mengisahkan tentang perkenalan Spielberg dengan dunia perfilman serta bagaimana dia dan teman-temannya membuat film berbujet rendah di awal masa kariernya sebagai sineas hingga akhirnya menjadi terkenal seperti sekarang.
 

Berlatar di Arizona, Amerika Serikat pasca Perang Dunia II, The Fabelmans mengisahkan kehidupan Sammy Fabelman (Gabriel LaBelle) seorang laki-laki berumur 18 tahun yang bercita-cita menjadi filmmaker. Versi bocah Sammy diperankan oleh aktor cilik Mateo Zoryna Francis-Deford.

Sementara itu, kedua orang tuanya, Mitzi (Michelle William) seorang pianis yang terampil, dan Burt (Paul Dano)  seorang insinyur komputer, lewat kombinasi unik kedua sosok inilah akhirnya yang menjadi sumber kreativitas Sammy untuk membuat film.

"Lewat film ini, Sammy/Spielberg tidak hanya menunjukkan kepada kita apa yang memicu kecintaannya pada sinema, tetapi juga bagaimana empati dan hubungan manusia telah menyusup ke dalam karya pembuat film ulung ini," demikian ditulis TIFF di laman mereka.

Steven Spielberg merupakan salah satu sutradara terbesar Hollywood yang telah memenangkan tiga Academy Award, termasuk film terbaik dan sutradara terbaik lewat Schindler's List (1993) serta sutradara terbaik lagi untuk Saving Private Ryan (1998). 

Hingga saat ini dia telah dinominasikan untuk 19 Oscar atas karya-karyanya yang bermutu. Melalui film The Fabelmans dia diharapkan dapat menambah jumlah nominasi itu di Academy Award tahun depan, yang diadakan pada 12 Maret di Los Angeles, Amerika Serikat. 

Selain karya Spielberg, posisi runner-up untuk festival Toronto tahun ini termasuk film Women Talking karya Sarah Polley yang diadaptasi dari novel karya Miriam Toews dan Glass Onion: A Knives Out Mystery karya Rian Johnson. 

Sementara itu, untuk penghargaan kategori film dokumenter jatuh kepada Black Ice ,sebuah film Kanada tentang rasisme yang terjadi di dunia olahraga hoki es profesional karya Hubert Davis.

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Nirmala Aninda
 
SEBELUMNYA

KARA Comeback dengan Album Khusus Bulan Depan

BERIKUTNYA

6 Langkah Menghindari Amuk si Jago Merah di Rumah Kalian

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: