Ilustrasi memantau hujan meteor. (Sumber gambar : Pexels/Yuting Gao)

Jangan Ketinggalan! Ada Hujan Meteor Perseid Jelang HUT RI Ke-77

12 August 2022   |   20:00 WIB
Image
Desyinta Nuraini Jurnalis Hypeabis.id

Like
Menjelang HUT RI ke 77, ada fenomena antariksa menarik yang patut dipantau nih, Genhype. Tepatnya pada 13-14 Agustus 2022, akan terjadi puncak hujan meteor Perseid. Wah, seperti apa itu ya fenomena menarik dan langka ini?

Perseid adalah hujan meteor yang titik radiannya berasal dari konstelasi Perseus atau rasi bintang di belahan utara. Melambangkan pahlawan Yunani Kuno yang melawan Medusa, rasi bintang ini adalah salah satu dari 48 rasi bintang Ptomely dan juga satu dari 88 rasi bintang modern. 

Intensitas maksimum hujan meteor ini sebesar 100 meteor/jam lho, Genhype. Menarik bukan?

Mengutip laman Instagram Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) yang kini dikenal sebagai Organisasi Riset Penerbangan dan Antariksa (OPRA) BRIN, Perseid bersumber dari sisa debu komet 109P/Swifts-Tuttle. 

Baca jugaDeretan Fenomena Astronomi Agustus 2021, Ada Puncak Hujan Meteor Perseid Lho!

“Kecepatan meteor pada hujan meteor Perseid ini dapat mencapai 212.400 km/jam,” tulis keterangan dalam postingan di akun resmi tersebut. 
 

Teleskop, alat untuk meneropong bintang. (Sumber gambar : Pexels/Lucas Pezeta)

Teleskop, alat untuk meneropong bintang. (Sumber gambar : Pexels/Lucas Pezeta)


Beruntungnya, hujan meteor Perseid ini dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia. Buat kamu yang tertarik, fenomena astronomi tersebut terjadi pukul 1 malam di Sabang (atau yang selintang) dan pukul 1 malam di Pulau Rote (atau yang selintang). 

Hujan meteor Perseid dapat disaksikan hingga 25 menit sebelum matahari terbit. 

Kendati demikian, oleh karena ketinggian maksimum titik Ardianto di Indonesia yang bervariasi, yakni antara 20,9 derajat (Pulau Rote) hingga 37,8 derajat (Sabang), intensitas hujan yang terlihat  berkurang menjadi 36 meteor/jam hingga 61 meteor/jam.

Selain itu, terdapat intervensi cahaya Bulan yang terletak di dekat zenit, saat titik radian Perseid terbit. Hal ini dapat menganggu pengamatan Perseid. 

Meskipun demikian, Perseid tetap dapat diamati tanpa alat bantu optik, kecuali jika kamu ingin mengabadikannya dalam bentuk citra maupun video. 

Bagaimana Genhype, siap begadang menyaksikan fenomena unik ini?

(Baca artikel Hypeabis.id lainnya di Google News)

Editor: Gita Carla

SEBELUMNYA

Ini Cara BMW Sematkan Inovasi Ramah Lingkungan pada Model iX yang Mewah

BERIKUTNYA

UniPin Gelar Turnamen Esports Perempuan se-Asia Tenggara, Cek Jadwal Selengkapnya

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: