(Sumber gambar: Pramuka.or.id)

Kenalan dengan 4 Perlengkapan Seragam Wajib Anggota Pramuka

08 August 2022   |   18:27 WIB

Dalam Gerakan Pramuka, salah satu elemen penting yang harus ada adalah perlengkapan wajib. Biasanya, kelengkapan ini hadir dalam bentuk seragam dan berbagai aksesorisnya. Mulai dari dari kepala sampai kaki yang terdiri atas tutup kepala, baju pramuka, rok/celana, setangan leher, ikat pinggang, kaos kaki, sepatu, dan tanda pengenal.

Baik Pramuka putra maupun putri, ada beberapa perbedaan dalam segi perlengkapan yang harus Genhype kenali. Bahkan perbedaan ini juga dilihat berdasarkan tingkatan dalam Pramuka mulai dari Siaga, Penggalang, Pandega, hingga Andalan. Dari topi yang digunakan sampai setangan leher, yuk simak ragam perlengkapan wajib dalam Pramuka.

Baca juga: 4 Ide Permainan Unik untuk Kegiatan Pramuka, Bisa Dimainkan Semua Usia
 

1. Tutup kepala

Anggota Pramuka biasanya memiliki tutup kepala yang bervariasi. Untuk Siaga Putri dan Putra, topi yang digunakan adalah topi joki berwarna coklat. Topi ini harus memiliki hiasan berupa bulatan dan memiliki lebar lidah pada bagian depan sepanjang lima sentimeter.

Sementara itu, Penggalang, Penegak, dan Pandega putri menggunakan topi boni dari kain laken/beludru berwarna coklat tua. Berbeda lagu dengan tutup kepala dalam seragam kegiatan yang biasanya berbentuk topi lapangan bertanda Gerakan Pramuka. Tutup kepala putra untuk tiga tingkatan ini biasanya merupakan beret berwarna coklat tua yang dipasang dengan tepi mendatar dan bagian atas yang miring ke kanan.

Pembina, Andalan, serta anggota dewasa putra dan putri biasanya sama-sama menggunakan peci. Bedanya, peci untuk putri biasanya memiliki warna coklat tua, sedangkan warna hitam polos untuk putra.
 

2. Pakaian

Meski sama-sama berwarna coklat muda, biasanya pakaian untuk anggota putra dan putri memiliki perbedaan pada kerah dan model bawahan (rok/celana). Khusus Siaga putri, kerah atasan ini menggunakan model shiller dan tingkatan Pramuka putri biasanya menggunakan kerah dasi dengan model atasan prinses pada depan dan belakang baju.

Bawahan Pramuka putri bisa berupa rok kulot untuk Siaga dan Penggalang putri, rok A-line untuk Penegak dan Pandega putri serta Pembina, Andalan, dan anggota dewasa. Rok ini sama-sama memiliki panjang di bawah lutut, bedanya ada pada panjangnya bervariasi dari 5-10 sentimeter.

Beda lagi dengan pakaian laki-laki Pramuka, di mana seragam atasan Siaga memiliki kerah shiller dan tingkatan lainnya menggunakan kerah dasi dengan dua saku tempel pada bagian dada. Biasanya, pakaian ini dimasukkan ke dalam celana kecuali pada model seragam Siaga yang atasannya dikeluarkan di depan bawahan.

Bawahan anggota putra Siaga dan Penggalang berbentuk celana pendek berwarna coklat tua, sedangkan Penegak, Pandega, Pembina, Andalan, hingga anggota dewasa putra mengenakan celana panjang berwarna coklat tua.
 

3. Atribut tambahan

Semua anggota memiliki beberapa atribut tambahan seperti setangan leher dan ring kacu yang disesuaikan dengan warna dan model dari masing-masing tingkatan. Setangan ini umumnya berbentuk segitiga sama kaki dengan cincin yang menyesuaikan warna pada tingkatan anggota Pramuka.

Perlengkapan lainnya yang juga biasanya wajib hadir adalah talikur dan peluit berwarna kuning, tali tambang berukuran kecil, dan ikat pinggang. Beberapa anggota kadang juga diminta untuk membeli kelengkapan tambahan seperti pisau Pramuka.

Kelengkapan lain yang biasa ditemui dalam Pramuka adalah adanya tanda dengan bahan bordir atau plastik yang dikenakan pada tutup kepala atau baju. Beberapa di antaranya adalah tanda Pandu Dunia, tanda Pramuka pada tutup kepala, tanda Pelantikan pada kerah baju, dan tanda pengenal.

Beberapa tanda lainnya yang juga biasa terlihat dalam beberapa seragam adalah tanda lokasi atau pita wilayah, pita nomor, lencana wilayah, tanda regu, tanda kecakapan umum, tanda kecakapan khusus, dan tanda jabatan.
 

4. Sepatu

Untuk sepatu, semua keanggotaan menggunakan sepatu tertutup berwarna hitam dengan tumit rendah kecuali Pembina, Andalan, dan anggota dewasa putri yang bisa mengenakan sepatu tertutup dengan tumit rendah sampai sedang. Sepatu untuk keanggotaan putra tidak memiliki rincian tinggi tumit mengingat model yang banyak dipasarkan merupakan tumit rendah.

Sementara itu, kaos kakinya setiap anggota dari Siaga sampai Pandega putri umumnya menggunakan kaos kaki sepanjang lutut dan sepanjang betis untuk anggota Pramuka putra. Berbeda lagi dengan Pembina, Andalan, dan anggota dewasa putri yang tidak mengenakan kaos kaki, sedangkan anggota putra tetap menggunakan kaos kaki sampai betis.

Editor: Dika Irawan

SEBELUMNYA

Intip 5 Baju Adat yang Pernah Dikenakan Presiden Jokowi pada Upacara HUT RI

BERIKUTNYA

Tertunda 2 Tahun, Kahitna Sapa Soulmates di Konser Ulang Tahun ke-36

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: