Salah satu produk Noore Sport (sumber gambar : Noore Sport)

Begini Strategi Fesyen Olahraga Muslim Noore Sport Berjuang Kala Pandemi

04 August 2022   |   21:03 WIB
Image
Dewi Andriani Jurnalis Hypeabis.id

Indonesia merupakan negara dengan populasi muslim terbesar di dunia. Tentu saja hal ini menjadi peluang bagi pelaku usaha yang ingin menggarap potensi pasar untuk kaum muslim, termasuk untuk berbagai macam produk fesyen dan aksesoris pelengkapnya..

Namun, sebagian besar produk fesyen perempuan muslim, umumnya hanya berfokus pada hijab atau gamis. Padahal masih ada satu potensi lainnya yang menarik untuk digarap yaitu produk spesifik fesyen sport bagi perempuan muslim, yang selama ini lebih banyak diproduksi oleh brand asing.

Melihat peluang tersebut, Adidharma Sudrajat pun mencoba menghadirkan produk sport hijab lokal pada tahun 2015. Namun saat itu dia belum menggunakan brand. Setelah berhasil mendapatkan sambutan hangat dari pasar, pria yang akran disapa Adi ini mulai menggunakan brand Noore Sport pada 2017.

Menurutnya, Activewear yang dihadirkan oleh Noore Sport dikembangkan berdasarkan prinsip 4K, yaitu kesopanan, keindahan, kenyamanan dan kesehatan.

"Noore Sport melakukan focus group discussion dengan berbagai pemangku kepentingan seperti atlet nasional, desainer, dokter bahkan tokoh agama untuk memastikan prinsip 4K tersebut terimplementasi dengan baik pada setiap produknya," ujarnya.

Saat ini produk-produk dari Noore Sport telah menggunakan teknologi UV Guard, Air Tech, Nano Guard & Termal Tech untuk memastikan setiap produknya menghadirkan performa maksimal bagi pelanggan.

Pada tahun 2018 Noore Sport telah memiliki 12 toko offline yang tersebar di seluruh Indonesia dan satu distributor di Malaysia. Selain itu Noore Sport juga menjadi official sport hijab bagi tim nasional Indonesia di ajang Asian Games 2018 untuk cabang olahraga taekwondo, pencak silat, skateboard, bola tangan dan panjat tebing.

Pada tahun 2020 Noore Sport merupakan salah satu bisnis yang terdampak pandemi. “Mau tidak mau kami harus banting setir yang tadinya mengandalkan penjualan offline menjadi online," ungkapnya.
 

Toko offline Noore Sport/Istimewa

Toko offline Noore Sport/Istimewa


Noore Sport yang tadinya memiliki 12 toko offline mengubah strateginya menjadi satu toko offline. Semua promosi dan penjualan difokuskan pada kan

Penggunaan kanal online ini memunculkan kebutuhan akan pembayaran online yang tidak merepotkan pelanggan. Saat itu Adi selaku founder memilih Midtrans sebagai partner layanan payment gateway untuk Noore Sport.

Midtrans merupakan layanan payment gateway terkemuka yang merupakan bagian dari GoTo Financial. “Selain user interface-nya yang simple sehingga nyaman bagi pelanggan dalam melakukan pembayaran online, Midtrans juga membantu bisnis kami dalam hal efisiensi operasional yang signifikan selama pandemi,"  jelasnya.

Dukungan pembayaran yang dapat diandalkan ini mendorong pendapatan Noore Sport pasca pandemi meningkat 14,55% secara year-on-year pada Juni 2022.

"Bahkan profit Noore Sport meningkat sekitar 18% pasca pandemi karena adanya efisiensi yang signifikan," ujarnya.

Efisiensi bisnis dengan teknologi pembayaran ini memudahkan Noore Sport mendapatkan pendanaan eksternal dari salah satu startup di Indonesia pada tahun 2021, karena dinilai telah menjadi market leader pada kategori modest activewear untuk direct-to-consumer brand di Tanah Air.

Editor: M R Purboyo

SEBELUMNYA

Inilah 5 Film Terlaris Dunia Sepanjang 2022

BERIKUTNYA

Mi, Sajian Favorit untuk Segala Suasana

Komentar


Silahkan Login terlebih dahulu untuk meninggalkan komentar.

Baca Juga: